alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Tak Punya Duit, Pria Nganggur Tega Curi Kompresor Milik Paman Sendiri

SINGARAJA – Berdalih stress dan frustasi karena tak punya uang dan tak kunjung dapat pekerjaan, Putu Agus Mertayasa alias Gelgel, 18, pria pengangguran asal  Desa Pangkung Paruk, nekat melakukan aksi pencurian.

 

Parahnya, ia nekat menggasak bengkel las milik pamannya sendiri, Putu Jayantara, 31, yang masih tinggal satu desa dengan tersangka.

 

Seperti dibenarkan Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka.

 

Saat dikonfirmasi, Selasa (22/1), ia menjelaskan, jika aksi pencurian yang dilakukan Gelgel terjadi, Rabu (16/1) pekan lalu.

 

Gelgel yang hingga kini berstatus sebagai pengangguran itu, melakukan aksi pencuriannya siang bolong, sekitar pukul 11.00 siang.

 

Saat itu ia memanfaatkan kondisi bengkel yang sedang sepi. Tak tanggung-tanggung, sebuah mesin las dan mesin kompresor langsung dibawa kabur.

Baca Juga:  Serem, Truk Tabrak ABG di Jalur Tengkorak

 

Terang saja pamannya kebingungan karena peralatan bengkelnya hilang. Korban pun segera melapor ke polisi.

 

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung melakukan penyisiran ke sejumlah pengepul rongsokan dan bengkel las di wilayah Seririt.

 

Polisi kemudian mendapat informasi bahwa seorang pemuda sempat menawarkan mesin kompresor pada sebuah bengkel las di Desa Bubunan.

 

“Kami akhirnya mengantongi ciri-ciri pelaku. Kami tangkap pelaku di rumahnya hari Kamis (17/1), beberapa jam setelah dilaporkan,” kata Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka.

 

Sementara itu tersangka Gelgel mengaku dirinya terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Ia mengaku nekat mencuri barang milik pamannya sendiri, karena terdesak kebutuhan untuk berbelanja.

Baca Juga:  Bikin Resah, Polisi Tangkap Tiga Komplotan Maling Ternak di Buleleng

 

“Setelah dijual uangnya saya pakai belanja. Untuk kebutuhan sehari-hari. Soalnya saya tidak kerja,” kata Gelgel.

 

Akibat perbuatannya tersangka ditahan di Mapolsek Seririt. Ia dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 



SINGARAJA – Berdalih stress dan frustasi karena tak punya uang dan tak kunjung dapat pekerjaan, Putu Agus Mertayasa alias Gelgel, 18, pria pengangguran asal  Desa Pangkung Paruk, nekat melakukan aksi pencurian.

 

Parahnya, ia nekat menggasak bengkel las milik pamannya sendiri, Putu Jayantara, 31, yang masih tinggal satu desa dengan tersangka.

 

Seperti dibenarkan Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka.

 

Saat dikonfirmasi, Selasa (22/1), ia menjelaskan, jika aksi pencurian yang dilakukan Gelgel terjadi, Rabu (16/1) pekan lalu.

 

Gelgel yang hingga kini berstatus sebagai pengangguran itu, melakukan aksi pencuriannya siang bolong, sekitar pukul 11.00 siang.

 

Saat itu ia memanfaatkan kondisi bengkel yang sedang sepi. Tak tanggung-tanggung, sebuah mesin las dan mesin kompresor langsung dibawa kabur.

Baca Juga:  Terpergok Maling Ayam, Warga Asal Pupuan Babak Belur Dikeroyok Massa

 

Terang saja pamannya kebingungan karena peralatan bengkelnya hilang. Korban pun segera melapor ke polisi.

 

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung melakukan penyisiran ke sejumlah pengepul rongsokan dan bengkel las di wilayah Seririt.

 

Polisi kemudian mendapat informasi bahwa seorang pemuda sempat menawarkan mesin kompresor pada sebuah bengkel las di Desa Bubunan.

 

“Kami akhirnya mengantongi ciri-ciri pelaku. Kami tangkap pelaku di rumahnya hari Kamis (17/1), beberapa jam setelah dilaporkan,” kata Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka.

 

Sementara itu tersangka Gelgel mengaku dirinya terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Ia mengaku nekat mencuri barang milik pamannya sendiri, karena terdesak kebutuhan untuk berbelanja.

Baca Juga:  Selasa Ini Prada TNI Nyoman Trika Diaben di Setra Selanbawak Tabanan

 

“Setelah dijual uangnya saya pakai belanja. Untuk kebutuhan sehari-hari. Soalnya saya tidak kerja,” kata Gelgel.

 

Akibat perbuatannya tersangka ditahan di Mapolsek Seririt. Ia dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/