alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Duh, Hotel di Karangasem Masih Nol Booking

 

AMLAPURA- Sudah sebulan sejak pariwisata di Bali dibuka belum memberi efek positif bagi pariwisata di Karangasem. Khususnya bagi dunia perhotelan. Karena hingga saat ini, pihak hotel mengaku belum mendapat bookingan dari wisatawan mancanegara (wisman). Termasuk untuk pergantian tahun baru.

 

Padahal para pengelola akomodasi pariwisata di Karangasem berharap banyak, sejak pariwisata dibuka didominasi tamu asing. Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Karangasem I Wayan Kariasa. Kata dia, sejauh ini sejumlah hotel belum mendapatkan bookingan tamu. “Padahal kami sudah mematangkan persiapan untuk menyambut tamu. Tapi sampai sekarang masih belum ada bookingan yang masuk,” tuturnya.

 

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat sudah hampir dua tahun pariwisata mati suri. Apalagi sebagian besar masyarakat juga mengandalkan pendapatan dari sektor ini. “Kami berharap pemerintah mengambil kebijakan agar bisa menarik minat wisma datang ke Bali terutama ke Karangasem. Salah satunya menghindari persyaratan yang bisa merugikan calon wisatawan,” kata Kariasa.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Ngantor di Bali, Tanggapan Koster Layak Diapresiasi

 

- Advertisement -

Dia menegaskan, hingga saat ini, untuk wisman yang langsung datang ke Bali untuk berlibur masih belum ada. Mereka yang datang kebanyakan yang memang memiliki kepentingan bisnis. “Itupun tidak langsung ke Bali. Tapi ke Jakarta, baru mengambil liburan ke Bali,” jelasnya.

 

Menurutnya, alasan Bali belum menarik wisman datang karena adanya syarat karantina untuk masuk Bali. “Itu menjadi pertimbangan,” imbuhnya. 

 

Berkaca dari tahun-tahun lalu sebelum pandemi, di periode yang sama sebulan menjelang pergantian tahun, bookingan kamar hotel sudah mencapai di atas 40-50 persen. Peningkatan hingga di atas 60 persen terjadi pada Desember. Namun memasuki November tahun ini, pesanan kamar hotel belum menyentuh angka 5 persen.

Baca Juga:  Persawahan Disulap Jadi Taman Wisata Selfie, Hasilnya Benar-benar Woow
- Advertisement -

 

AMLAPURA- Sudah sebulan sejak pariwisata di Bali dibuka belum memberi efek positif bagi pariwisata di Karangasem. Khususnya bagi dunia perhotelan. Karena hingga saat ini, pihak hotel mengaku belum mendapat bookingan dari wisatawan mancanegara (wisman). Termasuk untuk pergantian tahun baru.

 

Padahal para pengelola akomodasi pariwisata di Karangasem berharap banyak, sejak pariwisata dibuka didominasi tamu asing. Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Karangasem I Wayan Kariasa. Kata dia, sejauh ini sejumlah hotel belum mendapatkan bookingan tamu. “Padahal kami sudah mematangkan persiapan untuk menyambut tamu. Tapi sampai sekarang masih belum ada bookingan yang masuk,” tuturnya.

 

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat sudah hampir dua tahun pariwisata mati suri. Apalagi sebagian besar masyarakat juga mengandalkan pendapatan dari sektor ini. “Kami berharap pemerintah mengambil kebijakan agar bisa menarik minat wisma datang ke Bali terutama ke Karangasem. Salah satunya menghindari persyaratan yang bisa merugikan calon wisatawan,” kata Kariasa.

Baca Juga:  Dewan Badung: Jangan Sakiti Masyarakat

 

Dia menegaskan, hingga saat ini, untuk wisman yang langsung datang ke Bali untuk berlibur masih belum ada. Mereka yang datang kebanyakan yang memang memiliki kepentingan bisnis. “Itupun tidak langsung ke Bali. Tapi ke Jakarta, baru mengambil liburan ke Bali,” jelasnya.

 

Menurutnya, alasan Bali belum menarik wisman datang karena adanya syarat karantina untuk masuk Bali. “Itu menjadi pertimbangan,” imbuhnya. 

 

Berkaca dari tahun-tahun lalu sebelum pandemi, di periode yang sama sebulan menjelang pergantian tahun, bookingan kamar hotel sudah mencapai di atas 40-50 persen. Peningkatan hingga di atas 60 persen terjadi pada Desember. Namun memasuki November tahun ini, pesanan kamar hotel belum menyentuh angka 5 persen.

Baca Juga:  Persawahan Disulap Jadi Taman Wisata Selfie, Hasilnya Benar-benar Woow

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/