alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Dinkes Buka Peluang Vaksin Booster Bagi Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

SINGARAJA– Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Buleleng membuka peluang vaksin booster atau vaksin tahap ketiga bagi masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Hanya saja kini jumlah vaksin yang tersedia masih sangat terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto mengatakan, pihaknya baru mendapat tambahan vaksin pada Kamis (13/1) pekan lalu. Sehingga vaksin tahap tiga dimulai secara bertahap sejak Jumat (14/1) lalu.

Saat itu warga yang mendapat vaksin ketiga belum banyak. Hanya puluhan orang. Seluruhnya adalah lansia. Ketika itu Dinkes cukup kesulitan memberikan layanan. Karena belum semua lansia menerima tiket vaksin ketiga dalam aplikasi PeduliLindungi.

Alhasil kini Dinkes Buleleng mengambil kebijakan baru. “Yang tiketnya belum terbuka di aplikasi, kami registrasi manual saja. Setelah nanti dapat tiket, baru kami input datanya. Karena memang belum semua masyarakat mendapat tiket untuk vaksin ketiga. Tiketnya itu bisa langsung dicek di aplikasi,” kata Sucipto saat ditemui di Dinkes Buleleng, Senin (17/1) pagi.

Baca Juga:  Asal Tunjuk Tukang Input Data, Kadiskes Denpasar Akan Diperiksa

Menurut Sucipto penduduk yang mendapat tiket, kebanyakan adalah penerima vaksin Sinovac pada kurun waktu Maret hingga Mei 2020 lalu. Lantaran jumlah calon penerima terbatas, saat ini vaksinasi booster dipusatkan di Dinkes Buleleng. Sementara petugas puskesmas difokuskan menyelesaikan vaksin dosis kedua.

Lebih lanjut dijelaskan, vaksin ketiga diberikan dengan jarak 6 bulan sejak masyarakat menerima vaksin kedua. Apabila dulunya menerima vaksin Sinovac, maka akan diberikan vaksin AstraZeneca atau Pfizer. Sementara bila dulunya menerima vaksin Astra Zeneca, akan dilanjutkan dengan vaksin yang sama atau Pfizer. Sedangkan penerima vaksin Moderna, akan dilanjutkan dengan jenis vaksin yang sama.

Sekadar diketahui saat ini Dinkes Buleleng mendapat tambahan 1.500 vial vaksin AstraZeneca dari Dinkes Bali. Vaksin-vaksin itu diperkirakan cukup untuk melayani 30ribu masyarakat Buleleng yang ingin mendapatkan vaksin booster. 

Baca Juga:  Alamakā€¦Vaksin Habis, Imunisasi JE Tertunda
- Advertisement -
- Advertisement -

SINGARAJA– Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Buleleng membuka peluang vaksin booster atau vaksin tahap ketiga bagi masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Hanya saja kini jumlah vaksin yang tersedia masih sangat terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto mengatakan, pihaknya baru mendapat tambahan vaksin pada Kamis (13/1) pekan lalu. Sehingga vaksin tahap tiga dimulai secara bertahap sejak Jumat (14/1) lalu.

Saat itu warga yang mendapat vaksin ketiga belum banyak. Hanya puluhan orang. Seluruhnya adalah lansia. Ketika itu Dinkes cukup kesulitan memberikan layanan. Karena belum semua lansia menerima tiket vaksin ketiga dalam aplikasi PeduliLindungi.


Alhasil kini Dinkes Buleleng mengambil kebijakan baru. “Yang tiketnya belum terbuka di aplikasi, kami registrasi manual saja. Setelah nanti dapat tiket, baru kami input datanya. Karena memang belum semua masyarakat mendapat tiket untuk vaksin ketiga. Tiketnya itu bisa langsung dicek di aplikasi,” kata Sucipto saat ditemui di Dinkes Buleleng, Senin (17/1) pagi.

Baca Juga:  Alamakā€¦Vaksin Habis, Imunisasi JE Tertunda

Menurut Sucipto penduduk yang mendapat tiket, kebanyakan adalah penerima vaksin Sinovac pada kurun waktu Maret hingga Mei 2020 lalu. Lantaran jumlah calon penerima terbatas, saat ini vaksinasi booster dipusatkan di Dinkes Buleleng. Sementara petugas puskesmas difokuskan menyelesaikan vaksin dosis kedua.

Lebih lanjut dijelaskan, vaksin ketiga diberikan dengan jarak 6 bulan sejak masyarakat menerima vaksin kedua. Apabila dulunya menerima vaksin Sinovac, maka akan diberikan vaksin AstraZeneca atau Pfizer. Sementara bila dulunya menerima vaksin Astra Zeneca, akan dilanjutkan dengan vaksin yang sama atau Pfizer. Sedangkan penerima vaksin Moderna, akan dilanjutkan dengan jenis vaksin yang sama.

Sekadar diketahui saat ini Dinkes Buleleng mendapat tambahan 1.500 vial vaksin AstraZeneca dari Dinkes Bali. Vaksin-vaksin itu diperkirakan cukup untuk melayani 30ribu masyarakat Buleleng yang ingin mendapatkan vaksin booster. 

Baca Juga:  Terumbu Karang Pesisir Nusa Penida Rusak, Ini Langkah Bupati Suwirta

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/