alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Korban Gempa di Desa Ban Tembus Seribu KK

AMLAPURA – Sehari pascagempa berkekuatan magnitudo M 4,8 yang mengguncang wilayah Karangasem pada Sabtu dini hari (16/10) lalu masih dirasakan masyarakat.

 

Terutama yang mengalami dampak langsung akibat gempa, seperti di Desa Ban, Kecamatan Kubu dan Desa Pempatan Kecamatan Rendang yang mengalami kondisi terparah akibat guncangan gempa.

 

Kepala Desa Ban Kubu I Gede Tamu Sugiantara mengungkapkan, update data terbaru perkembangan pascagempa, untuk di wilayah Ban yang memiliki 15 banjar Dinas dan 9 banjar Adat itu hampir 70 persen terimbas.

 

Dari data yang diperoleh, jumlah keluarga yang menjadi korban mencapai 1.039 KK. Jumlah korban luka sebanyak 96 orang, dan meninggal dunia satu orang.

Baca Juga:  Jadi Langganan Gempa, Kontruksi Rumah di Ban Dirancang Semi Permanen
- Advertisement -

 

Sementara untuk kerusakan ringan bangunan rumah mencapai 636 unit, sedangkan rumah dengan kerusakan berat mencapai 403 unit. Untuk kerusakan pada rumah ibadah mencapai 111 tempat ibadah.

 

“Kami bahu membahu untuk melakukan penanganan bencana secara terus menerus. Membantu evakuasi korban untuk mendapat pengobatan,” ujarnya saat melaporkan perkembangan bencana gempa bumi di hadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito saat berkunjung ke Desa Ban, Minggu (17/10).

 

 

Kepada awak media, Ganip Warsito menuturkan dalam konteks bencana ini meski skala gempa hanya 4,8 magnitudo namun menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap masyarakat.

 

“Ada 15 banjar yang terdampak di Desa Ban ini. Dengan korban yang cukup banyak,” tuturnya.

Baca Juga:  Tanah Lot Sepi Pengunjung, Pedagang Pilih Tutup Usaha
- Advertisement -

AMLAPURA – Sehari pascagempa berkekuatan magnitudo M 4,8 yang mengguncang wilayah Karangasem pada Sabtu dini hari (16/10) lalu masih dirasakan masyarakat.

 

Terutama yang mengalami dampak langsung akibat gempa, seperti di Desa Ban, Kecamatan Kubu dan Desa Pempatan Kecamatan Rendang yang mengalami kondisi terparah akibat guncangan gempa.

 

Kepala Desa Ban Kubu I Gede Tamu Sugiantara mengungkapkan, update data terbaru perkembangan pascagempa, untuk di wilayah Ban yang memiliki 15 banjar Dinas dan 9 banjar Adat itu hampir 70 persen terimbas.

 

Dari data yang diperoleh, jumlah keluarga yang menjadi korban mencapai 1.039 KK. Jumlah korban luka sebanyak 96 orang, dan meninggal dunia satu orang.

Baca Juga:  Hanya Berjarak 7 Km dari Kawah, Banjir Lahar Dingin Jadi Tontonan

 

Sementara untuk kerusakan ringan bangunan rumah mencapai 636 unit, sedangkan rumah dengan kerusakan berat mencapai 403 unit. Untuk kerusakan pada rumah ibadah mencapai 111 tempat ibadah.

 

“Kami bahu membahu untuk melakukan penanganan bencana secara terus menerus. Membantu evakuasi korban untuk mendapat pengobatan,” ujarnya saat melaporkan perkembangan bencana gempa bumi di hadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito saat berkunjung ke Desa Ban, Minggu (17/10).

 

 

Kepada awak media, Ganip Warsito menuturkan dalam konteks bencana ini meski skala gempa hanya 4,8 magnitudo namun menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap masyarakat.

 

“Ada 15 banjar yang terdampak di Desa Ban ini. Dengan korban yang cukup banyak,” tuturnya.

Baca Juga:  Di Karangasem Lagi Marak Aksi Pamer Alat Vital, Ini Respons Polisi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/