alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Bupati Jembrana Salurkan Beras Kepada Pedagang Terdampak PPKM Darurat

NEGARA– Pandemi Covid-19, ditambah peraturan PPKM Darurat yang ketat membuat perekonomian masyarakat turun drastis.

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan bantuan pada masyarakat terdampak.

Selain menggunakan dana bersumber dari APBD Jembrana, bantuan bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan pengalengan ikan. Bantuan langsung dibagikan kepada masyarakat. 

Bantuan berupa beras sebanyak 4250 kilogram (Kg) dari perusahaan pengalengan ikan terdiri dari asosiasi itu terdiri dari, PT. Bali Maya Permai 1.000 Kg,

PT. Indocitra Jaya Samudera 500 Kg, PT. Indo Bali 500 Kg, PT. Bumi Bali Mina 500 Kg, PT. Jaya Baru 500 Kg, PT. Indohamafish 250 Kg. Serta PT. Sarana Tani Pratama 1.000 Kg.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Asosiasi Pabrik Ikan Kaleng Pengambengan dan PT. Sarana Tani Pratama atas bantuan 4.250 ton beras.

Bupati juga berharap perusahaan lain ikut serta peduli dalam menanggulangi Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

“Saya sampaikan terima kasih atas bantuannya, Kami merasa berbangga hati setelah kami melakukan penyisiran anggaran untuk diberikan kepada berdampak langsung pada pedagang,” ujar Bupati Tamba.

Bantuan dari perusahan pengalengan ikan tersebut kemudian diberikan pada masyarakat terdampak, Sabtu (17/7) malam. Bupati dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna membagikan beras dilakukan saat pemantauan PPKM Darurat, bersama Forkopimda Jembrana.

Baca Juga:  Senderan Sanggah Ambrol Timpa Dapur dan Ternak, Satu Tumbang Masuk RS

Sasarannya, mulai Pasar Tegal Cangkring hingga Pura Rambut Siwi kecamatan Mendoyo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifudin Haruna, Danyon 741/Garuda Nusantara Letkol Inf Amin M Said, Pj Sekda I Made Budiasa, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Bupati mengatakan pada monitoring PPKM Darurat ini pihaknya bersama jajaran Forkopimda sekaligus menyerahkan bantuan beras kepada para pedagang-pedagang kecil.

Mereka dianggap sangat terdampak dengan pemberlakuan PPKM Darurat dengan larangan makan minum ditempat serta pembatasan jam operasional usaha.

“Seperti biasa setiap malam, Kita bersama jajaran Forkopimda dan Satgas Covid-19 selalu monitoring kondisi dilapangan terkait pemberlakuan PPKM Darurat.

Namun pada monitorin malam ini, kita ada lebihnya yaitu sekaligus memberikan bantuan beras masing-masing 10 kg kepada para pedagang-pedagang kecil yang terdampak PPKM Darurat ini.

Bantuan beras itu berasal dari sumbangan rekan-rekan yang bergelut di Industri Perikanan,” Ucap Bupatu Tamba.

Bupati menuturkan bahwa pemberian sembako ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Jembrana guna meringankan beban para pedagang di tengah pemberlakuan PPKM Darurat ini.

 “Semoga bantuan ini dapat memberikan kemanfaatan untuk para pedagang. Tentu ini sebagai bentuk upaya kita bersama dalam meringankan beban masyarakat, terutama pedagang kecil agar bisa bangkit di tengah kondisi sulit seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Residivis Kasus Curanmor

Di samping itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat agar selalu optimis bahwa tingkat penyebaran Covid-19 di Jembrana dapat ditekan seminim-minimnya sehingga pandemi ini dapat segera berlalu dan perekonomian dapat segera pulih kembali.

“Kita semua harus optimis penyebaran covid-19 di Jembrana dapat kita tekan seminin-minimnya. Kuncinya adalah ada pada diri kita semua yaitu disiplin menjaga prokes. Mohon doa restu kepada seluruh masyarakat, sekali lagi ini demi kebaikan kita bersama,” harap Tamba.

Sementara itu, salah seorang pedagang yang berjualan di Pasar Tegal Cangkring mengatakan di tengah pandemi Covid – 19, dirinya mengaku mendukung apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah, mengingat ini juga demi kebaikan bersama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati dan wakil bupati Jembrana beserta seluruh jajarannya atas bantuan yang ini, tentunya sangat bermanfaat bagi kami, semoga pandemi covid – 19 cepat berlalu sehingga perekonomian bisa segera pulih seperti dulu,“ pungkasnya.

Penyaluran bantuan beras tersebut berlanjut Minggu (18/7) pagi, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna membagikan bantuan beras kepada 500 orang penerima di Desa Pengambengan.

