alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Tertipu Agen Bodong, Mantan Chef Hotel asal Ubud Telantar 9 Hari di Singapura

GIANYAR – Pengalaman pahit dirasakan pekerja pariwisata, I Made Dalem Andi Okyartha, 28. Mantan chef hotel itu sempat ditelantarkan agen kerja di Singapura selama 9 hari.

Minggu (15/5), Okyartha akhirnya kembali ke pelukan keluarganya di Banjar Sindu, Desa Sayan, Kecamatan Ubud.

Rasa lega terpancar dari wajah I Made Dalem Andi Okyartha, 28. Mantan chef hotel di Jimbaran itu langsung memeluk anaknya begitu tiba di rumah.

Okyartha menceritakan pengalaman pahit telantar 9 hari di Singapura. Berawal dari dirinya dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

“Karena sulit cari kerja. Ada tawaran kerja di UK (Inggris, red) saya tertarik. Tidak pernah menyangka akan seperti ini,” ungkap suami dari Ni Luh Rina Triani itu.

Kemudian dia menerima informasi ada seminar pada November 2021 di Seminyak Kuta, tentang bekerja di Inggris dengan upah yang besar. Karena presentasi di seminar begitu meyakinkan, Okyartha pun membayar biaya Rp22,5 juta, dijanjikan berangkat pada Februari 2022.

Namun keberangkatannya terus mundur dengan berbagai alasan. Hingga akhirnya bukannya ke Inggris, dia dialihkan ke negara Singapura kemudian tiba pada 16 April 2022.

Di Singapura, Okyartha yang berangkat bersama empat temannya itu baru sadar jika agen keberangkatan bodong. Tujuan tempat kerjanya juga tidak jelas.

Di Singapura, dari terminal kereta, pihak agen sempat meminta agar dia bersama temannya kembali ke bandara. Padahal jarak bandara amat jauh. Bahkan jadwal kereta sudah tutup.

Sehingga dia dan temannya pun sempat luntang-lantung di Singapura selama 9 hari. (Halaman selanjutnya)



GIANYAR – Pengalaman pahit dirasakan pekerja pariwisata, I Made Dalem Andi Okyartha, 28. Mantan chef hotel itu sempat ditelantarkan agen kerja di Singapura selama 9 hari.

Minggu (15/5), Okyartha akhirnya kembali ke pelukan keluarganya di Banjar Sindu, Desa Sayan, Kecamatan Ubud.

Rasa lega terpancar dari wajah I Made Dalem Andi Okyartha, 28. Mantan chef hotel di Jimbaran itu langsung memeluk anaknya begitu tiba di rumah.

Okyartha menceritakan pengalaman pahit telantar 9 hari di Singapura. Berawal dari dirinya dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

“Karena sulit cari kerja. Ada tawaran kerja di UK (Inggris, red) saya tertarik. Tidak pernah menyangka akan seperti ini,” ungkap suami dari Ni Luh Rina Triani itu.

Kemudian dia menerima informasi ada seminar pada November 2021 di Seminyak Kuta, tentang bekerja di Inggris dengan upah yang besar. Karena presentasi di seminar begitu meyakinkan, Okyartha pun membayar biaya Rp22,5 juta, dijanjikan berangkat pada Februari 2022.

Namun keberangkatannya terus mundur dengan berbagai alasan. Hingga akhirnya bukannya ke Inggris, dia dialihkan ke negara Singapura kemudian tiba pada 16 April 2022.

Di Singapura, Okyartha yang berangkat bersama empat temannya itu baru sadar jika agen keberangkatan bodong. Tujuan tempat kerjanya juga tidak jelas.

Di Singapura, dari terminal kereta, pihak agen sempat meminta agar dia bersama temannya kembali ke bandara. Padahal jarak bandara amat jauh. Bahkan jadwal kereta sudah tutup.

Sehingga dia dan temannya pun sempat luntang-lantung di Singapura selama 9 hari. (Halaman selanjutnya)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/