alexametrics
28.7 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Tiga Kelompok Nelayan di Buleleng Dibantu Jukung Senilai Ratusan Juta

SINGARAJA – Sebanyak tiga kelompok usaha bersama (KUB) yang ada di Buleleng, mendapat bantuan jukung dari pemerintah. Bantuan itu menjadi stimulan bagi kelompok-kelompok tersebut dalam melakukan penangkapan ikan di laut lepas.

 

Kelompok-kelompok yang menerima bantuan itu adalah KUB Putra Samudra Indah Desa Kubutambahan, KUB Segara Gunung Desa Pemaron, dan KUB Laut Biru Desa Umeanyar. Masing-masing kelompok mendapat bantuan senilai Rp 103,49 juta.

 

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng Jon Benni Ariatman mengatakan, setiap kelompok mendapat satu paket bantuan sarana tangkap ikan. Mulai dari perahu dengan panjang 9 meter, sebuah mesin tempel dengan kekuatan 20 PK, sebuah generator, serta sebuah jaring.

Baca Juga:  Penitipan Tinggi, Jenazah di RSUD Klungkung Terpaksa Ditumpuk

 

Khusus bantuan jaring, disesuaikan dengan kebutuhan kelompok nelayan. “Kalau genset, itu digunakan mereka untuk menangkap. Biasanya mereka ini kan berangkat malam. Jadi saat menangkap ikan di rumpon, perlu penerangan,” kata Benni saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (21/4).

 

Menurut Benni bantuan itu sudah siap langsung digunakan oleh nelayan di kelompok masing-masing. Jukung bantuan itu sudah digunakan oleh kelompok nelayan. Bahkan KUB di Desa Kubutambahan, berhasil menangkap ikan sebanyak 3 ton.

 

Lebih lanjut Benni menjelaskan, dalam pemanfaatan bantuan, KUB diminta melakukan musyawarah. Biasanya jukung diserahkan pada salah seorang anggota. Selanjutnya anggota tersebut mencicil pembelian jukung, mesin, jaring, maupun generator.

Baca Juga:  Fakta-Fakta di Balik Gempa di Bali Timur yang Perlu Diketahui

 

“Uang yang terkumpul itu kemudian digulirkan lagi oleh kelompok. Entah itu untuk beli jaring, alat tangkap, mesin yang lain, perahu yang lain, atau digunakan untuk simpan pinjam juga bisa,” jelas Benni.

 

Asal tahu saja, bantuan jukung itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebenarnya tahun ini DKPP Buleleng mengusulkan 14 kelompok sebagai calon penerima. Namun setelah proses verifikasi, hanya 3 kelompok saja yang dinyatakan memenuhi syarat.

 

Jukung bantuan itu biasanya digunakan nelayan menangkap ikan pada jarak 15-20 mil laut. Biasanya ikan yang berhasil ditangkap berupa selayang puso, walang, cakalang, tuna, layang, dan lemadang.

- Advertisement -

- Advertisement -

SINGARAJA – Sebanyak tiga kelompok usaha bersama (KUB) yang ada di Buleleng, mendapat bantuan jukung dari pemerintah. Bantuan itu menjadi stimulan bagi kelompok-kelompok tersebut dalam melakukan penangkapan ikan di laut lepas.

 

Kelompok-kelompok yang menerima bantuan itu adalah KUB Putra Samudra Indah Desa Kubutambahan, KUB Segara Gunung Desa Pemaron, dan KUB Laut Biru Desa Umeanyar. Masing-masing kelompok mendapat bantuan senilai Rp 103,49 juta.


 

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng Jon Benni Ariatman mengatakan, setiap kelompok mendapat satu paket bantuan sarana tangkap ikan. Mulai dari perahu dengan panjang 9 meter, sebuah mesin tempel dengan kekuatan 20 PK, sebuah generator, serta sebuah jaring.

Baca Juga:  CATAT!!Siswa Dianiaya,Kadisdikpora Minta Pengawasan Ditingkatkan

 

Khusus bantuan jaring, disesuaikan dengan kebutuhan kelompok nelayan. “Kalau genset, itu digunakan mereka untuk menangkap. Biasanya mereka ini kan berangkat malam. Jadi saat menangkap ikan di rumpon, perlu penerangan,” kata Benni saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (21/4).

 

Menurut Benni bantuan itu sudah siap langsung digunakan oleh nelayan di kelompok masing-masing. Jukung bantuan itu sudah digunakan oleh kelompok nelayan. Bahkan KUB di Desa Kubutambahan, berhasil menangkap ikan sebanyak 3 ton.

 

Lebih lanjut Benni menjelaskan, dalam pemanfaatan bantuan, KUB diminta melakukan musyawarah. Biasanya jukung diserahkan pada salah seorang anggota. Selanjutnya anggota tersebut mencicil pembelian jukung, mesin, jaring, maupun generator.

Baca Juga:  Status Karantina Dicabut, Satu per Satu Warga Bondalem Sembuh Covid-19

 

“Uang yang terkumpul itu kemudian digulirkan lagi oleh kelompok. Entah itu untuk beli jaring, alat tangkap, mesin yang lain, perahu yang lain, atau digunakan untuk simpan pinjam juga bisa,” jelas Benni.

 

Asal tahu saja, bantuan jukung itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebenarnya tahun ini DKPP Buleleng mengusulkan 14 kelompok sebagai calon penerima. Namun setelah proses verifikasi, hanya 3 kelompok saja yang dinyatakan memenuhi syarat.

 

Jukung bantuan itu biasanya digunakan nelayan menangkap ikan pada jarak 15-20 mil laut. Biasanya ikan yang berhasil ditangkap berupa selayang puso, walang, cakalang, tuna, layang, dan lemadang.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/