alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Waspada, Diguyur Hujan Lebat Berkabut, Gunung Agung Kembali Erupsi

AMLAPURA—Kabut dan hujan membuat Gunung Agung seharian tidak bisa terlihat secara visual. Namun demikian, sekitar pukul 16.00 sore kemarin (20/1) masih terjadi letusan.

Erupsi ini berakibat hujan abu di beberapa desa di lereng Gunung Agung. Di antaranya yang terkena hujan abu adalah Desa Nawakerti, Abang.

“Tidak hanya hujan abu, juga bau belerang yang cukup menyengat,” kata Wayan Putu dari Nawakerti, Abang, Karangasem.

Hanya saja karena hujan abu sangat tipis dan halus sampai sulit dibedakan dengan hujan air.  Meski begitu menurut warga, bau belerang cukup menyengat.

Laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari pukul 12.00 sampai pukul 18.00 dilaporkan kalau cuaca di sekitar Gunung Agung mendung dan hujan.

Baca Juga:  Lagi, 33 Travel Bandel Terjaring Razia di Gilimanuk

Sementara asap tidak teramati. Selain sekali letusan juga sempat dilaporkan ada dua kali embusan dengan durasi 60 sampai 100 detik.

Juga ada gempa low frequency sebanyak satu kali, gempa vulkanik satu kali, gempa tektonik jauh juga sebanyak satu kali. Sementara tremor terjadi terus menerus, dengan skala 2 sampai 4 MM.

Hujan abu juga terjadi  di Tegal Langlangan, Datah, Abang, di Tukad Legi, Pidpid, Abang. Seperti diketahui,  Tukad Legi memang berhulu di Gunung Agung.

Tukad ini melewati Desa Nawakerti sebelum sampai di Pidpid. 



AMLAPURA—Kabut dan hujan membuat Gunung Agung seharian tidak bisa terlihat secara visual. Namun demikian, sekitar pukul 16.00 sore kemarin (20/1) masih terjadi letusan.

Erupsi ini berakibat hujan abu di beberapa desa di lereng Gunung Agung. Di antaranya yang terkena hujan abu adalah Desa Nawakerti, Abang.

“Tidak hanya hujan abu, juga bau belerang yang cukup menyengat,” kata Wayan Putu dari Nawakerti, Abang, Karangasem.

Hanya saja karena hujan abu sangat tipis dan halus sampai sulit dibedakan dengan hujan air.  Meski begitu menurut warga, bau belerang cukup menyengat.

Laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari pukul 12.00 sampai pukul 18.00 dilaporkan kalau cuaca di sekitar Gunung Agung mendung dan hujan.

Baca Juga:  Awas, Pohon di Temukus Merangas, Hewan Berlarian Turun dari Lereng

Sementara asap tidak teramati. Selain sekali letusan juga sempat dilaporkan ada dua kali embusan dengan durasi 60 sampai 100 detik.

Juga ada gempa low frequency sebanyak satu kali, gempa vulkanik satu kali, gempa tektonik jauh juga sebanyak satu kali. Sementara tremor terjadi terus menerus, dengan skala 2 sampai 4 MM.

Hujan abu juga terjadi  di Tegal Langlangan, Datah, Abang, di Tukad Legi, Pidpid, Abang. Seperti diketahui,  Tukad Legi memang berhulu di Gunung Agung.

Tukad ini melewati Desa Nawakerti sebelum sampai di Pidpid. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/