alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Program Jaya-Wira Terseok-seok, Bupati Sanjaya Ancam Copot Kepala OPD

TABANAN – Tak mau berlama-lama dan bertele soal pembangunan Tabanan selama 5 tahun kedepan,  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya

yang baru menjabat kurang dari sebulan mengumpulkan seluruh aparatur negeri sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan.

Mulai dari jabatan kepala OPD dan setingkatnya, kepala bidang, kepala seksi hingga jabatan struktural ditingkat bawah.

Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tabanan dikumpulkan di Gedung I Ketut Maria Tabanan. Para ASN yang berjumlah 737 orang tersebut dikumpulkan untuk menyamakan persepsi dan visi-misi Tabanan kedepan.

Sehingga satu gerak dan langkah membanguan Tabanan menuju aman unggul dan madani tercapai.

“Kami kumpulkan seluruh ASN dan pejabat struktural lingkup Pemkab Tabanan. Biar mereka tahu dan memahami visi-misi Bupati dan Wakil Bupati pimpinannya.

Artinya kepala dan ekor sama. Jangan sampai tidak mengetahui visi-misi pimpinan,” kata Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya usai menyampaikan pemaparan visi-misi dan programnya dihadapan para ASN di Tabanan.

Baca Juga:  Buka Musda MUI Tabanan, Sanjaya Ajak Rawat Kerukunan Umat Beragama
- Advertisement -

Bupati Sanjaya menyatakan penjabaran dari visi-misi memang penting dilakukan. Dengan tujuannya untuk memudahkan menjalankan roda pemerintah dan melakukan koordinasi dengan kepala OPD.

Persamaan persepsi visi misi agar kepala OPD mengetahui mana saja skala prioritas pembangunan Tabanan kedepan.

“Saya tak mau lama-lama. Waktu tempo singkat baru dua minggu menjabat saya jabarkan visi dan misi. Agar kepala OPD mampu paham sehingga mudah menjalankan program dan target pembangunan Tabanan tercapai,” jelasnya.

Lalu bagaimana dengan Kepala OPD yang tidak mampu melaksanakan program dan menjalankan visi-misi dari Bupati dan Wakil Bupati (Jaya-Wira)?

Sanjaya mengatakan bakal menjatuhkan punishment (hukuman). Dimana jika program Bupati dan Wakil Bupati Tabanan kepala OPD tidak bisa dijabarkan dalam bentuk program dan tidak dilaksanakan, maka sanksi jelas ada.

Baca Juga:  Pelantikan Sekkab Definitif di Jembrana Tertunda

“Yang pasti jelas kami geser. Ya, siap-siap digeser atau dicopot. Karena penyegaran birokrasi dan masuk reformasi birokrasi. Itu juga ada dalam visi-misi kami (Jaya-Wira),” tegas Sanjaya.

Tidak hanya itu dalam masa kemimpinannya, Sanjaya pun menargetkan 90 persen Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tabanan

harus dapat tercapai diatas dari Kepemimpinan Bupati Tabanan sebelumnya (Eka-Jaya) yang hanya mencapai 70 persen.

“Kalau kita tidak bisa menaikkan IPM, seolah-olah saya dibawah kemimpinan dimasa lalu. Jadi pemerintahan kedepan harus lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.

Saya membangun Tabanan semua berbasis Indikator, semua ada capaian yang ditetapkan oleh Kementerian dan Pemerintah Provinsi. Jadi harus ada target,” tandasnya. 

- Advertisement -

TABANAN – Tak mau berlama-lama dan bertele soal pembangunan Tabanan selama 5 tahun kedepan,  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya

yang baru menjabat kurang dari sebulan mengumpulkan seluruh aparatur negeri sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan.

Mulai dari jabatan kepala OPD dan setingkatnya, kepala bidang, kepala seksi hingga jabatan struktural ditingkat bawah.

Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tabanan dikumpulkan di Gedung I Ketut Maria Tabanan. Para ASN yang berjumlah 737 orang tersebut dikumpulkan untuk menyamakan persepsi dan visi-misi Tabanan kedepan.

Sehingga satu gerak dan langkah membanguan Tabanan menuju aman unggul dan madani tercapai.

“Kami kumpulkan seluruh ASN dan pejabat struktural lingkup Pemkab Tabanan. Biar mereka tahu dan memahami visi-misi Bupati dan Wakil Bupati pimpinannya.

Artinya kepala dan ekor sama. Jangan sampai tidak mengetahui visi-misi pimpinan,” kata Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya usai menyampaikan pemaparan visi-misi dan programnya dihadapan para ASN di Tabanan.

Baca Juga:  Hindari Bandara Baru Sepi, Kaji Bangun Jalur Kereta dan Jalan Raya

Bupati Sanjaya menyatakan penjabaran dari visi-misi memang penting dilakukan. Dengan tujuannya untuk memudahkan menjalankan roda pemerintah dan melakukan koordinasi dengan kepala OPD.

Persamaan persepsi visi misi agar kepala OPD mengetahui mana saja skala prioritas pembangunan Tabanan kedepan.

“Saya tak mau lama-lama. Waktu tempo singkat baru dua minggu menjabat saya jabarkan visi dan misi. Agar kepala OPD mampu paham sehingga mudah menjalankan program dan target pembangunan Tabanan tercapai,” jelasnya.

Lalu bagaimana dengan Kepala OPD yang tidak mampu melaksanakan program dan menjalankan visi-misi dari Bupati dan Wakil Bupati (Jaya-Wira)?

Sanjaya mengatakan bakal menjatuhkan punishment (hukuman). Dimana jika program Bupati dan Wakil Bupati Tabanan kepala OPD tidak bisa dijabarkan dalam bentuk program dan tidak dilaksanakan, maka sanksi jelas ada.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Melonjak, Umat Muslim Diminta Tak Mudik Lebaran

“Yang pasti jelas kami geser. Ya, siap-siap digeser atau dicopot. Karena penyegaran birokrasi dan masuk reformasi birokrasi. Itu juga ada dalam visi-misi kami (Jaya-Wira),” tegas Sanjaya.

Tidak hanya itu dalam masa kemimpinannya, Sanjaya pun menargetkan 90 persen Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tabanan

harus dapat tercapai diatas dari Kepemimpinan Bupati Tabanan sebelumnya (Eka-Jaya) yang hanya mencapai 70 persen.

“Kalau kita tidak bisa menaikkan IPM, seolah-olah saya dibawah kemimpinan dimasa lalu. Jadi pemerintahan kedepan harus lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.

Saya membangun Tabanan semua berbasis Indikator, semua ada capaian yang ditetapkan oleh Kementerian dan Pemerintah Provinsi. Jadi harus ada target,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/