alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Seririt Jadi Prioritas Vaksinasi, Satgas Covid-19 Siapkan 7 Ribu Dosis

SINGARAJA – Upaya vaksinasi pada masyarakat Buleleng terus digenjot. Tuntas melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Buleleng, kini fokus vaksinasi digeser ke Kecamatan Seririt.

Program vaksinasi massal covid-19 di Kecamatan Seririt itu akan berlangsung hingga Sabtu (22/5) besok.

Keputusan itu diambil setelah Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan evaluasi realisasi vaksinasi di Ruang Kerja Sekkab Buleleng.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengungkapkan, berdasar hasil evaluasi ada sisa sebanyak 17 ribu dosis vaksin.

Vaksin-vaksin itu rencananya akan diberikan pada beberapa klaster penerima. Klaster pertama yang disasar adalah klaster pekerja pariwisata di Buleleng.

Baik itu di wilayah Buleleng Barat, Buleleng Tengah, Buleleng Selatan, maupun Buleleng Timur. Total vaksin yang disiapkan sebanyak 3 ribu dosis vaksin.

Baca Juga:  Warga Perumahan Puskopad, Tabanan, Bali Keluhkan Proyek Penataan Jalan

Selain itu sebanyak 7 ribu dosis vaksin akan diberikan pada klaster wilayah. Itu berarti vaksin akan diberikan pada desa-desa yang masih memiliki kasus terkonfirmasi covid-19.

Sementara 7 ribu dosis vaksin lainnya, akan dialokasikan pada warga di Kecamatan Seririt. Nantinya vaksin akan menyasar warga berusia di atas 18 tahun yang berdomisili di desa maupun kelurahan yang ada di Kecamatan Seririt.

“Sudah kami petakan. Kami perkirakan vaksin sebanyak 17 ribu dosisi itu akan habis paling lambat pada tanggal 22 (Sabtu, Red),” kata Suyasa.

Sementara untuk proses vaksinasi di Kecamatan Buleleng, resmi dinyatakan berakhir pada Rabu lalu (19/5).

Suyasa menganggap waktu selama sepekan sudah cukup bagi warga untuk mendatangi pos-pos vaksinasi yang dibuka pemerintah.

Baca Juga:  Disnaker Layangkan Surat, BP3TKI Segera Investigasi ke Tejakula

“Tidak mungkin kami menunggu yang tidak mau datang,” imbuhnya. Hingga kini jumlah penduduk yang menerima vaksin di seluruh Buleleng mencapai 88.919 orang.

Sebanyak 72.154 orang berasal dari kategori petugas layanan publik dan masyarakat umum. Sementara 16.765 orang lainnya berasal dari kategor lansia.

Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menargetkan 113.901 orang penduduk Buleleng akan menerima vaksin covid-19. 


SINGARAJA – Upaya vaksinasi pada masyarakat Buleleng terus digenjot. Tuntas melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Buleleng, kini fokus vaksinasi digeser ke Kecamatan Seririt.

Program vaksinasi massal covid-19 di Kecamatan Seririt itu akan berlangsung hingga Sabtu (22/5) besok.

Keputusan itu diambil setelah Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan evaluasi realisasi vaksinasi di Ruang Kerja Sekkab Buleleng.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengungkapkan, berdasar hasil evaluasi ada sisa sebanyak 17 ribu dosis vaksin.

Vaksin-vaksin itu rencananya akan diberikan pada beberapa klaster penerima. Klaster pertama yang disasar adalah klaster pekerja pariwisata di Buleleng.

Baik itu di wilayah Buleleng Barat, Buleleng Tengah, Buleleng Selatan, maupun Buleleng Timur. Total vaksin yang disiapkan sebanyak 3 ribu dosis vaksin.

Baca Juga:  Positif Covid-19, Kasubag Keuangan Pol PP Buleleng Meninggal Dunia

Selain itu sebanyak 7 ribu dosis vaksin akan diberikan pada klaster wilayah. Itu berarti vaksin akan diberikan pada desa-desa yang masih memiliki kasus terkonfirmasi covid-19.

Sementara 7 ribu dosis vaksin lainnya, akan dialokasikan pada warga di Kecamatan Seririt. Nantinya vaksin akan menyasar warga berusia di atas 18 tahun yang berdomisili di desa maupun kelurahan yang ada di Kecamatan Seririt.

“Sudah kami petakan. Kami perkirakan vaksin sebanyak 17 ribu dosisi itu akan habis paling lambat pada tanggal 22 (Sabtu, Red),” kata Suyasa.

Sementara untuk proses vaksinasi di Kecamatan Buleleng, resmi dinyatakan berakhir pada Rabu lalu (19/5).

Suyasa menganggap waktu selama sepekan sudah cukup bagi warga untuk mendatangi pos-pos vaksinasi yang dibuka pemerintah.

Baca Juga:  Penghapusan Syarat Wajib Rapid Antigen di Gilimanuk Tunggu SE Satgas

“Tidak mungkin kami menunggu yang tidak mau datang,” imbuhnya. Hingga kini jumlah penduduk yang menerima vaksin di seluruh Buleleng mencapai 88.919 orang.

Sebanyak 72.154 orang berasal dari kategori petugas layanan publik dan masyarakat umum. Sementara 16.765 orang lainnya berasal dari kategor lansia.

Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menargetkan 113.901 orang penduduk Buleleng akan menerima vaksin covid-19. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/