alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Nozomi Scholarships Bidik 20 Putra-Putri Terbaik Bali

DENPASAR, radarbali.id- Provinsi Bali mendapatkan kesempatan emas di awal tahun 2022. Saat pandemi Covid-19 tak kunjung usai, 20 tiket beasiswa kuliah gratis di Jepang datang dari Tahara Global College of Welfare, Prefektur Aichi, Jepang. Program mulia ini bernama “Nozomi Scholarships” yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti beasiswa harapan. Dipersembahkan bagi mereka yang memiliki motivasi diri tinggi, keinginan maju, dan siap berproses di Negeri Sakura.

 

Untuk menjaring 20 putra-putri terbaik Bali, Mariko Usami, perwakilan Fukujuen Group, Aichi Japan, menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Rabu (16/2) pagi. Kadisdikpora Boy Jayawibawa menyambut baik dan antusias program yang disponsori Fukujuen Group ini.

 

“Sulitnya situasi sebagai efek domino dari pandemi yang berkepanjangan tidak boleh membunuh harapan. Akan selalu ada jalan bagi mereka yang memiliki tekad kuat. Program ini kami bicarakan sejak November 2021 bersama rekanan Jepang dan akhirnya disepakati pada awal Februari 2022 ini,” ucap Founder sekaligus Direktur Bali Japan International College, Made Sukadana Antara di sela-sela audiensi. Lulusan terbaik Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra Universitas Udayana (kini Fakultas Ilmu Budaya Unud, red) tahun 2010 itu menambahkan Nozomi Scholarships dilatarbelakangi terpuruknya perekonomian di Bali akibat pandemi. Bebernya untuk bekerja ke Jepang dengan program normal diperlukan biaya puluhan juta rupiah. Sedangkan untuk program kuliah ke Jepang perlu biaya hingga ratusan juta rupiah.

 

“Jelas hal ini sangat berat bagi masyarakat kebanyakan. Saya sendiri sebagai masyarakat Bali sangat berterima kasih kepada Fukujuen Group dan Tahara Global Welfare of College di Aichi Jepang yang telah bersedia mensponsori dan memberikan beasiswa ini. Di Jepang saat ini kondisinya memang sedang membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) terampil, khususnya di bidang keperawatan (caregiver). Mereka menginginkan SDM Bali yang terkenal ramah dan memahami hospitality. Saya pikir ini kesempatan luar biasa. Di masa depan belum tentu kesempatan ini datang lagi. Kapan lagi bisa kuliah di negara maju dengan program beasiswa? Istimewanya lagi, langsung dapat kontrak kerja di sana setelah kuliah. Bahkan biaya tiket, apartemen semua juga difasilitasi,” ungkap sosok yang pada 2016 menjadi penerjemah dan pendamping Profesor Onda dari Keio University Jepang saat meneliti organisasi subak dan kehidupan nelayan di Bali.

Mariko Usami, perwakilan Fukujuen Group menegaskan, Fukujuen Group memiliki reputasi yang luar biasa. Ungkapnya Nozomi Scholarships bukan hanya sebuah program bergengsi, namun juga merupakan sebuah program yang bisa menjadi pengubah jalan cerita sukses para peraihnya.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh adik-adik, putri-putra terbaik Bali,” terangnya sembari mengulas Fukujuen Group adalah company yang bergerak di bidang keperawatan lansia alias caregiver yang memiliki puluhan cabang roujin home. Perusahaannya tersebar di beberapa wilayah di Prefektur Aichi, Jepang. Untuk mempersiapkan SDM yang kompeten, Fukujuen Group bekerja sama dengan Tahara Global College of Welfare dan Bali Japan International College (BALI JAPANIC).

