alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Dikira Bakar Sampah, Ternyata Toko di Sukasada Ludes Terbakar

SUKASADA – Sebuah toko pakaian di ruas Jalan Raya Jelantik Gingsir, Kelurahan Sukasada, ludes dilahap api. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab munculnya api di toko tersebut.

Insiden kebakaran itu dilaporkan terjadi pada pukul 00.30 Selasa (15/6) dini hari. Namun warga curiga api sudah muncul sejak beberapa jam sebelumnya.

Salah seorang warga setempat, Ratu Desiani menuturkan, sekitar pukul 22.00 Rabu (14/6) malam ia dan keluarganya mencium bau hangus.

Ia sempat berkeliling di sekitar rumah. Ia sempat memeriksa penjuru rumah, karena khawatir ada kompor yang belum dimatikan.

Merasa aman, mereka sekeluarga memilih tidur. “Tadinya dikira ada tetangga yang sedang bakar sampah. Tahu-tahu jam setengah satu itu sudah ada warga teriak-teriak kebakaran.

Baca Juga:  Duh, Terbentur Regulasi, Beras CBP untuk Pengungsi Sulit Dikeluarkan

Akhirnya sekeluarga bangun, lihat apinya sudah besar,” kata wanita yang tinggal di belakang tempat kejadian itu.

Warga pun bahu membahu berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam toko tersebut. Toko dikelola oleh Ngurah Arya, 36, warga Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada.

- Advertisement -

Sehari-hari ia menjual pakaian dan makanan beku. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 01.15 dini hari. Sebagian besar barang dagangan sudah ludes dilahap api.

Pemilik toko, Ngurah Arya, mengaku tak tahu pasti dari mana sumber api. Menurutnya sebelum toko ditutup, ia sudah mengecek toko. Termasuk melihat pelangkiran, guna memastikan tak ada api yang menyala.

Baca Juga:  Awas! Anjing Rabies Serang 13 Korban, Petugas Langsung Gelar Eliminasi

“Saya ditelpon sama warga di sini, dikasih tahu tokonya kebakaran. Langsung saya ke toko, sudah ada mobil pemadam di lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukasada Kompol Wayan Sartika menduga kebakaran terjadi karena arus pendek listrik. “Kami temukan panel MCB itu sudah meleleh. Kemungkinan sumber apinya dari sana,” kata Sartika.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik toko diduga mengalami kerugian hingga Rp 80 juta. 

- Advertisement -

SUKASADA – Sebuah toko pakaian di ruas Jalan Raya Jelantik Gingsir, Kelurahan Sukasada, ludes dilahap api. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab munculnya api di toko tersebut.

Insiden kebakaran itu dilaporkan terjadi pada pukul 00.30 Selasa (15/6) dini hari. Namun warga curiga api sudah muncul sejak beberapa jam sebelumnya.

Salah seorang warga setempat, Ratu Desiani menuturkan, sekitar pukul 22.00 Rabu (14/6) malam ia dan keluarganya mencium bau hangus.

Ia sempat berkeliling di sekitar rumah. Ia sempat memeriksa penjuru rumah, karena khawatir ada kompor yang belum dimatikan.

Merasa aman, mereka sekeluarga memilih tidur. “Tadinya dikira ada tetangga yang sedang bakar sampah. Tahu-tahu jam setengah satu itu sudah ada warga teriak-teriak kebakaran.

Baca Juga:  Cueki Walhi Soal Proyek Bakar Sampah, Wali Kota Dikirimi Keberatan

Akhirnya sekeluarga bangun, lihat apinya sudah besar,” kata wanita yang tinggal di belakang tempat kejadian itu.

Warga pun bahu membahu berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam toko tersebut. Toko dikelola oleh Ngurah Arya, 36, warga Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada.

Sehari-hari ia menjual pakaian dan makanan beku. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 01.15 dini hari. Sebagian besar barang dagangan sudah ludes dilahap api.

Pemilik toko, Ngurah Arya, mengaku tak tahu pasti dari mana sumber api. Menurutnya sebelum toko ditutup, ia sudah mengecek toko. Termasuk melihat pelangkiran, guna memastikan tak ada api yang menyala.

Baca Juga:  Gara-gara Bakar Sampah, Kos Hangus, Gus Chrisna Rugi Rp 1 Miliar

“Saya ditelpon sama warga di sini, dikasih tahu tokonya kebakaran. Langsung saya ke toko, sudah ada mobil pemadam di lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukasada Kompol Wayan Sartika menduga kebakaran terjadi karena arus pendek listrik. “Kami temukan panel MCB itu sudah meleleh. Kemungkinan sumber apinya dari sana,” kata Sartika.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik toko diduga mengalami kerugian hingga Rp 80 juta. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/