alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Viral… Beratnya Perjuangan Bantu Ibu Melahirkan di Pelosok Karangasem

AMLAPURA – Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Sibetan, Bebandem punya kepedulian dengan warga terkait soal kemanusiaan.

Hal ini ditunjukkan Aiptu I Nyoman Sueca bersama dengan rekanyna Babinsa yang menolong seorang warga Ni Luh Suriani dari Dusun Umeanyar, Selumbung, Manggis, Karangasem.

Suriani sendiri kesehatannya drop usai melahirkan prematur di rumahnya. Yang bersangkutan membutuhkan tindakan medis untuk dirujuk ke RSUD Amlapura.

Korban melahirkan bayi premature dengan usia kandungan 7,5 bulan sehingga kondisi sang ibu dan anaknya lemah.

Proses kelahiran terjadi di rumahnya sekitar pukul 09.00 wita. Bayi yang dilahirkan dengan berat 1,8 gram dan berjenis kelamin laki laki.

Kondisi bayi tersebut sehat, namun lemah. Sementara ibunya drop. Sehingga keduanya butuh perawatan medis yang lebih intensip.

Baca Juga:  Jelang Usaba di Pura Besakih, Lokasi Sembahyang Dipasangi Pembatas

Ibu dan anaknya ini sempat mendapat perawatan medis dari petugas Puskesmas Bebendem yang datang ke lokasi.

Proses evakuasi sendiri cukup sulit karena letak rumahnya yang terpencil dan medan yang cukup sulit. Di mana harus naik bukit yang cukup curam untuk bisa mencapai jalan raya.

Petugas terpaksa mengotong ibu tersebut sejauh 4 Km menuruni lereng bukit. Begitu sampai di Dusun Dukuh, Desa Sibetan langsung diangkut dengan mobil menuju RS Amlapura.



AMLAPURA – Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Sibetan, Bebandem punya kepedulian dengan warga terkait soal kemanusiaan.

Hal ini ditunjukkan Aiptu I Nyoman Sueca bersama dengan rekanyna Babinsa yang menolong seorang warga Ni Luh Suriani dari Dusun Umeanyar, Selumbung, Manggis, Karangasem.

Suriani sendiri kesehatannya drop usai melahirkan prematur di rumahnya. Yang bersangkutan membutuhkan tindakan medis untuk dirujuk ke RSUD Amlapura.

Korban melahirkan bayi premature dengan usia kandungan 7,5 bulan sehingga kondisi sang ibu dan anaknya lemah.

Proses kelahiran terjadi di rumahnya sekitar pukul 09.00 wita. Bayi yang dilahirkan dengan berat 1,8 gram dan berjenis kelamin laki laki.

Kondisi bayi tersebut sehat, namun lemah. Sementara ibunya drop. Sehingga keduanya butuh perawatan medis yang lebih intensip.

Baca Juga:  Mayat Wanita yang Ditemukan di Tabanan Ternyata Nenek yang Hilang

Ibu dan anaknya ini sempat mendapat perawatan medis dari petugas Puskesmas Bebendem yang datang ke lokasi.

Proses evakuasi sendiri cukup sulit karena letak rumahnya yang terpencil dan medan yang cukup sulit. Di mana harus naik bukit yang cukup curam untuk bisa mencapai jalan raya.

Petugas terpaksa mengotong ibu tersebut sejauh 4 Km menuruni lereng bukit. Begitu sampai di Dusun Dukuh, Desa Sibetan langsung diangkut dengan mobil menuju RS Amlapura.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/