alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Koruptor Dermaga Gunaksa Dapat Remisi dan Langsung Menangis

SEMARAPURA – Sebanyak 47 orang narapidana di Rutan Kelas IIB Klungkung mendapat remisi di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8).

 

Dua di antaranya, yakni Ni Luh Nyoman Hendrawati dan Ida Bagus Susila yang merupakan terpidana kasus korupsi atas pengadaan lahan Dermaga Gunaksa yang masing-masing mendapat remisi 5 bulan.

Hendrawati saat ditemui usai mendapat berkas remisi dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengaku sangat bersyukur dan bahagia. Sambil meneteskan air mata, ia mengungungkapkan keinginannya untuk segera bebas.

 

Istri dari Sekwan Klungkung, I Wayan Sudiarta itu sangat merindukan keluarganya. Apalagi sejak pandemi Covid-19, tidak ada orang luar rutan yang boleh mengunjungi napi untuk mencegah penyebaran virus korona di dalam rutan.

Baca Juga:  Pengungsi Gunung Agung Tersebar di 28 Titik, BPBD Klaim Logistik Aman

 

“Hampir dua tahun saya tidak bisa ketemu suami dan anak secara langsung karena pandemi Covid-19. Hanya bisa lewat video call,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan mendapat vonis 7 tahun penjara atas kasus korupsi Dermaga Gunaksa. Dan saat ini sudah berjalan selama 4 tahun 3 bulan.

 

“Saya sangat bersyukur dapat remisi 5 bulan ini,” terangnya.

 

Selama menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Klungkung, ia mengaku menyibukkan diri dengan berbagai hal sehingga waktu bisa cepat berlalu. Mulai dari berolahraga dan membuat kerajinan tangan.

 

“Biasanya saya membuat kerajinan dari koran di sini,” tuturnya antusias.

Hal senada juga diungkapkan Ida Bagus Susila. Ia yang juga mendapat vonis 7 tahun penjara sangat berharap dapat segera bebas. Sehingga bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga:  Sejumlah Petani Tabanan Ikut Diperiksa KPK Terkait Korupsi DID

 

Untuk itu Susila yang telah menjalani masa hukumannya selama 3 tahun 9 bulan sangat bersyukur mendapat remisi 5 bulan tersebut.

 

“Setiap tahun dapat remisi. Namun jumlah remisinya berbeda setiap tahunnya tergantung lama menjalani hukuman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Klungkung, I Made Supartana mengungkapkan 47 narapidana itu mendapat remisi berbeda-beda tergantung lama masa tahanan yang telah dijalani. Yakni mulai remisi 1 bulan hingga 5 bulan.

 

Narapidana yang mendapatkam remisi itu juga dari berbagai kasus. Selain kasus korupsi dan perlindungan anak, ada pula narapidana kasus penggelapan, pencurian, dan yang paling banyak kasus narkoba.

 

“Harapan kami setelah remisi ini, semoga warga binaan kami semakin baik ke depannya,” tandasnya.


SEMARAPURA – Sebanyak 47 orang narapidana di Rutan Kelas IIB Klungkung mendapat remisi di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8).

 

Dua di antaranya, yakni Ni Luh Nyoman Hendrawati dan Ida Bagus Susila yang merupakan terpidana kasus korupsi atas pengadaan lahan Dermaga Gunaksa yang masing-masing mendapat remisi 5 bulan.

Hendrawati saat ditemui usai mendapat berkas remisi dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengaku sangat bersyukur dan bahagia. Sambil meneteskan air mata, ia mengungungkapkan keinginannya untuk segera bebas.

 

Istri dari Sekwan Klungkung, I Wayan Sudiarta itu sangat merindukan keluarganya. Apalagi sejak pandemi Covid-19, tidak ada orang luar rutan yang boleh mengunjungi napi untuk mencegah penyebaran virus korona di dalam rutan.

Baca Juga:  Tiga Tahun Danau Buyan Tambah Dangkal 20 Meter, DLH Pusing

 

“Hampir dua tahun saya tidak bisa ketemu suami dan anak secara langsung karena pandemi Covid-19. Hanya bisa lewat video call,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan mendapat vonis 7 tahun penjara atas kasus korupsi Dermaga Gunaksa. Dan saat ini sudah berjalan selama 4 tahun 3 bulan.

 

“Saya sangat bersyukur dapat remisi 5 bulan ini,” terangnya.

 

Selama menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Klungkung, ia mengaku menyibukkan diri dengan berbagai hal sehingga waktu bisa cepat berlalu. Mulai dari berolahraga dan membuat kerajinan tangan.

 

“Biasanya saya membuat kerajinan dari koran di sini,” tuturnya antusias.

Hal senada juga diungkapkan Ida Bagus Susila. Ia yang juga mendapat vonis 7 tahun penjara sangat berharap dapat segera bebas. Sehingga bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga:  Terseok di Tipikor, Kejari Gianyar Banding

 

Untuk itu Susila yang telah menjalani masa hukumannya selama 3 tahun 9 bulan sangat bersyukur mendapat remisi 5 bulan tersebut.

 

“Setiap tahun dapat remisi. Namun jumlah remisinya berbeda setiap tahunnya tergantung lama menjalani hukuman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Klungkung, I Made Supartana mengungkapkan 47 narapidana itu mendapat remisi berbeda-beda tergantung lama masa tahanan yang telah dijalani. Yakni mulai remisi 1 bulan hingga 5 bulan.

 

Narapidana yang mendapatkam remisi itu juga dari berbagai kasus. Selain kasus korupsi dan perlindungan anak, ada pula narapidana kasus penggelapan, pencurian, dan yang paling banyak kasus narkoba.

 

“Harapan kami setelah remisi ini, semoga warga binaan kami semakin baik ke depannya,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/