alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Sebelum Tabrak Ucik, Sopir Keluhkan Rem Bus yang Kurang Prima

SINGARAJA – Kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif pada sopir bus naas Budi Mulyono, 41.

Siang kemarin, Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng mulai mengamankan Mulyono di Mapolres. Mulyono diamankan dalam kurun waktu 1×24 jam untuk proses pemberkasan lebih lanjut.

Kanit Laka Polres Buleleng Ipda Oktamawan mengatakan, sejauh ini polisi baru memeriksa dua orang saksi.

Keduanya penumpang di dalam bus naas yang ditumpangi siswa SMK Nusa Bhakti Semarang itu.

Konon menurut salah seorang saksi, sopir bus memang sudah mengeluhkan rem bus yang kurang prima, beberapa kilometer sebelum lokasi kejadian.

“Saksi sempat bilang kalau sopir itu mengeluh karena ada indikasi remnya kurang berfungsi. Kalau kecepatannya, dari awal memang standar. Tidak ada kecepatan tinggi,” kata Okta.

Baca Juga:  Salip Kijang Misterius di Jalur Setan, Pemotor Kawasaki Tewas di TKP

Okta mengatakan, sejauh ini polisi belum menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Polisi masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut, terutama terkait kondisi bus yang mengalami naas itu.

Polisi ingin memastikan apakah bus itu benar-benar mengalami rem blong, atau dalam kondisi lain.“Masih dilakukan penyelidikan,” bebernya.



SINGARAJA – Kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif pada sopir bus naas Budi Mulyono, 41.

Siang kemarin, Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng mulai mengamankan Mulyono di Mapolres. Mulyono diamankan dalam kurun waktu 1×24 jam untuk proses pemberkasan lebih lanjut.

Kanit Laka Polres Buleleng Ipda Oktamawan mengatakan, sejauh ini polisi baru memeriksa dua orang saksi.

Keduanya penumpang di dalam bus naas yang ditumpangi siswa SMK Nusa Bhakti Semarang itu.

Konon menurut salah seorang saksi, sopir bus memang sudah mengeluhkan rem bus yang kurang prima, beberapa kilometer sebelum lokasi kejadian.

“Saksi sempat bilang kalau sopir itu mengeluh karena ada indikasi remnya kurang berfungsi. Kalau kecepatannya, dari awal memang standar. Tidak ada kecepatan tinggi,” kata Okta.

Baca Juga:  Kaget Ada Kucing Melintas, Truk Seruduk Franchise JFC Pagi Buta

Okta mengatakan, sejauh ini polisi belum menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Polisi masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut, terutama terkait kondisi bus yang mengalami naas itu.

Polisi ingin memastikan apakah bus itu benar-benar mengalami rem blong, atau dalam kondisi lain.“Masih dilakukan penyelidikan,” bebernya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/