alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Sebelum Batal Nikah, Sempat Putus Nyambung Saat Masih Pacaran

FAKTA baru terungkap dari heboh perempuan nikah tanpa laki-laki di Gianyar Bali.

 

Setelah sempat viral di media social (medsos), akhirnya ayah Ni Putu Melina yakni I Ketut Suwardita mengungkap cerita gamblang saat Melina dan calon laki-lakinya masih berstatus pacaran. Seperti apa?

 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

 

Kata Suwardita, sebelum upacara pernikahan, anaknya dengan si lelaki telah berpacaran sejak lama.

 

Bahkan saat masih berpacaran, keduanya pernah putus nyambung.

 

Selanjutnya, saat mau meminta balikan, si lelaki yang juga masih tinggal di lingkungan Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali ini secara tegas mau menuruti keinginan anaknya. Yakni nyentana.

Baca Juga:  Tragis, Rumah Warga Kaliakah Ludes Ditinggal Meburuh di Sawah

 

Saat memutuskan nyentana, putrinya pun hamil. 

 

 

Kehamilan itupun disambut baik oleh semua pihak, termasuk si lelaki. Merekapun memantapkan diri untuk menikah, mulai dari mencari hari baik, membuat foto prewedding hingga menyebabkan surat undangan pernikahan.

 

 “Namun dua hari sebelum upacara pernikahan, si lelaki mendadak mengatakan tidak mau nyentana,” ujarnya.

 

Mendengar keputusan si lelaki, Ayah Melina bertanya kepada Melina.

 

“Anak saya bilang sudah mantap untuk mencari sentana. Tapi karena dia (si lelaki, red) tidak mau, dan segala perlengkapan upacara telah disiapkan, sehingga upacara pernikahan tetap kami langsungkan meskipun tanpa lelaki,” ujarnya. 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

FAKTA baru terungkap dari heboh perempuan nikah tanpa laki-laki di Gianyar Bali.

 

Setelah sempat viral di media social (medsos), akhirnya ayah Ni Putu Melina yakni I Ketut Suwardita mengungkap cerita gamblang saat Melina dan calon laki-lakinya masih berstatus pacaran. Seperti apa?


 

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

 

Kata Suwardita, sebelum upacara pernikahan, anaknya dengan si lelaki telah berpacaran sejak lama.

 

Bahkan saat masih berpacaran, keduanya pernah putus nyambung.

 

Selanjutnya, saat mau meminta balikan, si lelaki yang juga masih tinggal di lingkungan Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali ini secara tegas mau menuruti keinginan anaknya. Yakni nyentana.

Baca Juga:  LSM Kompak Tuding Aksi Tolak PLTU Celukan Bawang II Ditunggangi

 

Saat memutuskan nyentana, putrinya pun hamil. 

 

 

Kehamilan itupun disambut baik oleh semua pihak, termasuk si lelaki. Merekapun memantapkan diri untuk menikah, mulai dari mencari hari baik, membuat foto prewedding hingga menyebabkan surat undangan pernikahan.

 

 “Namun dua hari sebelum upacara pernikahan, si lelaki mendadak mengatakan tidak mau nyentana,” ujarnya.

 

Mendengar keputusan si lelaki, Ayah Melina bertanya kepada Melina.

 

“Anak saya bilang sudah mantap untuk mencari sentana. Tapi karena dia (si lelaki, red) tidak mau, dan segala perlengkapan upacara telah disiapkan, sehingga upacara pernikahan tetap kami langsungkan meskipun tanpa lelaki,” ujarnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/