alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

TRAGIS! Ban Motor Pecah, Andayani Tewas Dilindas Bus AKAP, Ngeri…

RadarBali.com – Jalan raya jurusan Denpasar -Gilimanuk,  Senin (16/10) siang kembali memakan korban nyawa manusia.

Ni Putu Sri Andayani, 39, tewas seketika dengan tubuh nyaris putus akibat dilindas bus antar kota antar provinsi (AKAP) Pahala Kencana.

Menurut informasi, kecelakaan lalulintas di jalur setan itu berawal saat sepeda motor Honda Vario DK 6591 ZI yang dikendarai I Kadek Sidep, 42,

warga Banjar Lebih,  Desa Asahduren, Pekutatan, dan membonceng istrinya Ni Putu Sri Andayani, 39, melaju dari arah timur.

Setiba di kilometer 71, tepatnya di tikungan landai ke kiri dengan jalan menanjak di barat Jembatan Pulukan, Pekutatan, tiba-tiba ban sepeda motor itu pecah.

Akibatnya sepeda motor oleng lalu bersenggolan dengan bus AKAP Pahala Kencana K 1683 AB yang dikemudikan Kustiyono, 49, asal Desa Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah.

Setelah bersenggolan kemudian sepeda motor tersebut jatuh. Sidep jatuh ke pinggir sedangkan istrinya jatuh ke tengah jalan lalu masuk ke kolong bus .

Bisa diduga, tubuhnya langsung dilindas bus. Andayani tewas seketika dengan kondisi badan hancur dan hampir putus.

Sementara, Sidep hanya mengalami luka lecet di siku tangan kananya. “Pengendara selamat hanya mengalami luka lecet.

Sedangkan yang dibonceng meninggl dunia di TKP karena lukanya yang parah,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana



RadarBali.com – Jalan raya jurusan Denpasar -Gilimanuk,  Senin (16/10) siang kembali memakan korban nyawa manusia.

Ni Putu Sri Andayani, 39, tewas seketika dengan tubuh nyaris putus akibat dilindas bus antar kota antar provinsi (AKAP) Pahala Kencana.

Menurut informasi, kecelakaan lalulintas di jalur setan itu berawal saat sepeda motor Honda Vario DK 6591 ZI yang dikendarai I Kadek Sidep, 42,

warga Banjar Lebih,  Desa Asahduren, Pekutatan, dan membonceng istrinya Ni Putu Sri Andayani, 39, melaju dari arah timur.

Setiba di kilometer 71, tepatnya di tikungan landai ke kiri dengan jalan menanjak di barat Jembatan Pulukan, Pekutatan, tiba-tiba ban sepeda motor itu pecah.

Akibatnya sepeda motor oleng lalu bersenggolan dengan bus AKAP Pahala Kencana K 1683 AB yang dikemudikan Kustiyono, 49, asal Desa Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah.

Setelah bersenggolan kemudian sepeda motor tersebut jatuh. Sidep jatuh ke pinggir sedangkan istrinya jatuh ke tengah jalan lalu masuk ke kolong bus .

Bisa diduga, tubuhnya langsung dilindas bus. Andayani tewas seketika dengan kondisi badan hancur dan hampir putus.

Sementara, Sidep hanya mengalami luka lecet di siku tangan kananya. “Pengendara selamat hanya mengalami luka lecet.

Sedangkan yang dibonceng meninggl dunia di TKP karena lukanya yang parah,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/