alexametrics
27.6 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Prank Pocong Pagi Buta di Jalur Setan Picu Truk Nyungsep, 8 ABG Dijuk

NEGARA – Sebuah truk mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di daerah Rambutsiwi, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat kemarin (18/12).

Penyebabnya, truk terperosok ke selokan karena ada sosok hantu pocong yang berada di tengah jalan yang dikenal dengan sebutan jalur setan itu.

Setelah truk terperosok, diketahui bahwa hantu pocong itu hanya lelucon atau prank yang dibuat sejumlah remaja warga sekitar.

Menurut informasi, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul Jumat dini hari pagi sekitar pukul 03.00 wita.

Awalnya, ada ban bekas yang sengaja ditaruh dijalan agar sopir berhenti. Saat sopir berhenti kemudian datang lelucon pocong sehingga membuat sopir ketakutan dan truk terperosok ke selokan.

Kasatlantas Polres Jembrana  Iptu Shinta Ayu Pramesti membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, kecelakaan terjadi karena ulah dari sekelompak anak yang membuat prank untuk menakuti warga. “Ada anak-anak jahil ngeprank,” terangnya.

Pihaknya akan menindaklanjuti dengan meningkatkan patroli agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Karena ulah anak-anak iseng ini sangat berbahaya bagi para pengguna jalan.

“Kasus ini ditangani Polsek Mendoyo,” imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa mengatakan,

kasus kecelakaan tunggal yang terjadi di jalan Denpasar – Gilimanuk, Mendoyo, Jembrana, akibat  ulah iseng anak-anak untuk menakuti warga, terutama pengguna jalan.

Sebanyak delapan orang anak berumur antara 10 – 15 tahun sudah diamankan ke Polsek Mendoyo untuk mendapat pembinaan.

“Karena masih anak dibawah umur, sudah kami lakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi,” ujar Kompol I Made Karsa.

Karena pelaku masih dibawah umur, pihaknya sudah memanggil orang tua masing-masing untuk melakukan pembinaan.

Disamping itu, pihak sopir truk yang kecelakaan akibat ulah iseng anak – anak tersebut sudah memaafkan.

“Sudah damai, kami tekankan pada orang tua mereka agar menjaga anaknya agar tidak berulah lagi,” terangnya. 



NEGARA – Sebuah truk mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di daerah Rambutsiwi, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat kemarin (18/12).

Penyebabnya, truk terperosok ke selokan karena ada sosok hantu pocong yang berada di tengah jalan yang dikenal dengan sebutan jalur setan itu.

Setelah truk terperosok, diketahui bahwa hantu pocong itu hanya lelucon atau prank yang dibuat sejumlah remaja warga sekitar.

Menurut informasi, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul Jumat dini hari pagi sekitar pukul 03.00 wita.

Awalnya, ada ban bekas yang sengaja ditaruh dijalan agar sopir berhenti. Saat sopir berhenti kemudian datang lelucon pocong sehingga membuat sopir ketakutan dan truk terperosok ke selokan.

Kasatlantas Polres Jembrana  Iptu Shinta Ayu Pramesti membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, kecelakaan terjadi karena ulah dari sekelompak anak yang membuat prank untuk menakuti warga. “Ada anak-anak jahil ngeprank,” terangnya.

Pihaknya akan menindaklanjuti dengan meningkatkan patroli agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Karena ulah anak-anak iseng ini sangat berbahaya bagi para pengguna jalan.

“Kasus ini ditangani Polsek Mendoyo,” imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa mengatakan,

kasus kecelakaan tunggal yang terjadi di jalan Denpasar – Gilimanuk, Mendoyo, Jembrana, akibat  ulah iseng anak-anak untuk menakuti warga, terutama pengguna jalan.

Sebanyak delapan orang anak berumur antara 10 – 15 tahun sudah diamankan ke Polsek Mendoyo untuk mendapat pembinaan.

“Karena masih anak dibawah umur, sudah kami lakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi,” ujar Kompol I Made Karsa.

Karena pelaku masih dibawah umur, pihaknya sudah memanggil orang tua masing-masing untuk melakukan pembinaan.

Disamping itu, pihak sopir truk yang kecelakaan akibat ulah iseng anak – anak tersebut sudah memaafkan.

“Sudah damai, kami tekankan pada orang tua mereka agar menjaga anaknya agar tidak berulah lagi,” terangnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/