 

“Seleksi peraih beasiswa akan diadakan 7-11 Maret 2022 di Bali Japan International College (BALI JAPANIC) selaku business partner dari Fujuen Group dan Tahara Global College of Welfare, yang berlokasi Jalan Prof. IB Mantra No. 888X, Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur. Terkait informasi, seleksi, dan pendaftaran bisa langsung datang ke BALI JAPANIC atau menghubungi nomor 0821-4414-8308,” tandas Made Sukadana Antara.  (arb)



DENPASAR, radarbali.id- Provinsi Bali mendapatkan kesempatan emas di awal tahun 2022. Saat pandemi Covid-19 tak kunjung usai, 20 tiket beasiswa kuliah gratis di Jepang datang dari Tahara Global College of Welfare, Prefektur Aichi, Jepang. Program mulia ini bernama “Nozomi Scholarships” yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti beasiswa harapan. Dipersembahkan bagi mereka yang memiliki motivasi diri tinggi, keinginan maju, dan siap berproses di Negeri Sakura.

 

Untuk menjaring 20 putra-putri terbaik Bali, Mariko Usami, perwakilan Fukujuen Group, Aichi Japan, menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Rabu (16/2) pagi. Kadisdikpora Boy Jayawibawa menyambut baik dan antusias program yang disponsori Fukujuen Group ini.

 

“Sulitnya situasi sebagai efek domino dari pandemi yang berkepanjangan tidak boleh membunuh harapan. Akan selalu ada jalan bagi mereka yang memiliki tekad kuat. Program ini kami bicarakan sejak November 2021 bersama rekanan Jepang dan akhirnya disepakati pada awal Februari 2022 ini,” ucap Founder sekaligus Direktur Bali Japan International College, Made Sukadana Antara di sela-sela audiensi. Lulusan terbaik Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra Universitas Udayana (kini Fakultas Ilmu Budaya Unud, red) tahun 2010 itu menambahkan Nozomi Scholarships dilatarbelakangi terpuruknya perekonomian di Bali akibat pandemi. Bebernya untuk bekerja ke Jepang dengan program normal diperlukan biaya puluhan juta rupiah. Sedangkan untuk program kuliah ke Jepang perlu biaya hingga ratusan juta rupiah.

 

“Jelas hal ini sangat berat bagi masyarakat kebanyakan. Saya sendiri sebagai masyarakat Bali sangat berterima kasih kepada Fukujuen Group dan Tahara Global Welfare of College di Aichi Jepang yang telah bersedia mensponsori dan memberikan beasiswa ini. Di Jepang saat ini kondisinya memang sedang membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) terampil, khususnya di bidang keperawatan (caregiver). Mereka menginginkan SDM Bali yang terkenal ramah dan memahami hospitality. Saya pikir ini kesempatan luar biasa. Di masa depan belum tentu kesempatan ini datang lagi. Kapan lagi bisa kuliah di negara maju dengan program beasiswa? Istimewanya lagi, langsung dapat kontrak kerja di sana setelah kuliah. Bahkan biaya tiket, apartemen semua juga difasilitasi,” ungkap sosok yang pada 2016 menjadi penerjemah dan pendamping Profesor Onda dari Keio University Jepang saat meneliti organisasi subak dan kehidupan nelayan di Bali.

Mariko Usami, perwakilan Fukujuen Group menegaskan, Fukujuen Group memiliki reputasi yang luar biasa. Ungkapnya Nozomi Scholarships bukan hanya sebuah program bergengsi, namun juga merupakan sebuah program yang bisa menjadi pengubah jalan cerita sukses para peraihnya.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh adik-adik, putri-putra terbaik Bali,” terangnya sembari mengulas Fukujuen Group adalah company yang bergerak di bidang keperawatan lansia alias caregiver yang memiliki puluhan cabang roujin home. Perusahaannya tersebar di beberapa wilayah di Prefektur Aichi, Jepang. Untuk mempersiapkan SDM yang kompeten, Fukujuen Group bekerja sama dengan Tahara Global College of Welfare dan Bali Japan International College (BALI JAPANIC).

 

“Seleksi peraih beasiswa akan diadakan 7-11 Maret 2022 di Bali Japan International College (BALI JAPANIC) selaku business partner dari Fujuen Group dan Tahara Global College of Welfare, yang berlokasi Jalan Prof. IB Mantra No. 888X, Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur. Terkait informasi, seleksi, dan pendaftaran bisa langsung datang ke BALI JAPANIC atau menghubungi nomor 0821-4414-8308,” tandas Made Sukadana Antara.  (arb)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/