alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

[Heboh] Pasien Terduga Positif Corona di RSUD Buleleng Meninggal

SINGARAJA-Kehebohan sempat terjadi di RSUD Buleleng.

Kegaduhan itu menyusul meninggalnya salah seorang pasien terduga positif Covid-19 (Corona) yang sedang menjalani perawatan di RS

Pasien ini diisukan terjangkit covid-19, karena memiliki salah seorang kerabat yang menjadi pekerja migran di Italia.

Dari informasi, pasien ini sempat melakukan kontak erat dengan kerabatnya itu.

Bahkan informasinya, karena meninggalnya pasien terduga Corona ini, pihak RS sempat melakukan sterilisasi di area rumah sakit.

Terkait kabar meninggalnya salah seorang pasien terduga positif Corona, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, Jumat (17/4) langsung membantah.

Menurutnya, setiap pasien yang meninggal belakangan ini kerap dikaitkan dengan covid.

Terlebih bila pasien tersebut memiliki kerabat yang bekerja sebagai pekerja migran di negara terjangkit.

“Sampai saat ini kami tidak menerima laporan ada orang yang suspect covid meninggal. Memang ada yang meninggal di RSUD dan punya hubungan dengan orang yang berpotensi terpapar covid. Sekarang ini, setiap ada yang meninggal tidak bisa lepas dengan keterkaitan covid,” kata Suyasa.

Karena tidak terkonfirmasi sebagai pasien positif covid-19, mendiang pun diperlakukan sebagai pasien biasa. Tim medis juga tidak melakukan pengambilan sampel swab pada jenazah mendiang.

Sementara keluarga pasien yang disebut memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit, kini menjalani karantina di RS Pratama Giri Emas dengan Status ODP.

“Sudah kami lakukan rapid test dan sudah kami ambil sampel swab. Kami akan lihat perkembangannya seperti apa hasil tesnya. Terhadap ODP ini juga kami sudah lakukan tracking pada siapa saja yang sempat melakukan kontak,” tukas Suyasa.



SINGARAJA-Kehebohan sempat terjadi di RSUD Buleleng.

Kegaduhan itu menyusul meninggalnya salah seorang pasien terduga positif Covid-19 (Corona) yang sedang menjalani perawatan di RS

Pasien ini diisukan terjangkit covid-19, karena memiliki salah seorang kerabat yang menjadi pekerja migran di Italia.

Dari informasi, pasien ini sempat melakukan kontak erat dengan kerabatnya itu.

Bahkan informasinya, karena meninggalnya pasien terduga Corona ini, pihak RS sempat melakukan sterilisasi di area rumah sakit.

Terkait kabar meninggalnya salah seorang pasien terduga positif Corona, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, Jumat (17/4) langsung membantah.

Menurutnya, setiap pasien yang meninggal belakangan ini kerap dikaitkan dengan covid.

Terlebih bila pasien tersebut memiliki kerabat yang bekerja sebagai pekerja migran di negara terjangkit.

“Sampai saat ini kami tidak menerima laporan ada orang yang suspect covid meninggal. Memang ada yang meninggal di RSUD dan punya hubungan dengan orang yang berpotensi terpapar covid. Sekarang ini, setiap ada yang meninggal tidak bisa lepas dengan keterkaitan covid,” kata Suyasa.

Karena tidak terkonfirmasi sebagai pasien positif covid-19, mendiang pun diperlakukan sebagai pasien biasa. Tim medis juga tidak melakukan pengambilan sampel swab pada jenazah mendiang.

Sementara keluarga pasien yang disebut memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit, kini menjalani karantina di RS Pratama Giri Emas dengan Status ODP.

“Sudah kami lakukan rapid test dan sudah kami ambil sampel swab. Kami akan lihat perkembangannya seperti apa hasil tesnya. Terhadap ODP ini juga kami sudah lakukan tracking pada siapa saja yang sempat melakukan kontak,” tukas Suyasa.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/