alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Kontraktor dan Pekerja Migran di Gianyar Positif Terpapar Covid-19

GIANYAR – Kasus positif Corona Virus Diseases (Covid-19) terus bertambah. Per Jumat lalu (16/4) hingga Minggu (19/4) kemarin hasil swab lab positif terhadap para pasien Covid-19 terus bermunculan.

Total ada 15 kasus positif di Gianyar. Dua di antaranya dinyatakan sembuh. Mereka yang baru dinyatakan positif Covid-19 dari Kabupaten Gianyar berlatarbelakang kontraktor dan seorang pekerja migran yang bekerja di kapal pesiar.

Kini, para pasien telah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Ketua Harian Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar Made Wisnu Wijaya membeberkan, kontraktor berusia 36 tahun asal Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud pada 28 Maret lalu punya urusan bisnis ke Surabaya.

“Pasien Covid-19 (kontraktor, red) pada 7 April sempat demam, lalu berobat ke rumah sakit di Surabaya.Dokter yang memeriksa mengatakan tidak apa dan tidak perlu rapid tes,” ujar Made Wisnu Wijaya.

Baca Juga:  Imun Pasien Labil, 2 Bulan Isolasi Pasien Covid-19 Tak Kunjung Sembuh

Kemudian, pada 14 April lalu, si kontraktor itu kembali ke rumahnya di Lodtunduh. “Dari Bandara tidak singgah kemana-mana,” ujarnya.

Besok harinya, pasien mengeluhkan batuk. Dokter di Bali sempat sempat menyarankan cek swab. Hasilnya, pada Jumat lalu dinyatakan Covid-19.

Pasien lainnya yang dinyatakan Covid-19 adalah seorang pekerja kapal pesiar berusia 24 tahun. Pasien asal Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati itu punya riwayat perjalanan dari Miami – Madrid -Indonesia.

Tiba di Bali pada 17 April, pekerja kapal pesiar itu menjalani rapid tes dengan hasil positif. Setelah dites swab, hasilnya tetap positif.

“Penderita tidak dapat kontak dengan keluarga sampai saat ini. Baru pulang langsung dikarantina di Bapelkes Denpasar,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Kecewa Pedagang Bermobil Jualan di Terminal Galiran

Di bagian lain, Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, memerintahkan ibu-ibu bhayangkari (istri polisi) untuk menjahit masker kain.

“Yang nantinya diserahkan kepada intansi kesehatan dan masyarakat. Bila sudah mencapai target,” ujarnya.

Minggu kemarin (19/4) Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol I Wayan Latra, memberikan masker kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Jalan Ngurah Rai Gianyar.

Pada kesempatan tersebut disampaikan imbauan untuk selalu menggunakan masker demi kesehatan.

“Kurangi aktivitas keluar rumah dan selalu menerapkan pola hidup sehat serta berolahraga,” pintanya. 



GIANYAR – Kasus positif Corona Virus Diseases (Covid-19) terus bertambah. Per Jumat lalu (16/4) hingga Minggu (19/4) kemarin hasil swab lab positif terhadap para pasien Covid-19 terus bermunculan.

Total ada 15 kasus positif di Gianyar. Dua di antaranya dinyatakan sembuh. Mereka yang baru dinyatakan positif Covid-19 dari Kabupaten Gianyar berlatarbelakang kontraktor dan seorang pekerja migran yang bekerja di kapal pesiar.

Kini, para pasien telah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Ketua Harian Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar Made Wisnu Wijaya membeberkan, kontraktor berusia 36 tahun asal Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud pada 28 Maret lalu punya urusan bisnis ke Surabaya.

“Pasien Covid-19 (kontraktor, red) pada 7 April sempat demam, lalu berobat ke rumah sakit di Surabaya.Dokter yang memeriksa mengatakan tidak apa dan tidak perlu rapid tes,” ujar Made Wisnu Wijaya.

Baca Juga:  Akses Pendaftaran Kartu Prakerja Terkendala Server Ngadat

Kemudian, pada 14 April lalu, si kontraktor itu kembali ke rumahnya di Lodtunduh. “Dari Bandara tidak singgah kemana-mana,” ujarnya.

Besok harinya, pasien mengeluhkan batuk. Dokter di Bali sempat sempat menyarankan cek swab. Hasilnya, pada Jumat lalu dinyatakan Covid-19.

Pasien lainnya yang dinyatakan Covid-19 adalah seorang pekerja kapal pesiar berusia 24 tahun. Pasien asal Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati itu punya riwayat perjalanan dari Miami – Madrid -Indonesia.

Tiba di Bali pada 17 April, pekerja kapal pesiar itu menjalani rapid tes dengan hasil positif. Setelah dites swab, hasilnya tetap positif.

“Penderita tidak dapat kontak dengan keluarga sampai saat ini. Baru pulang langsung dikarantina di Bapelkes Denpasar,” terangnya.

Baca Juga:  Perajin Album Foto di Desa Satra Klungkung Kini Telah Punah

Di bagian lain, Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, memerintahkan ibu-ibu bhayangkari (istri polisi) untuk menjahit masker kain.

“Yang nantinya diserahkan kepada intansi kesehatan dan masyarakat. Bila sudah mencapai target,” ujarnya.

Minggu kemarin (19/4) Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol I Wayan Latra, memberikan masker kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Jalan Ngurah Rai Gianyar.

Pada kesempatan tersebut disampaikan imbauan untuk selalu menggunakan masker demi kesehatan.

“Kurangi aktivitas keluar rumah dan selalu menerapkan pola hidup sehat serta berolahraga,” pintanya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/