alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Covid-19 Meningkat, Jembrana Kekurangan Tempat Isolasi Terpusat

NEGARA – Meski sudah menambah tempat isolasi terpusat bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19, di Jembrana masih kekurangan. Terbaru, satgas penanganan Covid-19 Jembrana menggunakan asrama siswa MAN 1 Jembrana untuk isolasi warga, terutama warga terkonfirmasi positif yang tidak memiliki gejala.

 

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, asrama MAN 1 Jembrana memiliki kapasitas sebanyak 70 tempat tidur sudah digunakan sejak Sabtu (17/7) lalu. Pihaknya masih rencananya untuk menambah tempat isolasi lagi untuk memusatkan isolasi warga yang terkonfirmasi positif agar tidak ada lagi warga yang isolasi mandiri di rumah karena berisiko menularkan pada keluarga.

 

Parwata mengakui, meski sudah menambah tempat isolasi lagi, masih ada warga yang isolasi mandiri karena masih kurang tempat. Pihaknya berharap, tingkat kesembuhan warga yang sudah isolasi tinggi, sehingga bisa diganti dengan warga yang belum mendapat tempat isolasi.

Baca Juga:  Pandemi, Permintaan Rehabilitasi Narkoba di Buleleng Meningkat

 

“Harapan kami kasus terus menurun, jadi tidak perlu lagi tambah tempat isolasi,” terangnya.

- Advertisement -

 

Bagi warga yang isolasi di tempat isolasi terpusat seperti MAN 1 Jembrana, kebutuhan makan dan minum ditanggung pemerintah daerah melalui BPBD Jembrana sedangkan kesehatan langsung ditangani dinas kesehatan Jembrana.

 

Selain menambah fasilitas isolasi terpusat, vaksinasi Covid-19 untuk warga Jembrana yang masuk dalam target sasaran tetap digenjot. Pihaknya mengajak warga untuk mendatangi tempat-tempat vaksin yang sudah disediakan, baik di puskesmas maupun tempat umum yang sudah dijadwalkan seperti kantor desa.

 

“Vaksinasi ini untuk membentuk kekebalan kelompok, sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19 di Jembrana,” terangnya.

- Advertisement -

NEGARA – Meski sudah menambah tempat isolasi terpusat bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19, di Jembrana masih kekurangan. Terbaru, satgas penanganan Covid-19 Jembrana menggunakan asrama siswa MAN 1 Jembrana untuk isolasi warga, terutama warga terkonfirmasi positif yang tidak memiliki gejala.

 

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, asrama MAN 1 Jembrana memiliki kapasitas sebanyak 70 tempat tidur sudah digunakan sejak Sabtu (17/7) lalu. Pihaknya masih rencananya untuk menambah tempat isolasi lagi untuk memusatkan isolasi warga yang terkonfirmasi positif agar tidak ada lagi warga yang isolasi mandiri di rumah karena berisiko menularkan pada keluarga.

 

Parwata mengakui, meski sudah menambah tempat isolasi lagi, masih ada warga yang isolasi mandiri karena masih kurang tempat. Pihaknya berharap, tingkat kesembuhan warga yang sudah isolasi tinggi, sehingga bisa diganti dengan warga yang belum mendapat tempat isolasi.

Baca Juga:  Di Luar Kesalahan Teknis, Ini Penyebab Drone Koax 3.0 Gagal Terbang

 

“Harapan kami kasus terus menurun, jadi tidak perlu lagi tambah tempat isolasi,” terangnya.

 

Bagi warga yang isolasi di tempat isolasi terpusat seperti MAN 1 Jembrana, kebutuhan makan dan minum ditanggung pemerintah daerah melalui BPBD Jembrana sedangkan kesehatan langsung ditangani dinas kesehatan Jembrana.

 

Selain menambah fasilitas isolasi terpusat, vaksinasi Covid-19 untuk warga Jembrana yang masuk dalam target sasaran tetap digenjot. Pihaknya mengajak warga untuk mendatangi tempat-tempat vaksin yang sudah disediakan, baik di puskesmas maupun tempat umum yang sudah dijadwalkan seperti kantor desa.

 

“Vaksinasi ini untuk membentuk kekebalan kelompok, sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19 di Jembrana,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/