alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Pawiba Minta Travel Gelap Diberantas hingga Habis

DENPASAR – Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) mendesak pemerintah menertibkan travel bodong alias tidak berizin. Sebab, sampai saat ini, travel bodong masih bergentayangan di Bali.

 

Hal itu disampaikan Ketua Pawiba  I Nyoman Sudiartha Senin (16/8). Selain itu, dia juga menginginkan suatu perlindungan atau proteksi dari Pemerintah. Supaya komunitas  khususnya angkutan bus pariwisata di Bali bisa dilindungi dari keterpurukan ekonomi selama masa pandemi ini. 

 

Bentuk perlindungan, setelah sebelumnya  hadir di Komisi II DPRD Bali memberikan rekomendasi yang diberikan harapan pengusaha dilindungi dari penarikan unit armada yang dilakukan oleh pembiayaan-pembiayaan khususnya dari finance ini. 

 

“Yang mana unit armada kami ada 1000 lebih, mungkin sekitar 1.400 unit sudah hilang dari Bali yang mana nantinya dalam pemulihan pariwisata apabila Pariwisata Bali kita sudah pulih kita tidak memiliki infrastruktur yang memadai lagi, khususnya di bagian bus Pariwisata,” ucapnya.

Baca Juga:  Minimalkan Penyebaran Covid-19, Pol PP Bali Turunkan Baliho
- Advertisement -

 

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Putu Astawa mengaku terus menindak travel gelap sesuai aturan  peraturan yang ada apalagi di Perda  tentang standar penyelenggaraan pariwisata budaya semuanyaharus legal.

 

“Nanti akan ada tim yang akan melakukan tindakan tindakan terhadap yang ilegal itu. Tapi nantilah setelah pariwisata pulih,” ucapnya. 

 

Dinas pariwisata tidak memiliki estimasi yang bodong. Lain halnya yang legal, itu sudah jelas.  Penindakkan selama ini dari teguran lisan, tertulis dan lainnya yang ada di undang-undang sesuai ketentuan yang ada.

 

“Kalau tidak berijin pasti harus ditindak, diserahkan ke kepolisian dengan meminta bantuan dari kepolisian untuk menutup usahanya. Jika ada pelanggaran pidana yang dilakukan itu pasti akan ditindak sesuai ketentuan hukum,” terang dia.

Baca Juga:  Videotron di Gianyar Banjir Iklan, Bupati Mahayastra Siap Bikin Lagi
- Advertisement -

DENPASAR – Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) mendesak pemerintah menertibkan travel bodong alias tidak berizin. Sebab, sampai saat ini, travel bodong masih bergentayangan di Bali.

 

Hal itu disampaikan Ketua Pawiba  I Nyoman Sudiartha Senin (16/8). Selain itu, dia juga menginginkan suatu perlindungan atau proteksi dari Pemerintah. Supaya komunitas  khususnya angkutan bus pariwisata di Bali bisa dilindungi dari keterpurukan ekonomi selama masa pandemi ini. 

 

Bentuk perlindungan, setelah sebelumnya  hadir di Komisi II DPRD Bali memberikan rekomendasi yang diberikan harapan pengusaha dilindungi dari penarikan unit armada yang dilakukan oleh pembiayaan-pembiayaan khususnya dari finance ini. 

 

“Yang mana unit armada kami ada 1000 lebih, mungkin sekitar 1.400 unit sudah hilang dari Bali yang mana nantinya dalam pemulihan pariwisata apabila Pariwisata Bali kita sudah pulih kita tidak memiliki infrastruktur yang memadai lagi, khususnya di bagian bus Pariwisata,” ucapnya.

Baca Juga:  Alami Pilek dan Batuk, Satu WNA Dalam Pengawasan Corona di Klungkung

 

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Putu Astawa mengaku terus menindak travel gelap sesuai aturan  peraturan yang ada apalagi di Perda  tentang standar penyelenggaraan pariwisata budaya semuanyaharus legal.

 

“Nanti akan ada tim yang akan melakukan tindakan tindakan terhadap yang ilegal itu. Tapi nantilah setelah pariwisata pulih,” ucapnya. 

 

Dinas pariwisata tidak memiliki estimasi yang bodong. Lain halnya yang legal, itu sudah jelas.  Penindakkan selama ini dari teguran lisan, tertulis dan lainnya yang ada di undang-undang sesuai ketentuan yang ada.

 

“Kalau tidak berijin pasti harus ditindak, diserahkan ke kepolisian dengan meminta bantuan dari kepolisian untuk menutup usahanya. Jika ada pelanggaran pidana yang dilakukan itu pasti akan ditindak sesuai ketentuan hukum,” terang dia.

Baca Juga:  Masih Tunggu Hasil Lab, BKSDA Curigai Matinya Ribuan Burung karena Ini

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/