25.4 C
Denpasar
Thursday, December 1, 2022

Hujan Lebat Guyur Bali, Jalan di Kota Singaraja Alami Kerusakan

SINGARAJA – Sejumlah jalan di Kota Singaraja mengalami kerusakan pada musim penghujan ini. Kerusakan terjadi karena jalan kerap terendam air, sehingga acapkali berlubang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng mengklaim telah menyiapkan anggaran hingga puluhan miliar untuk peningkatan dan perbaikan jalan.

Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, pada musim penghujan kondisi kerusakan jalan memang cukup parah.

Adiptha menyebut musuh alami jalan aspal adalah air. Sehingga saat aspal terendam air dan digilas oleh kendaraan yang tonasenya berlebih, akan timbul kerusakan.

Ia mencontohkan ruas Jalan Dewi Sartika Singaraja. Tepatnya di sisi selatan Kejaksaan Negeri Buleleng. Ruas jalan tersebut saban bulan selalu mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Diupayakan, Jam Belajar Pengganti

Terutama saat dilintasi kendaraan dengan tonase berat, jalan akan bergelombang. “Begitu juga yang di Banyuning. Itu jalur yang sering dilewati kendaraan material.

Dulu sebelum pandemi, sehari itu dalam 24 jam 700 lebih truk lewat di sana, sekarang sudah berkurang jadi 400 kendaraan. Terkadang muatannya melebihi tonase, ini juga yang menyebabkan jalan cepat rusak,” kata Adiptha.

Solusinya, pemerintah akan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan. Khusus untuk perbaikan jalan, dianggarkan dana senilai Rp 200 juta.

Sementara untuk peningkatan kualitas jalan, disiapkan anggaran Rp 30,2 miliar. Rencananya peningkatan kualitas jalan akan dilakukan di Desa Celukan Bawang, Lebah Siung Desa Panji Anom, Kelurahan Banyuning, dan Tigawasa.

Baca Juga:  Banjir Kepung Kota Singaraja, Air Masuk Rumah Warga, Ini Kata Korban

Adiptha mengklaim rencana peningkatan kualitas jalan itu sudah masuk dalam proses tender.

“Harapannya kan bulan Maret atau April sudah ada pemenang. Musim hujan juga sudah berhenti. Jadi bisa dilakukan peningkatan kualitas jalan yang lebih cepat,” demikian Adiptha.



SINGARAJA – Sejumlah jalan di Kota Singaraja mengalami kerusakan pada musim penghujan ini. Kerusakan terjadi karena jalan kerap terendam air, sehingga acapkali berlubang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng mengklaim telah menyiapkan anggaran hingga puluhan miliar untuk peningkatan dan perbaikan jalan.

Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, pada musim penghujan kondisi kerusakan jalan memang cukup parah.

Adiptha menyebut musuh alami jalan aspal adalah air. Sehingga saat aspal terendam air dan digilas oleh kendaraan yang tonasenya berlebih, akan timbul kerusakan.

Ia mencontohkan ruas Jalan Dewi Sartika Singaraja. Tepatnya di sisi selatan Kejaksaan Negeri Buleleng. Ruas jalan tersebut saban bulan selalu mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Tekan Kecelakaan, Dishub Usulkan Perbaiki Jalur Mudik

Terutama saat dilintasi kendaraan dengan tonase berat, jalan akan bergelombang. “Begitu juga yang di Banyuning. Itu jalur yang sering dilewati kendaraan material.

Dulu sebelum pandemi, sehari itu dalam 24 jam 700 lebih truk lewat di sana, sekarang sudah berkurang jadi 400 kendaraan. Terkadang muatannya melebihi tonase, ini juga yang menyebabkan jalan cepat rusak,” kata Adiptha.

Solusinya, pemerintah akan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan. Khusus untuk perbaikan jalan, dianggarkan dana senilai Rp 200 juta.

Sementara untuk peningkatan kualitas jalan, disiapkan anggaran Rp 30,2 miliar. Rencananya peningkatan kualitas jalan akan dilakukan di Desa Celukan Bawang, Lebah Siung Desa Panji Anom, Kelurahan Banyuning, dan Tigawasa.

Baca Juga:  Jalur Galian C Picu Jalan Pasar Agung Sebudi Selat Cepat Rusak

Adiptha mengklaim rencana peningkatan kualitas jalan itu sudah masuk dalam proses tender.

“Harapannya kan bulan Maret atau April sudah ada pemenang. Musim hujan juga sudah berhenti. Jadi bisa dilakukan peningkatan kualitas jalan yang lebih cepat,” demikian Adiptha.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/