alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Daratan Pantai Pering Gianyar Terkikis Ombak, Sawah dan Pura Terancam

GIANYAR – Abrasi di pantai Gianyar tambah parah. Hal itu tampak di sepanjang pantai Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh.

Abrasi pantai mengikis areal persawahan milik petani. Bahkan, areal pura juga terkikis. Anggota DPRD Gianyar berharap pemerintah segera membangun senderan penahan ombak.

Anggota DPRD Gianyar I Wayan Sudiartana menyatakan, terjangan ombak yang mengikis daratan Desa Pering telah berlangsung lama.

Mulai tampak kikisan sejak setahun terakhir. “Kemarin kami cek langsung ke sejumlah bibir pantai. Sekarang abrasi sudah semakin ganas,” keluh Sudiartana.

Ironisnya abrasi sudah sampai mengikis areal persawahan yang berada dipinggir pantai Desa Pering. Kondisi ini pun semakin memperburuk kehidupan petani yang memiliki lahan di pinggir pantai.

Baca Juga:  OMG! Istana Bupati Gianyar Digelontor Rp 21 M, Pasar Bona Cuma Rp 3 M

“Bisa dicek langsung. Areal pertanian di Desa Pering juga sudah terkikis abrasi,” jelasnya. Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Diakui abarasi di Kabupaten Gianyar khususnya Desa Pering, sudah terjadi secara bertahap sejak puluhan tahun lalu.

Sampai kini, belum ada penanganan terhadap masalah itu. Bahkan, sudah cukup banyak lahan yang hilang tergerus abrasi.

Abrasi di pantai Pering juga sudah merusak Pura Segara Tasik yang ada di seputaran Pantai Segara Willis, di Desa Pering. “Ada juga Pura Segara Tasik. Itu tergerus sekitar 5 tahun lalu,” terangnya.

Namun areal bibir pantai tersebut sampai saat ini belum dibuatkan dinding penahan ombak. “Kalau pantai lain sudah dibuatkan dinding penahan ombak, kalau disini belum sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:  Jasad Tak Kunjung Muncul ke Permukaan, Keluarga Tempuh Cara Niskala

Kini pihaknya akan berkordinasi dengan balai yang membawahi pembangunan dinding penahan ombak di pinggir pantai.

Pihaknya berharap pemerintah bisa merespons kondisi ini. “Kami harapkan intansi terkait bisa membantu, karena abrasi sudah kian parah,” pungkasnya. 



GIANYAR – Abrasi di pantai Gianyar tambah parah. Hal itu tampak di sepanjang pantai Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh.

Abrasi pantai mengikis areal persawahan milik petani. Bahkan, areal pura juga terkikis. Anggota DPRD Gianyar berharap pemerintah segera membangun senderan penahan ombak.

Anggota DPRD Gianyar I Wayan Sudiartana menyatakan, terjangan ombak yang mengikis daratan Desa Pering telah berlangsung lama.

Mulai tampak kikisan sejak setahun terakhir. “Kemarin kami cek langsung ke sejumlah bibir pantai. Sekarang abrasi sudah semakin ganas,” keluh Sudiartana.

Ironisnya abrasi sudah sampai mengikis areal persawahan yang berada dipinggir pantai Desa Pering. Kondisi ini pun semakin memperburuk kehidupan petani yang memiliki lahan di pinggir pantai.

Baca Juga:  Gedung TK di Sepang Kelod Ambruk, Bangunan SD Juga Terancam

“Bisa dicek langsung. Areal pertanian di Desa Pering juga sudah terkikis abrasi,” jelasnya. Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Diakui abarasi di Kabupaten Gianyar khususnya Desa Pering, sudah terjadi secara bertahap sejak puluhan tahun lalu.

Sampai kini, belum ada penanganan terhadap masalah itu. Bahkan, sudah cukup banyak lahan yang hilang tergerus abrasi.

Abrasi di pantai Pering juga sudah merusak Pura Segara Tasik yang ada di seputaran Pantai Segara Willis, di Desa Pering. “Ada juga Pura Segara Tasik. Itu tergerus sekitar 5 tahun lalu,” terangnya.

Namun areal bibir pantai tersebut sampai saat ini belum dibuatkan dinding penahan ombak. “Kalau pantai lain sudah dibuatkan dinding penahan ombak, kalau disini belum sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:  Catat 7 ODP Baru, 4 Calon Perwira Jalani Isolasi di SPN Singaraja

Kini pihaknya akan berkordinasi dengan balai yang membawahi pembangunan dinding penahan ombak di pinggir pantai.

Pihaknya berharap pemerintah bisa merespons kondisi ini. “Kami harapkan intansi terkait bisa membantu, karena abrasi sudah kian parah,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/