alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Warga Giri Emas Siap Menerima RS Pratama Jadi RS Isolasi Covid-19

SINGARAJA – Masyarakat di Desa Giri Emas yang sempat menolak RS Pratama sebagai rumah sakti isolasi, mulai melunak.

Masyarakat luluh, setelah Bupati Agus Suradnyana bertemu dengan aparat desa dan tokoh masyarakat di Desa Giri Emas.

Perbekel Giri Emas Wayan Sunarsa tak menampik ada kecemasan dari masyarakat, terkait rencana pemerintah menggunakan RS Pratama Giri Emas sebagai rumah sakit isolasi.

Salah satu pemicu kekhawatiran warga, beredarnya kabar bahwa penyakit itu menyebar melalui udara.

“Kemarin sosialisasi terkait penyebab penularan itu yang belum sampai pada masyarakat. Ada kekhawatiran akan menular

lewat udara. Sekarang sudah bisa kami pahami dan kami akan sosialisasikan pada masyarakat,” kata Sunarsa.

Baca Juga:  Transmisi Lokal Masih Membayangi, Warga Buleleng Dinyatakan Positif

Ia mengaku telah menginstruksikan kelian banjar dinas melakukan sosialisasi door to door pada masyarakat. Tokoh masyarakat juga diharapkan bisa membantu proses sosialisasi itu pada masyarakat.

Bupati Agus Suradnyana mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah radikal mengalihkan RS Pratama Giri Emas menjadi rumah sakit isolasi.

Menurutnya rumah sakit tersebut akan menerapkan pengamanan maksimum. Sehingga tak ada warga yang keluar masuk sembarangan di rumah sakit tersebut.

“Kami sangat berterima kasih pada masyarakat Giri Emas. Jujur saja memberi pemahaman pada pasien di RSUD itu lebih sulit.

Pasien yang mau sembuh itu malah sakit lagi karena nervous mendengar kabar ini,” ungkap Bupati Agus.

 



SINGARAJA – Masyarakat di Desa Giri Emas yang sempat menolak RS Pratama sebagai rumah sakti isolasi, mulai melunak.

Masyarakat luluh, setelah Bupati Agus Suradnyana bertemu dengan aparat desa dan tokoh masyarakat di Desa Giri Emas.

Perbekel Giri Emas Wayan Sunarsa tak menampik ada kecemasan dari masyarakat, terkait rencana pemerintah menggunakan RS Pratama Giri Emas sebagai rumah sakit isolasi.

Salah satu pemicu kekhawatiran warga, beredarnya kabar bahwa penyakit itu menyebar melalui udara.

“Kemarin sosialisasi terkait penyebab penularan itu yang belum sampai pada masyarakat. Ada kekhawatiran akan menular

lewat udara. Sekarang sudah bisa kami pahami dan kami akan sosialisasikan pada masyarakat,” kata Sunarsa.

Baca Juga:  Kurangi di Kota, Minta Desa Siapkan Karantina Bagi Pekerja Migran

Ia mengaku telah menginstruksikan kelian banjar dinas melakukan sosialisasi door to door pada masyarakat. Tokoh masyarakat juga diharapkan bisa membantu proses sosialisasi itu pada masyarakat.

Bupati Agus Suradnyana mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah radikal mengalihkan RS Pratama Giri Emas menjadi rumah sakit isolasi.

Menurutnya rumah sakit tersebut akan menerapkan pengamanan maksimum. Sehingga tak ada warga yang keluar masuk sembarangan di rumah sakit tersebut.

“Kami sangat berterima kasih pada masyarakat Giri Emas. Jujur saja memberi pemahaman pada pasien di RSUD itu lebih sulit.

Pasien yang mau sembuh itu malah sakit lagi karena nervous mendengar kabar ini,” ungkap Bupati Agus.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/