alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Hadiri Resepsi, Makan-makan, 45 Tamu Undangan Alami Keracunan

BANGLI – Puluhan warga Banjar Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangli, Jumat (19/1).

Mereka dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keracunan makanan diduga setelah menyantap hidangan di acara resepsi pernikahan kerabat mereka.

Puluhan pasien itu sedang terkulai lemas dengan infus di tangan mereka. Mereka dirawat lantaran sekitar pukul 13.00 menjadi undangan adat.

Setelah acara selesai, para undangan disuguhi nasi bungkus. Dewa Putu Adi Mahawira, 33, kakak kandung dari mempelai pria, sedang menunggui putrinya Desak Komang Kaira, 2,5 yang mengalami keracunan.

Dia mengaku setelah upacara Jumat kemarin, dilanjutkan acara resepsi. Untuk acara pernikahan undangan disuguhi nasi bungkus, sedangkan untuk resepsi berupa prasmanan. 

Awal kejadian sekitar pukul 16.00, putrinya Desak Kompyang Kaira bermain dengan saudara yang lain. Ketika itu putrinya melompat-lompat.

Tidak berselang lama Kaira mengalami muntah-muntah. “Saya kira itu efek karena lompat-lompat, ternyata muntah berkelanjutan.

Anak saya sempat tidur tapi dia bangun dan terus muntah-muntah, sampai kondisinya lemas. Akhirnya saya bawa ke bidan dekat rumah,

setelah dicek disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit,” ungkap Adi Mahawira sambil memangku Desak yang diinfus. 

Dikatakan Adi Mahawira, sekitar pukul 18.15, dari bidan, putrinya langsung di rujuk ke RS Bangli menggunakan kendaraan pribadi.

Dewa Adi Mahawira menambahkan sebelum anaknya dirujuk, lebih dulu warga lain juga mengalami muntah-muntah, dan dilarikan ke Puskesmas Tembuku.

“Banyak yang dibawa ke Puskesmas, akhirnya dirujuk ke rumah sakit juga,” imbuhnya. Laporan terbaru, tercatat ada 45 orang menjadi korban dan mendapat perawatan di RS Bangli.



BANGLI – Puluhan warga Banjar Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangli, Jumat (19/1).

Mereka dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keracunan makanan diduga setelah menyantap hidangan di acara resepsi pernikahan kerabat mereka.

Puluhan pasien itu sedang terkulai lemas dengan infus di tangan mereka. Mereka dirawat lantaran sekitar pukul 13.00 menjadi undangan adat.

Setelah acara selesai, para undangan disuguhi nasi bungkus. Dewa Putu Adi Mahawira, 33, kakak kandung dari mempelai pria, sedang menunggui putrinya Desak Komang Kaira, 2,5 yang mengalami keracunan.

Dia mengaku setelah upacara Jumat kemarin, dilanjutkan acara resepsi. Untuk acara pernikahan undangan disuguhi nasi bungkus, sedangkan untuk resepsi berupa prasmanan. 

Awal kejadian sekitar pukul 16.00, putrinya Desak Kompyang Kaira bermain dengan saudara yang lain. Ketika itu putrinya melompat-lompat.

Tidak berselang lama Kaira mengalami muntah-muntah. “Saya kira itu efek karena lompat-lompat, ternyata muntah berkelanjutan.

Anak saya sempat tidur tapi dia bangun dan terus muntah-muntah, sampai kondisinya lemas. Akhirnya saya bawa ke bidan dekat rumah,

setelah dicek disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit,” ungkap Adi Mahawira sambil memangku Desak yang diinfus. 

Dikatakan Adi Mahawira, sekitar pukul 18.15, dari bidan, putrinya langsung di rujuk ke RS Bangli menggunakan kendaraan pribadi.

Dewa Adi Mahawira menambahkan sebelum anaknya dirujuk, lebih dulu warga lain juga mengalami muntah-muntah, dan dilarikan ke Puskesmas Tembuku.

“Banyak yang dibawa ke Puskesmas, akhirnya dirujuk ke rumah sakit juga,” imbuhnya. Laporan terbaru, tercatat ada 45 orang menjadi korban dan mendapat perawatan di RS Bangli.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/