28.7 C
Denpasar
Wednesday, June 7, 2023

Duh, Jalan Penghubung Dua Desa Amblas

GIANYAR- Jalan raya yang menghubungkan Banjar Kelusu, Desa Pejeng Kelod dengan Banjar Panglan, Desa Pejeng, di Kecamatan Tampaksiring amblas. Jalan amblas terlihat di sisi Selatan sedalam kurang lebih 25 meter.

 

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Senin (15/11) kemarin warga menutup total jalur itu.

 

Salah satu warga Banjar Kelusu, I Wayan Suarsana, 33, mengatakan sebelum amblas  jalan terlihat retak seminggu terakhir. “Sejak seminggu lalu jalan sudah retak. Masih bisa dilewati mobil, motor,” ujarnya.

 

Saat diketahui retak kecil, pihaknya berusaha memasang tanda dari drum. Supaya jalur yang retak tidak digilas roda. Nah, bencana amblas mulai diketahui sekitar pukul 10.30 kemarin. Saat kejadian, saksi sedang berada di bengkel yang tak jauh dari lokasi jalan amblas. “Saya dengar suara seperti gemuruh, langsung amblas. Saya lihat, jalan sudah amblas,” ujarnya.

Baca Juga:  Minta-Minta di SPBU, Gepeng Wajah Lama Kembali Diciduk Satpol PP

 

Beruntung saat jalan amblas, lalu lintas kendaraan bermotor sepi dan tidak ada yang melintas. “Waktu amblas kebetulan tidak ada yang lewat,” ucapnya.

 

Jalan yang amblas sepanjang 8 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Jalan yang amblas, merupakan jembatan yang di bawahnya terdapat gorong-gorong. Diduga tanah sebagai pondasi kondisinya labil sejak diguyur hujan beberapa hari terakhir. Di samping itu, senderan pondasi sepengetahuan warga hanya menggunakan batu tanpa besi.

 

“Sangat disayangkan, jalan ini putus padahal belum sebulan rampung dihotmix dan belum ada sebulan,” tandasnya. 

Setelah jalan amblas, sejumlah warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Setelah berembuk, warga kemudian memasang rambu menutup akses tersebut. Karena akses jalan ditutup, Wayan beserta warga Banjar Kelusu dan sekitarnya harus memutar untuk menuju Desa Pejeng. “Memutar paling sekitar 1 kilometer, lewat Bedulu,” pungkasnya.

Baca Juga:  11,47 Km Pantai di Klungkung Rawan Abrasi, Hanya Bisa Tangani 80 Meter

 



GIANYAR- Jalan raya yang menghubungkan Banjar Kelusu, Desa Pejeng Kelod dengan Banjar Panglan, Desa Pejeng, di Kecamatan Tampaksiring amblas. Jalan amblas terlihat di sisi Selatan sedalam kurang lebih 25 meter.

 

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Senin (15/11) kemarin warga menutup total jalur itu.

 

Salah satu warga Banjar Kelusu, I Wayan Suarsana, 33, mengatakan sebelum amblas  jalan terlihat retak seminggu terakhir. “Sejak seminggu lalu jalan sudah retak. Masih bisa dilewati mobil, motor,” ujarnya.

 

Saat diketahui retak kecil, pihaknya berusaha memasang tanda dari drum. Supaya jalur yang retak tidak digilas roda. Nah, bencana amblas mulai diketahui sekitar pukul 10.30 kemarin. Saat kejadian, saksi sedang berada di bengkel yang tak jauh dari lokasi jalan amblas. “Saya dengar suara seperti gemuruh, langsung amblas. Saya lihat, jalan sudah amblas,” ujarnya.

Baca Juga:  11,47 Km Pantai di Klungkung Rawan Abrasi, Hanya Bisa Tangani 80 Meter

 

Beruntung saat jalan amblas, lalu lintas kendaraan bermotor sepi dan tidak ada yang melintas. “Waktu amblas kebetulan tidak ada yang lewat,” ucapnya.

 

Jalan yang amblas sepanjang 8 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Jalan yang amblas, merupakan jembatan yang di bawahnya terdapat gorong-gorong. Diduga tanah sebagai pondasi kondisinya labil sejak diguyur hujan beberapa hari terakhir. Di samping itu, senderan pondasi sepengetahuan warga hanya menggunakan batu tanpa besi.

 

“Sangat disayangkan, jalan ini putus padahal belum sebulan rampung dihotmix dan belum ada sebulan,” tandasnya. 

Setelah jalan amblas, sejumlah warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Setelah berembuk, warga kemudian memasang rambu menutup akses tersebut. Karena akses jalan ditutup, Wayan beserta warga Banjar Kelusu dan sekitarnya harus memutar untuk menuju Desa Pejeng. “Memutar paling sekitar 1 kilometer, lewat Bedulu,” pungkasnya.

Baca Juga:  Warganya Diduga Santap Bangkai Anjing Rabies, Kadistan Langsung Shock

 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru