alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Akhirnya…Mobil dan Korban Berhasil Dievakuasi

RadarBali.com – Proses evakuasi terhadap mobil Suzuki APV DK 712 YB yang kecemplung ke jurang lalu masuk danau Batur sedalam 18 meter kembali dilanjutkan, Selasa (18/7).

Mobil berhasil dikerek oleh warga. Dua korban yang belum ketemu akhirnya ditemukan terperangkap di dalam mobil Suzuki APV.

Evakuasi diawali menurunkan tim penyelam. Lalu, jasad pertama yang berhasil dievakuasi adalah Rita Ningsih, 50.

Jasad Rita langsung diangkut boat menuju dermaga Kedisan. Dari dermaga, kemudian jasad dibawa ke RS Bangli.

Kemudian, evakuasi terhadap jasad terakhir, Mukhsin Mardona, sempat menemui jalan buntu. Tim penyelam yang turun kesulitan mengambil jasad korban yang ada di dalam mobil. 

Akhirnya, sekitar pukul 14.00, warga Trunyan berinisiatif mengerek mobil APV menggunakam perahu dan tali. Cara tradisional akhirnya mampu menarik mobil ke daratan.

Baca Juga:  Mendadak Hilang Kendali, Dihantam Mobil Pikap, Pemotor Tewas

Sampai di darat, jasad korban Mukhsin Mardona yang mengenakan baju biru berhasil dievakuasi pukul 17.30. Jasad kemudian dibawa ke pakai boat ke dermaga lalu menuju ke RS Bangli

Kapolres Bangli AKBP Gusti Agung Ngurah Anom Panji mengucapkan terima kasih kepada warga Trunyan yang membantu.

“Menurut tim penyelam, mengganggu jarak pandang. Jadi meraba. Maka diangkat pakai cara masyarakat,” ujar Kapolres.

Cara tradisional dilakukan, karena memang tak memungkinkan memakai alat. “Akses ke sini juga satu-satunya begitu,” terangnya. 



RadarBali.com – Proses evakuasi terhadap mobil Suzuki APV DK 712 YB yang kecemplung ke jurang lalu masuk danau Batur sedalam 18 meter kembali dilanjutkan, Selasa (18/7).

Mobil berhasil dikerek oleh warga. Dua korban yang belum ketemu akhirnya ditemukan terperangkap di dalam mobil Suzuki APV.

Evakuasi diawali menurunkan tim penyelam. Lalu, jasad pertama yang berhasil dievakuasi adalah Rita Ningsih, 50.

Jasad Rita langsung diangkut boat menuju dermaga Kedisan. Dari dermaga, kemudian jasad dibawa ke RS Bangli.

Kemudian, evakuasi terhadap jasad terakhir, Mukhsin Mardona, sempat menemui jalan buntu. Tim penyelam yang turun kesulitan mengambil jasad korban yang ada di dalam mobil. 

Akhirnya, sekitar pukul 14.00, warga Trunyan berinisiatif mengerek mobil APV menggunakam perahu dan tali. Cara tradisional akhirnya mampu menarik mobil ke daratan.

Baca Juga:  Apes, Ditinggal Melayat, Biarkan Kompor Menyala, Rumah Terbakar

Sampai di darat, jasad korban Mukhsin Mardona yang mengenakan baju biru berhasil dievakuasi pukul 17.30. Jasad kemudian dibawa ke pakai boat ke dermaga lalu menuju ke RS Bangli

Kapolres Bangli AKBP Gusti Agung Ngurah Anom Panji mengucapkan terima kasih kepada warga Trunyan yang membantu.

“Menurut tim penyelam, mengganggu jarak pandang. Jadi meraba. Maka diangkat pakai cara masyarakat,” ujar Kapolres.

Cara tradisional dilakukan, karena memang tak memungkinkan memakai alat. “Akses ke sini juga satu-satunya begitu,” terangnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/