alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kandas di Selat Bali, KMP Tri Sakti Adinda Akhirnya Lego Jangkar

NEGARA – Setelah kandas selama 24 jam di perairan Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Kapal motor penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda, akhirnya berhasil lepas dari kandas setelah ditarik kapal lain Kamis (14/11) malam lalu.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas II Pelabuhan Gilimanuk Ketut Aryadana menjelaskan, kapal kandas berhasil lepas kandas setelah air pasang dan bantuan Tug boat Aurora yang menarik, sekitar pukul 22.25 wita.

Kemudian langsung menuju dermaga LCM Gilimanuk untuk bongkar muatan. “Kapal sudah berhasil di tarik  dan  lepas  dari  kandas,” jelas Aradana kemarin.

Kapal yang kandas setelah bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu malam tersebut memuat 20 unit kendaraan.

Baca Juga:  Penumpang Mudik Diprediksi Meningkat, Pengisian E-Money Ditambah

Terdiri dari motor, kendaraan kecil dan truk. Seluruh muatan dipastikan dalam kondisi baik dan aman selama dalam kapal kandas hingga bongkar di pelabuhan.

Sementara itu, pemilik kendaraan penumpang kapal kandas sudah berhasil dievakuasi sehari sebelumnya.

Mereka menunggu di Pelabuhan Gilimanuk hingga kendaraan turun dari kapal di dermaga LCM Gilimanuk.

Diberitakan sebelumnya, kapal motor penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda mengalami kandas di perairan dangkal perairan dangkal Selat Bali, saat akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, sekitar pukul 23.00 wita, Rabu (13/11) malam.

Puluhan penumpang harus dievakuasi karena kapal yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang, tidak bisa bergerak meski dilakukan penarikan dengan kapal lain.

Baca Juga:  Nekat Terima Sabu Gratis Plus Upah Rp 150 Ribu, Agus Diganjar 11 Tahun

Setelah mengalami kandas kapal sempat dilakukan penarikan oleh KMP Tri Sakti Elfina, namun tidak berhasil, sehingga memerlukan bantuan untuk evakuasi penumpang dari tim Basarnas.

Kemarin siang dilakukan penarikan lagi, namun belum berhasil menarik kapal karena air surut. Sebanyak 49 orang penumpang dievakuasi menggunakan boat Basarnas.

Evakuasi tersebut dilakukan setelah proses penarikan kapal tidak berhasil dilakukan, sehingga seluruh penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk.



NEGARA – Setelah kandas selama 24 jam di perairan Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Kapal motor penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda, akhirnya berhasil lepas dari kandas setelah ditarik kapal lain Kamis (14/11) malam lalu.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas II Pelabuhan Gilimanuk Ketut Aryadana menjelaskan, kapal kandas berhasil lepas kandas setelah air pasang dan bantuan Tug boat Aurora yang menarik, sekitar pukul 22.25 wita.

Kemudian langsung menuju dermaga LCM Gilimanuk untuk bongkar muatan. “Kapal sudah berhasil di tarik  dan  lepas  dari  kandas,” jelas Aradana kemarin.

Kapal yang kandas setelah bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu malam tersebut memuat 20 unit kendaraan.

Baca Juga:  Tegas, Bupati Artha: Pelintas Tanpa Suket Rapid Test Pulangkan Saja!

Terdiri dari motor, kendaraan kecil dan truk. Seluruh muatan dipastikan dalam kondisi baik dan aman selama dalam kapal kandas hingga bongkar di pelabuhan.

Sementara itu, pemilik kendaraan penumpang kapal kandas sudah berhasil dievakuasi sehari sebelumnya.

Mereka menunggu di Pelabuhan Gilimanuk hingga kendaraan turun dari kapal di dermaga LCM Gilimanuk.

Diberitakan sebelumnya, kapal motor penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda mengalami kandas di perairan dangkal perairan dangkal Selat Bali, saat akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, sekitar pukul 23.00 wita, Rabu (13/11) malam.

Puluhan penumpang harus dievakuasi karena kapal yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang, tidak bisa bergerak meski dilakukan penarikan dengan kapal lain.

Baca Juga:  Tak Pernah Jera, Residivis Curanmor Didor di Warung Tuak

Setelah mengalami kandas kapal sempat dilakukan penarikan oleh KMP Tri Sakti Elfina, namun tidak berhasil, sehingga memerlukan bantuan untuk evakuasi penumpang dari tim Basarnas.

Kemarin siang dilakukan penarikan lagi, namun belum berhasil menarik kapal karena air surut. Sebanyak 49 orang penumpang dievakuasi menggunakan boat Basarnas.

Evakuasi tersebut dilakukan setelah proses penarikan kapal tidak berhasil dilakukan, sehingga seluruh penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/