alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Demi Keutuhan NKRI, Bersepeda Keliling Indonesia

RadarBali.com  – Miris melihat bangsa ini terancam perpecahan menginspirasi Suharsono, 40, keliling Indonesia.

Dalam perjalanannya, dia membawa pesan damai dan pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Baginya, NKRI adalah harga mati.

“Pancasila dan NKRI yang diperjuangkan para pendiri bangsa harus tetap utuh. Tidak boleh tercerai berai,” kata Suharsono, 40, pria yang jelajah Indonesia dengan sepeda dari 0 kilometer, Sabang, Rabu (19/7) kemarin.

Perjalanan dari ujung barat Indonesia hingga sampai Kabupaten Jembrana sudah dia jalani selama kurang lebih 80 hari.

Dia keliling dengan mengendarai sepeda ontel merahnya. “Banyak orang mencibir, ada yang bilang saya gila,” ungkapnya, saat mampir di Koramil Mendoyo, untuk beristirahat.

Perjalanan dari 0 Kilometer ujung barat hingga 0 kilometer ujung timur Indonesia itu, perjalanan panjang dan melelahkankan itu dilakukan hanya dengan satu tujuan: membawa pesan moral untuk menjaga NKRI tetap utuh.

Baca Juga:  Ajukan Tambahan Vaksin, Satgas Buleleng Genjot Vaksinasi Covid-19

” Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaga negara ini,” ungkapnya. Suharsono memprediksi sampai tujuan 0 kilometer, Meraoke, Papua, diprediksi masih 5 bulan lagi jika perjalanan tidak ada kendala pada sepeda dan kekuatan fisiknya.



RadarBali.com  – Miris melihat bangsa ini terancam perpecahan menginspirasi Suharsono, 40, keliling Indonesia.

Dalam perjalanannya, dia membawa pesan damai dan pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Baginya, NKRI adalah harga mati.

“Pancasila dan NKRI yang diperjuangkan para pendiri bangsa harus tetap utuh. Tidak boleh tercerai berai,” kata Suharsono, 40, pria yang jelajah Indonesia dengan sepeda dari 0 kilometer, Sabang, Rabu (19/7) kemarin.

Perjalanan dari ujung barat Indonesia hingga sampai Kabupaten Jembrana sudah dia jalani selama kurang lebih 80 hari.

Dia keliling dengan mengendarai sepeda ontel merahnya. “Banyak orang mencibir, ada yang bilang saya gila,” ungkapnya, saat mampir di Koramil Mendoyo, untuk beristirahat.

Perjalanan dari 0 Kilometer ujung barat hingga 0 kilometer ujung timur Indonesia itu, perjalanan panjang dan melelahkankan itu dilakukan hanya dengan satu tujuan: membawa pesan moral untuk menjaga NKRI tetap utuh.

Baca Juga:  Tiga Rumah Rusak, Warga Buleleng Dihimbau Waspada Bencana Longsor

” Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaga negara ini,” ungkapnya. Suharsono memprediksi sampai tujuan 0 kilometer, Meraoke, Papua, diprediksi masih 5 bulan lagi jika perjalanan tidak ada kendala pada sepeda dan kekuatan fisiknya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/