Kemudian pada Minggu malam, bupati bersama wakil bupati serta Forkopimda Jembrana membagikan beras sekaligus memantau pelaksanaan PPKM Darurat. (rba)

- Advertisement -

- Advertisement -

NEGARA– Pandemi Covid-19, ditambah peraturan PPKM Darurat yang ketat membuat perekonomian masyarakat turun drastis.

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan bantuan pada masyarakat terdampak.

Selain menggunakan dana bersumber dari APBD Jembrana, bantuan bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan pengalengan ikan. Bantuan langsung dibagikan kepada masyarakat. 


Bantuan berupa beras sebanyak 4250 kilogram (Kg) dari perusahaan pengalengan ikan terdiri dari asosiasi itu terdiri dari, PT. Bali Maya Permai 1.000 Kg,

PT. Indocitra Jaya Samudera 500 Kg, PT. Indo Bali 500 Kg, PT. Bumi Bali Mina 500 Kg, PT. Jaya Baru 500 Kg, PT. Indohamafish 250 Kg. Serta PT. Sarana Tani Pratama 1.000 Kg.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Asosiasi Pabrik Ikan Kaleng Pengambengan dan PT. Sarana Tani Pratama atas bantuan 4.250 ton beras.

Bupati juga berharap perusahaan lain ikut serta peduli dalam menanggulangi Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

“Saya sampaikan terima kasih atas bantuannya, Kami merasa berbangga hati setelah kami melakukan penyisiran anggaran untuk diberikan kepada berdampak langsung pada pedagang,” ujar Bupati Tamba.

Bantuan dari perusahan pengalengan ikan tersebut kemudian diberikan pada masyarakat terdampak, Sabtu (17/7) malam. Bupati dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna membagikan beras dilakukan saat pemantauan PPKM Darurat, bersama Forkopimda Jembrana.

Baca Juga:  Senderan Sanggah Ambrol Timpa Dapur dan Ternak, Satu Tumbang Masuk RS

Sasarannya, mulai Pasar Tegal Cangkring hingga Pura Rambut Siwi kecamatan Mendoyo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifudin Haruna, Danyon 741/Garuda Nusantara Letkol Inf Amin M Said, Pj Sekda I Made Budiasa, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Bupati mengatakan pada monitoring PPKM Darurat ini pihaknya bersama jajaran Forkopimda sekaligus menyerahkan bantuan beras kepada para pedagang-pedagang kecil.

Mereka dianggap sangat terdampak dengan pemberlakuan PPKM Darurat dengan larangan makan minum ditempat serta pembatasan jam operasional usaha.

“Seperti biasa setiap malam, Kita bersama jajaran Forkopimda dan Satgas Covid-19 selalu monitoring kondisi dilapangan terkait pemberlakuan PPKM Darurat.

Namun pada monitorin malam ini, kita ada lebihnya yaitu sekaligus memberikan bantuan beras masing-masing 10 kg kepada para pedagang-pedagang kecil yang terdampak PPKM Darurat ini.

Bantuan beras itu berasal dari sumbangan rekan-rekan yang bergelut di Industri Perikanan,” Ucap Bupatu Tamba.

Bupati menuturkan bahwa pemberian sembako ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Jembrana guna meringankan beban para pedagang di tengah pemberlakuan PPKM Darurat ini.

 “Semoga bantuan ini dapat memberikan kemanfaatan untuk para pedagang. Tentu ini sebagai bentuk upaya kita bersama dalam meringankan beban masyarakat, terutama pedagang kecil agar bisa bangkit di tengah kondisi sulit seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Meninggal Covid-19 Banyak, Permohonan Santunan Kematian Sedikit

Di samping itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat agar selalu optimis bahwa tingkat penyebaran Covid-19 di Jembrana dapat ditekan seminim-minimnya sehingga pandemi ini dapat segera berlalu dan perekonomian dapat segera pulih kembali.

“Kita semua harus optimis penyebaran covid-19 di Jembrana dapat kita tekan seminin-minimnya. Kuncinya adalah ada pada diri kita semua yaitu disiplin menjaga prokes. Mohon doa restu kepada seluruh masyarakat, sekali lagi ini demi kebaikan kita bersama,” harap Tamba.

Sementara itu, salah seorang pedagang yang berjualan di Pasar Tegal Cangkring mengatakan di tengah pandemi Covid – 19, dirinya mengaku mendukung apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah, mengingat ini juga demi kebaikan bersama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati dan wakil bupati Jembrana beserta seluruh jajarannya atas bantuan yang ini, tentunya sangat bermanfaat bagi kami, semoga pandemi covid – 19 cepat berlalu sehingga perekonomian bisa segera pulih seperti dulu,“ pungkasnya.

Penyaluran bantuan beras tersebut berlanjut Minggu (18/7) pagi, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna membagikan bantuan beras kepada 500 orang penerima di Desa Pengambengan.

Kemudian pada Minggu malam, bupati bersama wakil bupati serta Forkopimda Jembrana membagikan beras sekaligus memantau pelaksanaan PPKM Darurat. (rba)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/