alexametrics
26.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

DUH GUSTI! Cari Kucing, Warga Celukan Bawang Temukan Bayi Kedinginan

CELUKAN BAWANG – Kasus bayi dibuang oleh orangtuanya lagi-lagi terjadi di Buleleng. Ini adalah kasus kesekian yang membuat gempar warga Bumi Panji Sakti.

Kasus pembuangan bayi berjenis kelamin perempuan ini sendiri terungkap, Sabtu (19/1) malam kemarin di Jalan Intan, Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng.

Penemuan bayi dengan berat 2,6 kg dan Panjang 49 cm bermula saat Edi Slamet, 27, warga setempat hendak mencari kucingnya yang hilang.

Lamat-lamat dia mendengar suara tangisan bayi di kebun milik Saripudin, yang berjarak 20 meter dari rumahnya.

Saat didekati ternyata ada bungkusan plastik warna hitam dan terdengar tangisan. Karena takut, Slamet kemudian memanggil Masrsyah.

Lantaran TKP gelap, dia kemudian menerangi menggunakan senter HP. Saat saksi merobek plastic pembungkus, benar saja ada bayi di dalamnya.

“Kedua saksi kemudian membawa bayi it uke bidan desa Celukan Bawang untuk perawatan lebih lanjut,” beber sumber kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan bidan desa, bayi cantik itu dalam keadaan kedinginan, warna kulit agak biru mengkerut, dan ari-ari masih melekat di badan.

Beberapa saat setelah dirawat, kondisi si bayi mulai membaik.”Bayi saat ini dibawa ke Puskesmas Gerokgak untuk perawatan lebih lanjut,” imbuhnya.

Kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Ada indikasi, bayi lahir dari hubungan terlarang.



CELUKAN BAWANG – Kasus bayi dibuang oleh orangtuanya lagi-lagi terjadi di Buleleng. Ini adalah kasus kesekian yang membuat gempar warga Bumi Panji Sakti.

Kasus pembuangan bayi berjenis kelamin perempuan ini sendiri terungkap, Sabtu (19/1) malam kemarin di Jalan Intan, Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng.

Penemuan bayi dengan berat 2,6 kg dan Panjang 49 cm bermula saat Edi Slamet, 27, warga setempat hendak mencari kucingnya yang hilang.

Lamat-lamat dia mendengar suara tangisan bayi di kebun milik Saripudin, yang berjarak 20 meter dari rumahnya.

Saat didekati ternyata ada bungkusan plastik warna hitam dan terdengar tangisan. Karena takut, Slamet kemudian memanggil Masrsyah.

Lantaran TKP gelap, dia kemudian menerangi menggunakan senter HP. Saat saksi merobek plastic pembungkus, benar saja ada bayi di dalamnya.

“Kedua saksi kemudian membawa bayi it uke bidan desa Celukan Bawang untuk perawatan lebih lanjut,” beber sumber kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan bidan desa, bayi cantik itu dalam keadaan kedinginan, warna kulit agak biru mengkerut, dan ari-ari masih melekat di badan.

Beberapa saat setelah dirawat, kondisi si bayi mulai membaik.”Bayi saat ini dibawa ke Puskesmas Gerokgak untuk perawatan lebih lanjut,” imbuhnya.

Kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Ada indikasi, bayi lahir dari hubungan terlarang.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/