alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Mayat yang Ditemukan di Sungai Ternyata Arsitek Bernama Nyoman Mastra

TABANAN –  Mayat pria yang ditemukan di aliran Sungai Yeh Panan Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan ternyata sudah diketahui identitasnya. Mayat ini adalah Ir. I Nyoman Mastra, seorang arsitek ternama di Bali.

Diketahui, jasad I Nyoman Mastra ditemukan Sabtu (13/11) Pukul 09.30 Wita oleh seorang pemburu burung. Saksi bernama I Made Parwana, 42, asal Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Tabanan itu sedang berburu burung di sekitar Sungai Yeh Panan.

 

Saat melintas di dekat sungai, matanya terpaku pada sesosok mayat yang mengambang di sungai berair kecoklatan tersebut. Mayat itu dalam kondisi telungkup tersangkut pohon bambu.

 

Parwana pun segera menyampaikan kepada Bendesa Adat Sanggulan, Ketut Suranata. Dari sana, temuan tersebut dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas desa setempat.

 

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia mengatakan, tim dari Polres Tabanan dan Polsek Kediri telah melakukan evakuasi dan melakukan identifikasi korban.

 

Diakui, awalnya mayat itu ditemukan tanpa identitas. Namun, dari penyelidikan, akhirnya terungkap bahwa mayat itu adalah I Nyoman Mastra yang biasa disapa Nang Oman.

 

“Sudah dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polres Tabanan,” jelas Subagia.

 

Lebih lanjut dijelaskan bahwa  I Nyoman Mastra adalah berusia  58 tahun. Mastra merupakan arsitek yang kini tinggal di Banjar Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan. Walau demikian, Nang Omang ber-KTP Jalan Pandu Gang Nirmala Nomor 2, Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta utara, Badung.



TABANAN –  Mayat pria yang ditemukan di aliran Sungai Yeh Panan Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan ternyata sudah diketahui identitasnya. Mayat ini adalah Ir. I Nyoman Mastra, seorang arsitek ternama di Bali.

Diketahui, jasad I Nyoman Mastra ditemukan Sabtu (13/11) Pukul 09.30 Wita oleh seorang pemburu burung. Saksi bernama I Made Parwana, 42, asal Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Tabanan itu sedang berburu burung di sekitar Sungai Yeh Panan.

 

Saat melintas di dekat sungai, matanya terpaku pada sesosok mayat yang mengambang di sungai berair kecoklatan tersebut. Mayat itu dalam kondisi telungkup tersangkut pohon bambu.

 

Parwana pun segera menyampaikan kepada Bendesa Adat Sanggulan, Ketut Suranata. Dari sana, temuan tersebut dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas desa setempat.

 

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia mengatakan, tim dari Polres Tabanan dan Polsek Kediri telah melakukan evakuasi dan melakukan identifikasi korban.

 

Diakui, awalnya mayat itu ditemukan tanpa identitas. Namun, dari penyelidikan, akhirnya terungkap bahwa mayat itu adalah I Nyoman Mastra yang biasa disapa Nang Oman.

 

“Sudah dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polres Tabanan,” jelas Subagia.

 

Lebih lanjut dijelaskan bahwa  I Nyoman Mastra adalah berusia  58 tahun. Mastra merupakan arsitek yang kini tinggal di Banjar Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan. Walau demikian, Nang Omang ber-KTP Jalan Pandu Gang Nirmala Nomor 2, Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta utara, Badung.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/