alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

BRI Sulap Tukad Empelan dari Tempat Pembuangan Sampah Jadi Spot Selfie

DENPASAR- Pemandangan Tukad Empelan yang terletak di Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, kini terlihat asri dan tertata rapi.

 

Tukad atau sungai yang dulu dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh warga kini disulap menjadi kebanggan masyarakat Badung.

 

Bank BRI melalui program “Jaga Sungai Jaga Kehidupan” telah mengembalikan fungsi dan peran Tukad Empelan sebagai penyangga kehidupan alam sekitar.

 

Kegiatan bersih-bersih tukad dilakukan dengan empat kegiatan utama yaitu pembersihan dan penataan kali, edukasi lingkungan sehat, pengolahan sampah rumah tangga dan pembangunan sarana dan prasarana di pinggir kali.

 

Mengacu pada konsep Pro Planet, Pro People dan Pro Profit, kegiatan bersih-bersih Tukad Empelan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat.

 

Pada kegiatan edukasi lingkungan sehat, BRI bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung terkait sosialisasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

Baca Juga:  Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Ratusan Polisi Tes Urine

 

Selain itu, BRI juga memberikan pembinaan kepada masyarakat sekitar terkait pengelolaan sampah yang masih menimbulkan permasalahan sosial.

 

Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, salah satunya BRI menyalurkan bantuan satu unit mesin pencacah sampah organik kepada masyarakat setempat.

 

Melalui mesin pencacah, sampah organik yang sudah dipilah dan dicacah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas.

 

Pihak BRI memastikan sampah organik yang sudah jadi kompos dapat dimanfaatkan oleh masyarakat termasuk anggota subak yang terdiri dari para petani pemilik lahan pertanian yg dialiri oleh air Tukad Empelan.

 

Sedangkan, untuk sampah anorganik (botol plastik, tas kresek, dan lainnya), BRI menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Darmasaba untuk mengangkut sampah plastik rumah tangga yang telah dipilah dengan mobil pengangkut sampah milik BUMDes.

Selanjutnya, sampah anorganik tersebut dijual ke pengepul melalui Bank Sampah. Uang hasil penjualan akan dimasukkan ke kas PKK Banjar dan ditabung melalui Agen BRILink terdekat di Desa Darmasaba.

Baca Juga:  Selain Bikin Korban Patah Kaki, Rachmat juga Bawa Kabur Uang dan HP

 

Tukad Empelan kini menjadi kebanggan masyarakat Badung dan menimbulkan daya tarik bagi masyarakat sekitar. Sarana dan prasarana yang dibangun di pinggiran kali seperti taman, gazebo, area terbuka hijau, area bermain anak, jogging track dan spot selfie kini telah dimanfaatkan bersama menjadi pilihan bagi masyarakat sekitar untuk berkumpul atau mengisi waktu luang.

 

“Melalui program jaga sungai jaga kehidupan yang telah kami lakukan di beberapa sungai di Indonesia, membuktikan komitmen BRI dalam melestarikan lingkungan yang selanjutnya dapat memberikan social value bagi masyarakat.

Kami berharap, dengan pengelolaan lingkungan yang bersih dan tertata seperti ini akan mendorong kegiatan ekonomi bagi warga sekitar,” ujar Catur Budi Harto, Wakil Direktur Utama Bank BRI yang secara langsung menyaksikan kondisi terkini Tukad Empelan. 



DENPASAR- Pemandangan Tukad Empelan yang terletak di Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, kini terlihat asri dan tertata rapi.

 

Tukad atau sungai yang dulu dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh warga kini disulap menjadi kebanggan masyarakat Badung.

 

Bank BRI melalui program “Jaga Sungai Jaga Kehidupan” telah mengembalikan fungsi dan peran Tukad Empelan sebagai penyangga kehidupan alam sekitar.

 

Kegiatan bersih-bersih tukad dilakukan dengan empat kegiatan utama yaitu pembersihan dan penataan kali, edukasi lingkungan sehat, pengolahan sampah rumah tangga dan pembangunan sarana dan prasarana di pinggir kali.

 

Mengacu pada konsep Pro Planet, Pro People dan Pro Profit, kegiatan bersih-bersih Tukad Empelan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat.

 

Pada kegiatan edukasi lingkungan sehat, BRI bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung terkait sosialisasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

Baca Juga:  Ipung Marah saat Gadis SD di Badung Korban Perkosaan Disebut Jual Diri

 

Selain itu, BRI juga memberikan pembinaan kepada masyarakat sekitar terkait pengelolaan sampah yang masih menimbulkan permasalahan sosial.

 

Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, salah satunya BRI menyalurkan bantuan satu unit mesin pencacah sampah organik kepada masyarakat setempat.

 

Melalui mesin pencacah, sampah organik yang sudah dipilah dan dicacah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas.

 

Pihak BRI memastikan sampah organik yang sudah jadi kompos dapat dimanfaatkan oleh masyarakat termasuk anggota subak yang terdiri dari para petani pemilik lahan pertanian yg dialiri oleh air Tukad Empelan.

 

Sedangkan, untuk sampah anorganik (botol plastik, tas kresek, dan lainnya), BRI menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Darmasaba untuk mengangkut sampah plastik rumah tangga yang telah dipilah dengan mobil pengangkut sampah milik BUMDes.

Selanjutnya, sampah anorganik tersebut dijual ke pengepul melalui Bank Sampah. Uang hasil penjualan akan dimasukkan ke kas PKK Banjar dan ditabung melalui Agen BRILink terdekat di Desa Darmasaba.

Baca Juga:  Ngakak, Saat Isoter Ada Warga Ngaku Kurang Hot karena Tak Ada Ini

 

Tukad Empelan kini menjadi kebanggan masyarakat Badung dan menimbulkan daya tarik bagi masyarakat sekitar. Sarana dan prasarana yang dibangun di pinggiran kali seperti taman, gazebo, area terbuka hijau, area bermain anak, jogging track dan spot selfie kini telah dimanfaatkan bersama menjadi pilihan bagi masyarakat sekitar untuk berkumpul atau mengisi waktu luang.

 

“Melalui program jaga sungai jaga kehidupan yang telah kami lakukan di beberapa sungai di Indonesia, membuktikan komitmen BRI dalam melestarikan lingkungan yang selanjutnya dapat memberikan social value bagi masyarakat.

Kami berharap, dengan pengelolaan lingkungan yang bersih dan tertata seperti ini akan mendorong kegiatan ekonomi bagi warga sekitar,” ujar Catur Budi Harto, Wakil Direktur Utama Bank BRI yang secara langsung menyaksikan kondisi terkini Tukad Empelan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/