alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Cuaca Buruk, Kapal Jalur Padangbai – Lembar Takut Sandar di Dermaga II

RadarBali.com – Cuaca buruk melanda Selat Lombok. Kondisi ini berpengaruh pada penyeberangan di pelabuhan Padangbai, Karangasem.

Cuaca buruk sendiri terjadi sejak sepekan lalu. Sesuai dengan laporan BMKG Wilayah III Denpasar, gelombang di perairan Lombok bagian selatan mencapai 1 sampai 3,5 meter.

Sementara di perairan Lombok bagian utara yang merupakan alur kapal ferry gelombang mencapai 0,5 sampai 2 meter.

Hanya saja sejauh ini penyeberangan tetap diberlakukan sambil memantau kondisi cuaca. Hanya dampaknya, kapal yang melayani jalur Padangbai – Lembar takut bersandar di dermaga II.

Pasalnya, setiap akan bersandar di dermaga II, terjadi goncangan cukup besar sehingga tak ada yang berani merapat.

“Angin bertiup kencang sehingga kapal yang akan sandar di dermaga II tidak berani bersandar,” ujar Faizal, Supervisi PT ASDP Padangbai kemarin.

Baca Juga:  Allahu Akbar…Dihantam Gelombang, Raja Artis Terbalik

 Akibatnya penyeberangan tersendat dan memicu antrean cukup panjang di dermaga. Bahkan, kemarin antrean sampai keluar areal Pelabuhan Padangbai.

Sementara buruknya cuaca dibenarkan Manajer PT ASDP Padangbai Wayan Rosta. Dirinya mengaku telah melakukan antisipasi dengan mempercepat waktu bongkar muat.

Selain itu, kroditnya penyeberangan membuat perbaikan dermaga I tertunda. Padahal, dermaga I rencana akan dilakukan perbaikan karena landasan ujung Mobile Bridge Dermaga I mengalami kerusakan. “Ya, perbaikan kita tunda dulu sampai kondisi normal,” akunya. 



RadarBali.com – Cuaca buruk melanda Selat Lombok. Kondisi ini berpengaruh pada penyeberangan di pelabuhan Padangbai, Karangasem.

Cuaca buruk sendiri terjadi sejak sepekan lalu. Sesuai dengan laporan BMKG Wilayah III Denpasar, gelombang di perairan Lombok bagian selatan mencapai 1 sampai 3,5 meter.

Sementara di perairan Lombok bagian utara yang merupakan alur kapal ferry gelombang mencapai 0,5 sampai 2 meter.

Hanya saja sejauh ini penyeberangan tetap diberlakukan sambil memantau kondisi cuaca. Hanya dampaknya, kapal yang melayani jalur Padangbai – Lembar takut bersandar di dermaga II.

Pasalnya, setiap akan bersandar di dermaga II, terjadi goncangan cukup besar sehingga tak ada yang berani merapat.

“Angin bertiup kencang sehingga kapal yang akan sandar di dermaga II tidak berani bersandar,” ujar Faizal, Supervisi PT ASDP Padangbai kemarin.

Baca Juga:  Selat Bali Tertutup Kabut Tebal, Penyeberangan Tutup 10 Menit

 Akibatnya penyeberangan tersendat dan memicu antrean cukup panjang di dermaga. Bahkan, kemarin antrean sampai keluar areal Pelabuhan Padangbai.

Sementara buruknya cuaca dibenarkan Manajer PT ASDP Padangbai Wayan Rosta. Dirinya mengaku telah melakukan antisipasi dengan mempercepat waktu bongkar muat.

Selain itu, kroditnya penyeberangan membuat perbaikan dermaga I tertunda. Padahal, dermaga I rencana akan dilakukan perbaikan karena landasan ujung Mobile Bridge Dermaga I mengalami kerusakan. “Ya, perbaikan kita tunda dulu sampai kondisi normal,” akunya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/