alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Lagi Asyik Ajojing, Pengunjung Kafe Legend Dikeroyok, Duh…

GIANYAR – Aksi penganiayaan terjadi antara pengunjung kafe remang-remang. Keributan terjadi di Kafe Legend di bilangan Jalan By Pass IB Mantra, Banjar Siyut, Desa Tulikup Kecamatan Gianyar.

Salah seorang pengunjung, I Wayan Terima, 53, warga Dusun Kawan Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dikeroyok oleh pengunjung tak dikenal hingga babak belur.

Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Kota Gianyar. Menurut informasi, kejadian itu berlangsung Senin dini hari (19/3) pukul 02.00.

Saat itu para pengunjung menikmati suasana jojing. Saat asyik menikmati dentuman musik dan minuman disertai waitres, terjadi kesalahpahaman.

Oleh pengunjung lain, Wayan Terima sempat ditanya asalnya dari mana. Terima dengan percaya diri menjawab jika dia berasal dari Siyut.

Baca Juga:  Ribut di Arena Tajen, Gagal Damai, Serang Pakai Bambu di Jalan

Padahal, Terima merupakan warga Banjarangkan Klungkung. Mendengar pernyataan itu, pengunjung yang tidak dikenal itu langsung mendorong Terima.

Korban juga dipukuli. Terima pun babak belur di beberapa bagian tubuhnya memar. Terima mengalami sejumlah luka, pada siku kiri lecet, dahi kiri luka robek,  luka benjol kepala belakang dan luka lecet pada lutu kaki kiri.

Atas kejadian itu, Terima kemudian melaporkan kasus itu ke Mapolsek Gianyar untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kota Gianyar, Kompol I Ketut Sugiarta Yoga menyatakan awalnya korban tidak mau melapor ke kantor polisi.

Tapi atas desakan keluarga, akhirnya Terima melaporkan kasus itu. Setelah diminta keterangan, Terima mengaku tidak mengenal pelaku.

Baca Juga:  Hari Pertama, Anak Bawah Umur Terjaring Operasi Zebra di Gianyar

Atas laporan itu, polisi sudah minta keterangan sejumlah saksi dan sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Kini tim Polsek Gianyar sedang memburu ke tempat asal pelaku.

Diperkirakan pelaku penganiayaan itu ada dua orang. “Kami sudah minta keterangan sejumlah saksi dan mengarah kepada pelaku. Tim kami sudah memburunya,” ujarKompol Sugiarta Yoga. 



GIANYAR – Aksi penganiayaan terjadi antara pengunjung kafe remang-remang. Keributan terjadi di Kafe Legend di bilangan Jalan By Pass IB Mantra, Banjar Siyut, Desa Tulikup Kecamatan Gianyar.

Salah seorang pengunjung, I Wayan Terima, 53, warga Dusun Kawan Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dikeroyok oleh pengunjung tak dikenal hingga babak belur.

Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Kota Gianyar. Menurut informasi, kejadian itu berlangsung Senin dini hari (19/3) pukul 02.00.

Saat itu para pengunjung menikmati suasana jojing. Saat asyik menikmati dentuman musik dan minuman disertai waitres, terjadi kesalahpahaman.

Oleh pengunjung lain, Wayan Terima sempat ditanya asalnya dari mana. Terima dengan percaya diri menjawab jika dia berasal dari Siyut.

Baca Juga:  Jangan Takut Corona, Bentangkan Police Line Bertuliskan Jarak 2 Meter

Padahal, Terima merupakan warga Banjarangkan Klungkung. Mendengar pernyataan itu, pengunjung yang tidak dikenal itu langsung mendorong Terima.

Korban juga dipukuli. Terima pun babak belur di beberapa bagian tubuhnya memar. Terima mengalami sejumlah luka, pada siku kiri lecet, dahi kiri luka robek,  luka benjol kepala belakang dan luka lecet pada lutu kaki kiri.

Atas kejadian itu, Terima kemudian melaporkan kasus itu ke Mapolsek Gianyar untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kota Gianyar, Kompol I Ketut Sugiarta Yoga menyatakan awalnya korban tidak mau melapor ke kantor polisi.

Tapi atas desakan keluarga, akhirnya Terima melaporkan kasus itu. Setelah diminta keterangan, Terima mengaku tidak mengenal pelaku.

Baca Juga:  Ribut di Arena Tajen, Gagal Damai, Serang Pakai Bambu di Jalan

Atas laporan itu, polisi sudah minta keterangan sejumlah saksi dan sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Kini tim Polsek Gianyar sedang memburu ke tempat asal pelaku.

Diperkirakan pelaku penganiayaan itu ada dua orang. “Kami sudah minta keterangan sejumlah saksi dan mengarah kepada pelaku. Tim kami sudah memburunya,” ujarKompol Sugiarta Yoga. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/