alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Pihak Laki Batalkan Nikah karena Tak Mau Tinggal di Rumah Istri

WARGANET dihebohkan dengan prosesi pernikahan yang dianggap tak lazim seperti layaknya prosesi pernikahan pada umumnya.

 

Sebagian masyarakat menganggap tidak umum, karena pada prosesi pernikahan kali ini, si perempuan melangsungkan prosesi pernikahan tanpa pasangan laki-laki.

 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

 

 

PERASAAN sedih, sakit, malu, dan kecewa bercampur aduk dirasakan Ni Putu Melina, 22, dan keluarganya.

 

Perempuan yang tinggal di Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali dan kini dikabarkan telah berbadan dua alias sedang mengandung atau hamil itu, tak pernah bakal menyangka jika hari bahagia yang ia nanti justru menjadi awal ‘petaka’.

 

 

Meski seluruh persiapan dan perlengkapan upacara telah disiapkan untuk prosesi pernikahannya dengan sang lelaki pujaan. Namun rencana itu harus gagal total.

Baca Juga:  Ungkap Perpeloncoan, Kwacab Pramuka Buleleng Turunkan Tim Investigasi

 

 

Gagal total karena secara mendadak, calon pengantin pria membatalkan keputusannya untuk menikah dengannya pada 12 Januari 2022 lalu.

 

Lelaki yang sebelumnya sempat menyanggungi jadi sentana (menjadi Pradana/status perempuan) secara mendadak batal menikah dengan Melina.

 

Alasannya, lelaki yang masih satu banjar dengan Melina ini tidak mau tinggal di rumah pihak perempuan usai menikah.

 

Tetapi karena perlengkapan upacara telah disiapkan, keluarga dan Melina pun memutuskan agar upacara pernikahan tetap digelar meski tanpa suami atau pasangan laki-laki.

 

Ayah Melina, I Ketut Suwardita, mengatakan, pengalaman pahitnya ini supaya menjadi pelajaran bagi perempuan yang mencari sentana.

 

“Kami ingin ini menjadi pelajaran bagi anak perempuan yang mencari sentana. Supaya tidak terjadi seperti yang dialami anak saya,” ujarnya, Minggu (16/1) kemarin.

Baca Juga:  Pemeran Video Wik Wik dengan Istri Orang di Denpasar Dibui 2 Tahun

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

WARGANET dihebohkan dengan prosesi pernikahan yang dianggap tak lazim seperti layaknya prosesi pernikahan pada umumnya.

 

Sebagian masyarakat menganggap tidak umum, karena pada prosesi pernikahan kali ini, si perempuan melangsungkan prosesi pernikahan tanpa pasangan laki-laki.


 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

 

 

PERASAAN sedih, sakit, malu, dan kecewa bercampur aduk dirasakan Ni Putu Melina, 22, dan keluarganya.

 

Perempuan yang tinggal di Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali dan kini dikabarkan telah berbadan dua alias sedang mengandung atau hamil itu, tak pernah bakal menyangka jika hari bahagia yang ia nanti justru menjadi awal ‘petaka’.

 

 

Meski seluruh persiapan dan perlengkapan upacara telah disiapkan untuk prosesi pernikahannya dengan sang lelaki pujaan. Namun rencana itu harus gagal total.

Baca Juga:  Ungkap Perpeloncoan, Kwacab Pramuka Buleleng Turunkan Tim Investigasi

 

 

Gagal total karena secara mendadak, calon pengantin pria membatalkan keputusannya untuk menikah dengannya pada 12 Januari 2022 lalu.

 

Lelaki yang sebelumnya sempat menyanggungi jadi sentana (menjadi Pradana/status perempuan) secara mendadak batal menikah dengan Melina.

 

Alasannya, lelaki yang masih satu banjar dengan Melina ini tidak mau tinggal di rumah pihak perempuan usai menikah.

 

Tetapi karena perlengkapan upacara telah disiapkan, keluarga dan Melina pun memutuskan agar upacara pernikahan tetap digelar meski tanpa suami atau pasangan laki-laki.

 

Ayah Melina, I Ketut Suwardita, mengatakan, pengalaman pahitnya ini supaya menjadi pelajaran bagi perempuan yang mencari sentana.

 

“Kami ingin ini menjadi pelajaran bagi anak perempuan yang mencari sentana. Supaya tidak terjadi seperti yang dialami anak saya,” ujarnya, Minggu (16/1) kemarin.

Baca Juga:  Curi Puluhan Besi Penutup Gorong-gorong, 6 Pelajar asal NTT Diringkus

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/