alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Asyik, Kurma Asih Panen Telur Penyu Hasil Penangkaran

RadarBali.com – Bulan Juni – Juli ini adalah puncak penyu bertelur di pantai-pantai sepanjang pantai Jembrana. Dalam sebulan ada ratusan penyu yang bertelur dengan jumlah telur hingga ratusan butir. Seperti yang ditangkarkan kelompok penyu Kurma Asih, Desa Perancak.

Saat ini ada 150 sarang penyu dengan jumlah masing-maisng sarang rata-rata 80 butir.

Telur penyu yang ditangkarkan kelompok ini dari sarang-sarang penyu yang ada di pesisir pantai Desa Perancak.

Telur-telur tersebut kemudian dikumpulkan dalam satu tempat dengan dibuatkan sarang semi alami. Setelah telut-telur menetas, langsung dilepasliarkan ke laut lepas.

Menurutnya, sepanjang tahun 2017 ini sudah ada ribuan telur yang menetas di penangkaran penyu yang dikelolanya.

Baca Juga:  RSUD Buleleng Ajukan Rp 103,5 Miliar Bangun Gedung Baru ke Pemerintah

”Hampir setiap pagi dan sore telur yang menetas langsung dilepasliarkan,” kata I Wayan Anom Astika Jaya, pengiat pelestari penyu kelompok Kurma Asih Desa Perancak, Rabu (19/7).

Sepanjang partai Jembrana, kemungkinana ada sarang-sarang lain yang belum direlokasi. Sehingga, mengimbau masyarakat untuk tidak mengganggu induk penyu dan melaporkan pada pihak tekait pada BKSDA atau penggiat pelestari penyu.



RadarBali.com – Bulan Juni – Juli ini adalah puncak penyu bertelur di pantai-pantai sepanjang pantai Jembrana. Dalam sebulan ada ratusan penyu yang bertelur dengan jumlah telur hingga ratusan butir. Seperti yang ditangkarkan kelompok penyu Kurma Asih, Desa Perancak.

Saat ini ada 150 sarang penyu dengan jumlah masing-maisng sarang rata-rata 80 butir.

Telur penyu yang ditangkarkan kelompok ini dari sarang-sarang penyu yang ada di pesisir pantai Desa Perancak.

Telur-telur tersebut kemudian dikumpulkan dalam satu tempat dengan dibuatkan sarang semi alami. Setelah telut-telur menetas, langsung dilepasliarkan ke laut lepas.

Menurutnya, sepanjang tahun 2017 ini sudah ada ribuan telur yang menetas di penangkaran penyu yang dikelolanya.

Baca Juga:  Nekat, Upah Tak Kunjung Dibayar, Pekerja Bongkar Atap Gedung IKM Celuk

”Hampir setiap pagi dan sore telur yang menetas langsung dilepasliarkan,” kata I Wayan Anom Astika Jaya, pengiat pelestari penyu kelompok Kurma Asih Desa Perancak, Rabu (19/7).

Sepanjang partai Jembrana, kemungkinana ada sarang-sarang lain yang belum direlokasi. Sehingga, mengimbau masyarakat untuk tidak mengganggu induk penyu dan melaporkan pada pihak tekait pada BKSDA atau penggiat pelestari penyu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/