alexametrics
26.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Senderan Bantaran Tukad Buleleng Jebol, Poskamling Hanyut

BANJAR JAWA – Senderan bantaran Tukad Buleleng tepatnya di Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Banjar Jawa , Jumat (22/3) sekitar pukul 05.00 jebol.

Akibat jebolnya senderan tukat (sungai) menyebabkan sebuah pos keamanan lingkungan (poskamling) yang dibangun swadaya oleh warga, hanyut tergerus air.

 

Nyoman Teteg, 58, warga setempat saat ditemui Jawa Pos Radar Bali, mengatakan, saat kejadian terdengar suara gemuruh yang cukup keras.

 

 Warga pun terkejut dan berhamburan keluar rumah. Ternyata senderan sungai yang di atasnya terdapat poskamling, sudah runtuh ke sungai.

 

Pada saat kejadian, warga memastikan tidak ada hujan. “Hujannya sudah reda. Tapi airnya memang deras. Pas kejadian itu suaranya keras sekali. Warga di sini banyak keluar rumah karena kaget,” kata Teteg.

 

Menurutnya, bagian senderan yang jebol cukup parah. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan menggerus jalan raya. Apalagi jarak antara tebing dengan jalan raya, tinggal satu meter saja.

 

Warga juga khawatir senderan yang jebol itu berdampak pada keselamatan warga setempat. “Banyak anak-anak yang sering main di sekitar sana. Takutnya kan ada yang sampai terperosok,” imbuhnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya yang dikonfirmasi terpisah, mengaku telah melihat lokasi senderan yang jebol itu.

Suparta menyatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, yang berwenang menangani permasalahan tersebut.

“Secara lisan kami sudah komunikasi dengan pihak BWS. Kami sudah langsung kontak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di sana. Nanti BWS akan membuat program penguatan tebing sungai,” kata Suparta.

Menurutnya kondisi senderan di bantaran Tukad Buleleng, rata-rata sudah tua dan rentan jebol ketika debit sungai meningkat.

 



BANJAR JAWA – Senderan bantaran Tukad Buleleng tepatnya di Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Banjar Jawa , Jumat (22/3) sekitar pukul 05.00 jebol.

Akibat jebolnya senderan tukat (sungai) menyebabkan sebuah pos keamanan lingkungan (poskamling) yang dibangun swadaya oleh warga, hanyut tergerus air.

 

Nyoman Teteg, 58, warga setempat saat ditemui Jawa Pos Radar Bali, mengatakan, saat kejadian terdengar suara gemuruh yang cukup keras.

 

 Warga pun terkejut dan berhamburan keluar rumah. Ternyata senderan sungai yang di atasnya terdapat poskamling, sudah runtuh ke sungai.

 

Pada saat kejadian, warga memastikan tidak ada hujan. “Hujannya sudah reda. Tapi airnya memang deras. Pas kejadian itu suaranya keras sekali. Warga di sini banyak keluar rumah karena kaget,” kata Teteg.

 

Menurutnya, bagian senderan yang jebol cukup parah. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan menggerus jalan raya. Apalagi jarak antara tebing dengan jalan raya, tinggal satu meter saja.

 

Warga juga khawatir senderan yang jebol itu berdampak pada keselamatan warga setempat. “Banyak anak-anak yang sering main di sekitar sana. Takutnya kan ada yang sampai terperosok,” imbuhnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya yang dikonfirmasi terpisah, mengaku telah melihat lokasi senderan yang jebol itu.

Suparta menyatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, yang berwenang menangani permasalahan tersebut.

“Secara lisan kami sudah komunikasi dengan pihak BWS. Kami sudah langsung kontak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di sana. Nanti BWS akan membuat program penguatan tebing sungai,” kata Suparta.

Menurutnya kondisi senderan di bantaran Tukad Buleleng, rata-rata sudah tua dan rentan jebol ketika debit sungai meningkat.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/