alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Operasi Ketupat Agung 2021 Diklaim Efektif Menekan Penyebaran Covid-19

DENPASAR-Operasi Ketupat Agung 2021 yang berlangsung 6-17 Mei 2021 di Denpasar diklaim efektif menekan angka penyebaran Covid-19.

 

Bahkan tak hanya kasus Covid-19, pelaksanaan operasi Ketupat Agung 2021 yang berlangsung 2 (dua) pekan, itu juga diakui mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

 

Seperti disampaikan Wakil Kepala Polresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana saat memimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Agung 2021 di Mako Polresta Denpasar, Selasa kemarin (18/5) pukul 08.00 WITA.

 

Mewakili Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Jiartana menyatakan bahwa Operasi Ketupat Agung 2021 membuktikan adanya komitmen bersama yang kuat untuk mewujudkan rasa aman, nyaman dan kondusif ditengah pandemi Covid-19.

 

“Apel konsolidasi ini memiliki arti penting sebagai sarana saling bertukar informasi, menganalisa, serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan hasil operasi yang telah dicapai selama pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021,” tegas AKBP Jiartana.  

Baca Juga:  Divonis Super Ringan, Tiga Bulan Lagi Anak Ketua DPRD Klungkung Bebas

 

Menurutnya, seluruh anggota khususnya jajaran yang terlibat dalam operasi patut bersyukur bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di masa pandemi Covid-19 berjalan dengan baik.

 

“Bahkan (Operasi Ketupat Agung 2021) dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. Angka kecelakaan turun 20 persen dari sebelum operasi sebanyak 15 kali menjadi 12 kali selama operasi,” ungkapnya. 

 

Selain itu, imbuh Jiartana, pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021 tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Denpasar.

 

Melainkan, dari mengacu data, gelaran operasi Ketupat Agung 2021 juga dinilai efektif menekan penyebaran Covid-19.

 

Terbukti, dari total 512 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelum operasi Ketupat Agung 2021, angka kasus positif Covid-19 menurun menjadi 378 kasus (turun 26 persen) saat Operasi Ketupat Agung 2021.

Baca Juga:  Badung Berikan Bantuan Stimulus Tunai Rp 300 Ribu Per KK Selama PPKM

 

“Penurunan jumlah orang meninggal dunia karena Covid-19 juga menurun hingga 56 persen. Dimana dari sebelumnya (sebelum Operasi Ketupat Agung 2021) ada sebanyak 25 orang, saat pelaksanaan operasi menurun menjadi 11 orang. Tentu ini capaian yang sangat baik dan patut diapresiasi,” tegasnya.

 

Diakhir apel, selain menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Satgas dan semua unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2021, AKBP Jiartana juga mengimbau dan meminta kepada seluruh jajaran di lingkungan Polresta Denpasar dan masyarakat untuk tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

 

“Mari bersama-sama untuk taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jaga diri, jaga masyarakat, jaga bangsa dan Negara,”ajaknya.

DENPASAR-Operasi Ketupat Agung 2021 yang berlangsung 6-17 Mei 2021 di Denpasar diklaim efektif menekan angka penyebaran Covid-19.

 

Bahkan tak hanya kasus Covid-19, pelaksanaan operasi Ketupat Agung 2021 yang berlangsung 2 (dua) pekan, itu juga diakui mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

 

Seperti disampaikan Wakil Kepala Polresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana saat memimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Agung 2021 di Mako Polresta Denpasar, Selasa kemarin (18/5) pukul 08.00 WITA.

 

Mewakili Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Jiartana menyatakan bahwa Operasi Ketupat Agung 2021 membuktikan adanya komitmen bersama yang kuat untuk mewujudkan rasa aman, nyaman dan kondusif ditengah pandemi Covid-19.

 

“Apel konsolidasi ini memiliki arti penting sebagai sarana saling bertukar informasi, menganalisa, serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan hasil operasi yang telah dicapai selama pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021,” tegas AKBP Jiartana.  

Baca Juga:  Amankan Dua Penyelenggara, Tapi Polisi Tak Langsung Tahan

 

Menurutnya, seluruh anggota khususnya jajaran yang terlibat dalam operasi patut bersyukur bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di masa pandemi Covid-19 berjalan dengan baik.

 

“Bahkan (Operasi Ketupat Agung 2021) dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. Angka kecelakaan turun 20 persen dari sebelum operasi sebanyak 15 kali menjadi 12 kali selama operasi,” ungkapnya. 

 

Selain itu, imbuh Jiartana, pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2021 tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Denpasar.

 

Melainkan, dari mengacu data, gelaran operasi Ketupat Agung 2021 juga dinilai efektif menekan penyebaran Covid-19.

 

Terbukti, dari total 512 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelum operasi Ketupat Agung 2021, angka kasus positif Covid-19 menurun menjadi 378 kasus (turun 26 persen) saat Operasi Ketupat Agung 2021.

Baca Juga:  Ternyata Ini Penyebab Warga Mudita Alami Keracunan Masal, Ngenes…

 

“Penurunan jumlah orang meninggal dunia karena Covid-19 juga menurun hingga 56 persen. Dimana dari sebelumnya (sebelum Operasi Ketupat Agung 2021) ada sebanyak 25 orang, saat pelaksanaan operasi menurun menjadi 11 orang. Tentu ini capaian yang sangat baik dan patut diapresiasi,” tegasnya.

 

Diakhir apel, selain menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Satgas dan semua unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2021, AKBP Jiartana juga mengimbau dan meminta kepada seluruh jajaran di lingkungan Polresta Denpasar dan masyarakat untuk tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

 

“Mari bersama-sama untuk taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jaga diri, jaga masyarakat, jaga bangsa dan Negara,”ajaknya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/