alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Gegara Rapid Test Positif, Pelantikan Dirut Perumda Digelar Virtual

SINGARAJA– Gegara hasil rapid test dinyatakan positif, pelantikan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana digelar secara virtual.

Bahkan usai dilantik secara virtual, Lestariana juga harus menjalani karantina.

Seperti diketahui, Senin (16/8) kemarin merupakan batas waktu terakhir bagi pemerintah daerah melantik direksi Perumda Tirta Hita Buleleng.

Sebab masa jabatan para direksi habis pada 16 Agustus 2021.

Sementara untuk jajaran direksi lainnya, yakni Direktur Teknik I Nyoman Suwirta dan Direktur Umum Adi Suparto Wijaya dilantik secara faktual di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.

Para direksi ini akan bertugas hingga tahun 2026 mendatang.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, direksi Perumda selama ini sudah memiliki rencana bisnis yang baik.

Baca Juga:  BPBD Gianyar Data Dampak Bencana Longsor, Korban Bisa Usul Bantuan

Sehingga Perumda Air Minum Tirta Hita bisa menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Dari sisi bisnis, Agus menyatakan jika pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada direksi.

Hanya saja ia meminta agar direksi melakukan pengelolaan corporate social responsibility (CSR) yang lebih optimal. Salah satunya adalah langkah penghijauan.

Agus menginstruksikan Perumda membuat kebun bibit.

Kebun itu menyediakan bibit pohon yang memberikan kontribusi air.

Seperti pohon terap, pohon jelatang, maupun pohon bunut. Pohon-pohon itu dikenal menyimpan air yang cukup banyak.

“Menanam tinggal ambil bibit dari kebun. Bukan menanam tanaman hias. Harus tanaman yang berkontribusi terhadap air. Wilayah hulu harus dijaga. Jangan mengulangi Bendungan Gerokgak. Gara-gara hulunya tidak terawat, akhirnya airnya kecil,” tukas Agus Suradnyana. 

Baca Juga:  Fokus Tangani Covid-19, Siapkan Belanja Tidak Terduga Jadi Rp 57 M

SINGARAJA– Gegara hasil rapid test dinyatakan positif, pelantikan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana digelar secara virtual.

Bahkan usai dilantik secara virtual, Lestariana juga harus menjalani karantina.

Seperti diketahui, Senin (16/8) kemarin merupakan batas waktu terakhir bagi pemerintah daerah melantik direksi Perumda Tirta Hita Buleleng.

Sebab masa jabatan para direksi habis pada 16 Agustus 2021.

Sementara untuk jajaran direksi lainnya, yakni Direktur Teknik I Nyoman Suwirta dan Direktur Umum Adi Suparto Wijaya dilantik secara faktual di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.

Para direksi ini akan bertugas hingga tahun 2026 mendatang.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, direksi Perumda selama ini sudah memiliki rencana bisnis yang baik.

Baca Juga:  Ubah Status, Bupati Agus Usul Celukan Bawang Jadi Kawasan Pariwisata

Sehingga Perumda Air Minum Tirta Hita bisa menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Dari sisi bisnis, Agus menyatakan jika pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada direksi.

Hanya saja ia meminta agar direksi melakukan pengelolaan corporate social responsibility (CSR) yang lebih optimal. Salah satunya adalah langkah penghijauan.

Agus menginstruksikan Perumda membuat kebun bibit.

Kebun itu menyediakan bibit pohon yang memberikan kontribusi air.

Seperti pohon terap, pohon jelatang, maupun pohon bunut. Pohon-pohon itu dikenal menyimpan air yang cukup banyak.

“Menanam tinggal ambil bibit dari kebun. Bukan menanam tanaman hias. Harus tanaman yang berkontribusi terhadap air. Wilayah hulu harus dijaga. Jangan mengulangi Bendungan Gerokgak. Gara-gara hulunya tidak terawat, akhirnya airnya kecil,” tukas Agus Suradnyana. 

Baca Juga:  Ubah Zona Industri, Buleleng Ajukan Review Kawasan Celukan Bawang

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/