alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Hanyut di Selat Bali, KMP Agung Samudra IX Kandas Berjam-jam

GILIMANUK – Musibah kembali menimpa kapal yang melayani penyebrangan di selat Bali. Jika beberapa hari lalu KMP Labitra Adinda terbakar, kini giliran KMP Agung Samudra IX kandas akibat terseret arus.

Insiden bermula ketika  KMP Agung Samudra IX yang dinahkodai Sriwiyono itu berlayar dari pelabuhan Ketapang sekitar pukul 21.00 dengan memuat 5 unit truk tronton, 4 unit truk Besar, 3 sepeda motor dan 24 orang penumpang.

Saat akan bersandar di dermaga landing craft macine (LCM), kapal tidak bisa langsung berlabuh karena memberi kesempatan kepada KMP Elvina yang mengalami masalah pada mesin untuk sandar lebih dahulu.

Saat menunggu giliran sandar itu tiba-tiba KMP Agung Samudra IX terseret arus lalu kandas di utara Pura Segara Gilimanuk sekitar pukul 21.45.

Baca Juga:  Puluhan Warga Klungkung Ulangi Prosesi Sudhi Wadani

Lantaran air surut, upaya nahkoda dan awak kapal untuk melakukan olah gerak agar lepas dari kandas tidak berhasil.

Terpaksa KMP Agung Samudra harus menunggu air pasang dengan pengawasan dari Satpolair Polres Jembrana. 

Sekitar 2,5 jam kandas, pukul 00.25 KMP Agung Samudra IX berhasil melakukan olah gerak dan bisa lepas dari kandas.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali-NTB Satuan Pelayanan (Satpel) Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan melalui Hamid, perwira jaga mengatakan, setelah diperiksa semua penumpang dalam keadaan tenang sehingga evakuasi tidak dilakukan.

KMP Agung Samudra IX berhadil sandar sekitar pukul 00.45.”Bukan kandas, hanya lambung kapal saja yang menyentuh pasir di perairan dangkal setelah terbawa arus saat menunggu giliran sandar,” ungkapnya. 

Baca Juga:  Tanpa Kantongi Dokumen Karantina, 1,2 Ton Cumi Gagal Masuk Bali


GILIMANUK – Musibah kembali menimpa kapal yang melayani penyebrangan di selat Bali. Jika beberapa hari lalu KMP Labitra Adinda terbakar, kini giliran KMP Agung Samudra IX kandas akibat terseret arus.

Insiden bermula ketika  KMP Agung Samudra IX yang dinahkodai Sriwiyono itu berlayar dari pelabuhan Ketapang sekitar pukul 21.00 dengan memuat 5 unit truk tronton, 4 unit truk Besar, 3 sepeda motor dan 24 orang penumpang.

Saat akan bersandar di dermaga landing craft macine (LCM), kapal tidak bisa langsung berlabuh karena memberi kesempatan kepada KMP Elvina yang mengalami masalah pada mesin untuk sandar lebih dahulu.

Saat menunggu giliran sandar itu tiba-tiba KMP Agung Samudra IX terseret arus lalu kandas di utara Pura Segara Gilimanuk sekitar pukul 21.45.

Baca Juga:  Ditemukan WNA Suspect Corona, Turis ke Nusa Penida Wajib Screening

Lantaran air surut, upaya nahkoda dan awak kapal untuk melakukan olah gerak agar lepas dari kandas tidak berhasil.

Terpaksa KMP Agung Samudra harus menunggu air pasang dengan pengawasan dari Satpolair Polres Jembrana. 

Sekitar 2,5 jam kandas, pukul 00.25 KMP Agung Samudra IX berhasil melakukan olah gerak dan bisa lepas dari kandas.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali-NTB Satuan Pelayanan (Satpel) Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan melalui Hamid, perwira jaga mengatakan, setelah diperiksa semua penumpang dalam keadaan tenang sehingga evakuasi tidak dilakukan.

KMP Agung Samudra IX berhadil sandar sekitar pukul 00.45.”Bukan kandas, hanya lambung kapal saja yang menyentuh pasir di perairan dangkal setelah terbawa arus saat menunggu giliran sandar,” ungkapnya. 

Baca Juga:  Kebun Raya Bedugul juga Ditutup, Bagaimana yang Sudah Beli Tiket?

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/