alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Masih Temukan Siswa Abaikan Prokes, Minta Wali Murid Ikut Awasi Anak

GIANYAR – Pelaksanaan vaksinasi covid di SDN 1 Peliatan, Kecamatan Ubud, mendapat pemantauan dan perhatian khusus dari Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Made Ariasa.

 

Hasil pantauan, masih menemukan adanya anak yang abai mengenakan masker.

 

Komisioner asal Desa Mas, Kecamatan Ubud itu meminta siswa tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

“Secara umum vaksinasi berjalan tertib, aman dan lancar dengan protokol kesehatan meski ada beberapa siswa menangis karena takut sakit atau kena jarum suntik serta belum siap mental,” ujar Ariasa saat pemantauan vaksinasi, Jumat (17/12).

 

Beberapa siswa juga masih ada yang abai atau lupa memakai masker yang benar dan tepat. “Termasuk juga beberapa orang tua siswa belum tertib mengenakan masker,” ujarnya.

Baca Juga:  Periksa 5 Anak Panti, Polisi Belum Tetapkan Pimpinan Yayasan Tersangka

Ariasa terus menghimbau dan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat pendidikan, mulai dari orang tua, anak dan para guru tetap menerapkan dan disiplin menerapkan Prokes Covid-19.

 

“Termasuk bersama melakukan tugas pengawasan bagi anak, dimana dan kapan pun berkegiatan,” ujarnya. Dia juga berharap, prokes tidak saja dilakukan di sekolah. “Tapi juga di lingkungan rumah dan di tempat umum lainnya,” pintanya. 

 

Lanjut Ariasa, penerapan prokes wajib dilakukan mengingat kasus covid sempat menimpa siswa di Kota Denpasar. “Terlebih lagi varian baru Omicron juga sudah ada di Indonesia yg sangat mudah penyebarannya. Maka kami dengan tegas mengingatkan semua pihak jangan ada yang abai dengan penerapan prokes,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pencopotan Jabatan Perbekel Celukan Bawang Tinggal Selangkah

 

Dia juga meminta orang tua mengawasi anak di kala ada di luar rumah. “Meskipun sudah divaksin, tetap jangan abai prokes. Agar tidak terulang kejadian yang di kota Denpasar,” pintanya.


GIANYAR – Pelaksanaan vaksinasi covid di SDN 1 Peliatan, Kecamatan Ubud, mendapat pemantauan dan perhatian khusus dari Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Made Ariasa.

 

Hasil pantauan, masih menemukan adanya anak yang abai mengenakan masker.

 

Komisioner asal Desa Mas, Kecamatan Ubud itu meminta siswa tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

“Secara umum vaksinasi berjalan tertib, aman dan lancar dengan protokol kesehatan meski ada beberapa siswa menangis karena takut sakit atau kena jarum suntik serta belum siap mental,” ujar Ariasa saat pemantauan vaksinasi, Jumat (17/12).

 

Beberapa siswa juga masih ada yang abai atau lupa memakai masker yang benar dan tepat. “Termasuk juga beberapa orang tua siswa belum tertib mengenakan masker,” ujarnya.

Baca Juga:  KPPAD Bali Ingatkan Waspada Terpapar Covid-19 di Ruang Bermain Anak

Ariasa terus menghimbau dan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat pendidikan, mulai dari orang tua, anak dan para guru tetap menerapkan dan disiplin menerapkan Prokes Covid-19.

 

“Termasuk bersama melakukan tugas pengawasan bagi anak, dimana dan kapan pun berkegiatan,” ujarnya. Dia juga berharap, prokes tidak saja dilakukan di sekolah. “Tapi juga di lingkungan rumah dan di tempat umum lainnya,” pintanya. 

 

Lanjut Ariasa, penerapan prokes wajib dilakukan mengingat kasus covid sempat menimpa siswa di Kota Denpasar. “Terlebih lagi varian baru Omicron juga sudah ada di Indonesia yg sangat mudah penyebarannya. Maka kami dengan tegas mengingatkan semua pihak jangan ada yang abai dengan penerapan prokes,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bikin Resah dan Penasaran, Perbekel Himbau Warga Tenang

 

Dia juga meminta orang tua mengawasi anak di kala ada di luar rumah. “Meskipun sudah divaksin, tetap jangan abai prokes. Agar tidak terulang kejadian yang di kota Denpasar,” pintanya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/