alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Turun dari Gunung Agung, Remaja Putri Pingsan Dihantam Batu

 

AMLAPURA- Nasib nahas menimpa remaja berusia 13 tahun, Ni Luh Nia. Warga Banjar Dinas Batumadeg, Desa Tista, Kecamatan Abang ini pingsan usai dihantam batu saat turun dari puncak Gunung Agung pada Senin (20/12). Beruntung luka yang dialami remaja tersebut tidak parah.

 

Kerabat korban, yakni Resa mengungkapkan sebelum kejadian dia bersama korban naik ke puncak Gunung Agung untuk melaksanakan nunas tirta dalam rangka karya Pura Mekah sekitar pukul 02.30 dini hari. Mereka bersama rombongan kurang lebih 50 orang. Proses menuju puncak Gunung Agung berlangsung lancar. “Semua berjalan lancar. Sembahyang juga lancar. Setelah selesai, kami turun pukul 09.30,” ujarnya.

 

Baca Juga:  BNPB: Tolong Jangan Ada Lagi yang Naik Puncak Gunung, Masih Bahaya

Saat turun dari puncak Gunung Agung, kurang lebih baru 100 meter, tiba-tiba ada batu jatuh dari atas hingga mengenai Ni Luh Nia. Akibat kejadian itu, remaja perempuan itu langsung pingsan. “Ya sempat pingsan sekitar 15 menit. Ada luka di bagian kepala,” kata Resa.

 

Setelah sadar, salah seorang pemedek lainnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga korban dan pecalang di Pura Pasar Agung, Selat. Korban langsung dievakuasi. Dalam proses evakuasi juga dibantu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem. Selanjutnya korban dibawa menuju Puskesmas Selat menggunakan Ambulance untuk mendapat pertolongan medis.

 

“Luka di bagian kepala. Dan sudah dijarit. Sudah langsung boleh pulang,” tandasnya.

Baca Juga:  Selat Bali Jadi Rebutan, Nelayan Jembrana dan Banyuwangi Protes

 

AMLAPURA- Nasib nahas menimpa remaja berusia 13 tahun, Ni Luh Nia. Warga Banjar Dinas Batumadeg, Desa Tista, Kecamatan Abang ini pingsan usai dihantam batu saat turun dari puncak Gunung Agung pada Senin (20/12). Beruntung luka yang dialami remaja tersebut tidak parah.

 

Kerabat korban, yakni Resa mengungkapkan sebelum kejadian dia bersama korban naik ke puncak Gunung Agung untuk melaksanakan nunas tirta dalam rangka karya Pura Mekah sekitar pukul 02.30 dini hari. Mereka bersama rombongan kurang lebih 50 orang. Proses menuju puncak Gunung Agung berlangsung lancar. “Semua berjalan lancar. Sembahyang juga lancar. Setelah selesai, kami turun pukul 09.30,” ujarnya.

 

Baca Juga:  Erupsi Mereda, Buleleng Tetap Siapkan Titik Pengungsian

Saat turun dari puncak Gunung Agung, kurang lebih baru 100 meter, tiba-tiba ada batu jatuh dari atas hingga mengenai Ni Luh Nia. Akibat kejadian itu, remaja perempuan itu langsung pingsan. “Ya sempat pingsan sekitar 15 menit. Ada luka di bagian kepala,” kata Resa.

 

Setelah sadar, salah seorang pemedek lainnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga korban dan pecalang di Pura Pasar Agung, Selat. Korban langsung dievakuasi. Dalam proses evakuasi juga dibantu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem. Selanjutnya korban dibawa menuju Puskesmas Selat menggunakan Ambulance untuk mendapat pertolongan medis.

 

“Luka di bagian kepala. Dan sudah dijarit. Sudah langsung boleh pulang,” tandasnya.

Baca Juga:  Dua Pendaki Tersesat Ditemukan Selamat, Gagal Turun Karena Keseleo

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/