alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Warung di Karangasem Terbakar, Semua Barang Dagangan Ludes

AMLAPURA – Satu unit warung permanen milik I Wayan Karsa di Banjar Dinas Kecag Balung, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali ludes terbakar pada Minggu dini hari (16/1). Saat kebakaran terjadi, warga tengah tertidur pulas.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, peristiwa kebakaran dilihat pertama kali oleh salah seorang warga yang berada di dekat warung sekitar pukul 02.39, Minggu dini hari.

 

Saat itu, warga melihat api sudah menyalak dan melahap bangunan serta menghanguskan isi warung. Melihat kobaran api yang sudah membesar, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya untuk mencegah kebakaran meluas. 

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem, Nyoman Siki Ngurah mengungkapkan, saat warga bergotong royong melakukan pemadaman, pihaknya menerima laporan kebakaran. Dengan menerjunkan 13 personel dan lima armada untuk melakukan pemadaman, akhirnya kebakaran bisa diatasi.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Buleleng Minus 5,76 %, 2021 Target Naik 2,99 %
- Advertisement -

 

“Ludes terbakar. Barang dagangannya ludes,” ujarnya.

 

Hanya saja imbuh dia, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kebakaran warung seluas 8×4 meter itu diduduga dipicu akibat korsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa. Hanya materil sekitar Rp 45 juta,” imbuhnya.

 

Tingginya kasus kebakaran akibat korsleting ini, pihaknya mengimbau, warga agar melalukan pengecekan instalasi listrik yang ada di rumah maupun di tempat usaha secara berkala.

 

Pengecekan secara berkala dipandang cukup penting dilakukan. Mengingat kebanyakan kasus kebakaran rumah ataupun tempat usaha seperti gudang dan toko yang selama ini terjadi disebabkan oleh korsleting listrik.

 

“Kalo bisa secara berkala diperiksa setiap jaringannya terutama yang menyala terus menerus seperti ditempat usaha, selain itu masyarakat juga perlu berhati-hati dalam pemasangan sambungan instalasi sebaiknya dilakukan oleh ahlinya atau lapor PLN,” tandasnya.

Baca Juga:  Sulit Cari Penginapan di Nusa Penida Jadi Tempat Isolasi Covid-19
- Advertisement -

AMLAPURA – Satu unit warung permanen milik I Wayan Karsa di Banjar Dinas Kecag Balung, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali ludes terbakar pada Minggu dini hari (16/1). Saat kebakaran terjadi, warga tengah tertidur pulas.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, peristiwa kebakaran dilihat pertama kali oleh salah seorang warga yang berada di dekat warung sekitar pukul 02.39, Minggu dini hari.

 

Saat itu, warga melihat api sudah menyalak dan melahap bangunan serta menghanguskan isi warung. Melihat kobaran api yang sudah membesar, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya untuk mencegah kebakaran meluas. 

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem, Nyoman Siki Ngurah mengungkapkan, saat warga bergotong royong melakukan pemadaman, pihaknya menerima laporan kebakaran. Dengan menerjunkan 13 personel dan lima armada untuk melakukan pemadaman, akhirnya kebakaran bisa diatasi.

Baca Juga:  Sampel 50 Anjing Suspek Rabies di Karangasem Diuji Lab

 

“Ludes terbakar. Barang dagangannya ludes,” ujarnya.

 

Hanya saja imbuh dia, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kebakaran warung seluas 8×4 meter itu diduduga dipicu akibat korsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa. Hanya materil sekitar Rp 45 juta,” imbuhnya.

 

Tingginya kasus kebakaran akibat korsleting ini, pihaknya mengimbau, warga agar melalukan pengecekan instalasi listrik yang ada di rumah maupun di tempat usaha secara berkala.

 

Pengecekan secara berkala dipandang cukup penting dilakukan. Mengingat kebanyakan kasus kebakaran rumah ataupun tempat usaha seperti gudang dan toko yang selama ini terjadi disebabkan oleh korsleting listrik.

 

“Kalo bisa secara berkala diperiksa setiap jaringannya terutama yang menyala terus menerus seperti ditempat usaha, selain itu masyarakat juga perlu berhati-hati dalam pemasangan sambungan instalasi sebaiknya dilakukan oleh ahlinya atau lapor PLN,” tandasnya.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Buleleng Minus 5,76 %, 2021 Target Naik 2,99 %

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/