alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Kenalkan Potensi, Tiongkok-Buleleng Gelar Kolaborasi Pertunjukan Seni

SINGARAJA – Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mempersiapkan kolaborasi seni.

 

Pertunjukan kolaborasi itu rencananya dilangsungkan di Gedung Kesenian Gde Manik, Rabu (20/2) petang ini.

 

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, kolaborasi seni itu merupakan salah satu program kerjasama budaya yang dilakukan antara Pemkab Buleleng dengan pihak konsulat.

 

Kolaborasi seni itu juga diharapkan bisa mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Buleleng pada masyarakat Tiongkok.

 

“Walaupun selama ini akulturasi budaya antara warga peranakan Tionghoa dengan masyarakat Buleleng sudah sangat baik. Salah satunya dengan pementasan barongsai saat perayaan Imlek dan malam Cap go meh,”terangnya.

 

Lebih lanjut, Agus juga menyanggupi mengirim rombongan kebudayaan ke Tiongkok untuk melakukan diplomasi budaya.

 

“Rencananya pembiayaan akan dibantu dari Tiongkok. Mungkin ditanggung akomodasinya selama ada di sana,” kata Agus saat memberikan keterangan pers di Singaraja, Selasa (19/2) siang.

 

Terakhir, lanjut mantan ketua Komisi III DPRD Bali itu juga berharap kerjasama budaya itu diharapkan berdampak pada kunjungan wisatawan Tiongkok ke Buleleng.

 

 Ia menyebut kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali cukup menjanjikan.

 

Dinas Pariwisata Buleleng pun diharapkan bisa memanfaatkan potensi tersebut dengan maksimal, untuk mendatangkan wisatawan Tiongkok. 



SINGARAJA – Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mempersiapkan kolaborasi seni.

 

Pertunjukan kolaborasi itu rencananya dilangsungkan di Gedung Kesenian Gde Manik, Rabu (20/2) petang ini.

 

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, kolaborasi seni itu merupakan salah satu program kerjasama budaya yang dilakukan antara Pemkab Buleleng dengan pihak konsulat.

 

Kolaborasi seni itu juga diharapkan bisa mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Buleleng pada masyarakat Tiongkok.

 

“Walaupun selama ini akulturasi budaya antara warga peranakan Tionghoa dengan masyarakat Buleleng sudah sangat baik. Salah satunya dengan pementasan barongsai saat perayaan Imlek dan malam Cap go meh,”terangnya.

 

Lebih lanjut, Agus juga menyanggupi mengirim rombongan kebudayaan ke Tiongkok untuk melakukan diplomasi budaya.

 

“Rencananya pembiayaan akan dibantu dari Tiongkok. Mungkin ditanggung akomodasinya selama ada di sana,” kata Agus saat memberikan keterangan pers di Singaraja, Selasa (19/2) siang.

 

Terakhir, lanjut mantan ketua Komisi III DPRD Bali itu juga berharap kerjasama budaya itu diharapkan berdampak pada kunjungan wisatawan Tiongkok ke Buleleng.

 

 Ia menyebut kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali cukup menjanjikan.

 

Dinas Pariwisata Buleleng pun diharapkan bisa memanfaatkan potensi tersebut dengan maksimal, untuk mendatangkan wisatawan Tiongkok. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/