alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Usai Digeledah KPK & Mundur, Kursi Kadis PUPRPKP Tabanan Masih Kosong

TABANAN- Kursi jabatan kepala Dinas (kadis) Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan hingga kini masih lowong.

Bahkan, kosongnya kursi jabatan itu terjadi sejak Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan lama, yakni A. A Raka Icwara mendadak mengundurkan diri usai kantor Dinas PUPRPKP Tabanan digeledah KPK Ri sekitar empat bulan lalu.

 

Selain jabatan kadis PUPRPKP Tabanan, kursi jabatan yang hingga kini kosong dan dijabat pelaksana tugas (Plt) yakni kursi Direktur Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan.

Saat ini, kursi jabatan direktur BRSUD Tabanan kosong dan dirangkap jabatan oleh Kepala Dinas  Kesehatan, dr.  Nyoman Susila. Selain menjabat kadiskes, Susila kini juga masih ditunjuk menjadi Plt Direktur BRSUD Tabanan yang sempat dijabat sebelumnya.

Baca Juga:  Korban Mahasiswi Mucikari Hilang Misterius, Jaksa Jembrana Gelagapan

 

Terkait masih lowong dua jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan Made Kristiadi Putra yang dikonfirmasi membenarkan.

 “Sekarang masih ditunjuk Plt sesuai ketentuan. Untuk pengisian jabatan Itu sesuai ketentuan melalui seleksi terbuka,” aku Kristiadi Kamis (17/2) kemarin.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Disdukcapil Tabanan ini, menambahkan, saat ini BKPSDM sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah (Bupati Tabanan).

Hanya saja pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut. “Untuk waktunya (lelang jabatan) kami masih menunggu arahan pimpinan,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, penunjukkan pelaksana tugas (Plt) dilakukan sesuai ketentuan dan agar roda pemerintahan di organisasi perangkat daerah (OPD) bisa berjalan sesuai dengan program-programnya.

Baca Juga:  Sikapi Isu Bandara, Krama Kubutambahan Gelar Persembahyangan

“Saat ini kan sudah diisi oleh Plt dulu agar semua tugas bisa berjalan. Arahan selanjutnya dari pimpinan akan kami informasi lagi nantinya,” katanya.

Disinggung mengenai usulan CPNS maupun PPPK dan berapa ASN yang pensiun di tahun 2022 ini, Kristiadi Putra menyatakan untuk formasi masih menunggu surat dari Kemenpan RB. Kemudian untuk yang pensiun cukup banyak namun dirinya mengaku tak hafal data.

“Usulan formasi CPNS ataupun PPPK untuk tahun ini kita masih menunggu surat dari Kemenpan RB, biasanya di bulan April atau Mei nanti. Kemudian untuk yang pensiun saya kebetulan tidak bawa data,” tandasnya. 



TABANAN- Kursi jabatan kepala Dinas (kadis) Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan hingga kini masih lowong.

Bahkan, kosongnya kursi jabatan itu terjadi sejak Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan lama, yakni A. A Raka Icwara mendadak mengundurkan diri usai kantor Dinas PUPRPKP Tabanan digeledah KPK Ri sekitar empat bulan lalu.

 

Selain jabatan kadis PUPRPKP Tabanan, kursi jabatan yang hingga kini kosong dan dijabat pelaksana tugas (Plt) yakni kursi Direktur Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan.

Saat ini, kursi jabatan direktur BRSUD Tabanan kosong dan dirangkap jabatan oleh Kepala Dinas  Kesehatan, dr.  Nyoman Susila. Selain menjabat kadiskes, Susila kini juga masih ditunjuk menjadi Plt Direktur BRSUD Tabanan yang sempat dijabat sebelumnya.

Baca Juga:  Dua Warga Klungkung Meninggal Dunia Karena Demam Berdarah

 

Terkait masih lowong dua jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan Made Kristiadi Putra yang dikonfirmasi membenarkan.

 “Sekarang masih ditunjuk Plt sesuai ketentuan. Untuk pengisian jabatan Itu sesuai ketentuan melalui seleksi terbuka,” aku Kristiadi Kamis (17/2) kemarin.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Disdukcapil Tabanan ini, menambahkan, saat ini BKPSDM sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah (Bupati Tabanan).

Hanya saja pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut. “Untuk waktunya (lelang jabatan) kami masih menunggu arahan pimpinan,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, penunjukkan pelaksana tugas (Plt) dilakukan sesuai ketentuan dan agar roda pemerintahan di organisasi perangkat daerah (OPD) bisa berjalan sesuai dengan program-programnya.

Baca Juga:  APBD Defisit Parah, Pemkab Tabanan Terancam Berutang ke Kontraktor

“Saat ini kan sudah diisi oleh Plt dulu agar semua tugas bisa berjalan. Arahan selanjutnya dari pimpinan akan kami informasi lagi nantinya,” katanya.

Disinggung mengenai usulan CPNS maupun PPPK dan berapa ASN yang pensiun di tahun 2022 ini, Kristiadi Putra menyatakan untuk formasi masih menunggu surat dari Kemenpan RB. Kemudian untuk yang pensiun cukup banyak namun dirinya mengaku tak hafal data.

“Usulan formasi CPNS ataupun PPPK untuk tahun ini kita masih menunggu surat dari Kemenpan RB, biasanya di bulan April atau Mei nanti. Kemudian untuk yang pensiun saya kebetulan tidak bawa data,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/