alexametrics
25.3 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

SERU! Tak Cekatan, Suwirta Rencanakan Mutasi PNS Setiap Dua Tahun

SEMARAPURA –  Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berencana membuat regulasi bagi pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Klungkung yang

tidak memiliki kemampuan kompetensi khusus agar dua tahun setelah menduduki suatu jabatan harus siap dimutasi.

Hal itu dilakukan agar para PNS ini tidak hanya mengetahui satu bidang saja. Selain itu, untuk menghindari kesan nyaman di satu tempat.

Disela-sela acara pelantikan 215 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkab Klungkung di Lapangan Swecapura, Desa Gelgel,

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, mutasi dan promosi merupakan hal biasa dalam lingkungan pemerintahan.

Jika ada PNS yang merasa hal tersebut sesuatu yang aneh, menurutnya, PNS tersebut yang justru aneh.

“Di eselon II, saya benar-benar kemarin menggunakan peringkat. Jadi, siapa yang peringkat satu, itu yang kami ambil. Saya tidak pernah bertemu dengan pansel.

Kemudian yang lain-lain tentunya berdasar kemampuan mereka. Mereka ada yang bergeser ke samping sesuai dengan kompentensi mereka masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Sempat Normal dan Sekolah, Sama-Sama Lumpuh Setelah Alami Panas Tinggi

Bupati asal Nusa Ceningan itu pun sempat menyentil adanya PNS-PNS titipan yang ingin promosi ke eselon II.

“Ada yang punya usulan tidak masuk, mohon maaf. Kalau ada tempat yang membuat Anda naik semua, mungkin saya buatkan tempat biar Anda semua di eselon II. Tetapi sayang tempat itu terbatas,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan, jika PNS yang promosi saat ini sebagian besar adalah PNS berusia muda.

Itu dilakukannya dengan harapan mereka bisa bekerja lebih cekatan dalam membangun Kabupaten Klungkung. “Saya berharap mereka bisa berlari kencang,” terang ayah tiga orang anak ini.

Mendengar ada PNS yang kesal saat dimutasi, pihaknya pun berencana membuat regulasi agar para PNS siap dimutasi dua tahun setelah menduduki suatu jabatan.

Sehingga tidak ada lagi PNS keberatan saat dimutasi karena sudah terlalu nyaman di posisinya sekarang.

Baca Juga:  Diprotes Warga, Satpol PP Stop Proyek Pengurugan DTW Ulun Danu

“Saya ingin mereka bekerja tidak hanya tahu satu pekerjaan saja. Kalau tahu satu pekerjaan, siapa yang mau pindah.

Jangan nyaman di satu tempat. Justru kalau Anda nyaman di satu tempat, ada apa di tempat itu. Maksimal menjabat dua tahun,” tandasnya.

Sebagai catatan, ada tiga posisi di eselon II yang digeser Bupati Suwirta. Yakni staf ahli Bupati Klungkung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ni Wayan Ringin, kini menjabat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Posisi Ringin digantikan I Nyoman Mudarta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga.

Jabatan yang ditinggalkan Mudarta kini diduduki I Nengah Sudiartha yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Sementara satu eselon II yang mendapat perpanjangan masa jabatan dan mengikuti pengukuhan yakni Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, IB Anom Adnyana. 



SEMARAPURA –  Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berencana membuat regulasi bagi pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Klungkung yang

tidak memiliki kemampuan kompetensi khusus agar dua tahun setelah menduduki suatu jabatan harus siap dimutasi.

Hal itu dilakukan agar para PNS ini tidak hanya mengetahui satu bidang saja. Selain itu, untuk menghindari kesan nyaman di satu tempat.

Disela-sela acara pelantikan 215 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkab Klungkung di Lapangan Swecapura, Desa Gelgel,

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, mutasi dan promosi merupakan hal biasa dalam lingkungan pemerintahan.

Jika ada PNS yang merasa hal tersebut sesuatu yang aneh, menurutnya, PNS tersebut yang justru aneh.

“Di eselon II, saya benar-benar kemarin menggunakan peringkat. Jadi, siapa yang peringkat satu, itu yang kami ambil. Saya tidak pernah bertemu dengan pansel.

Kemudian yang lain-lain tentunya berdasar kemampuan mereka. Mereka ada yang bergeser ke samping sesuai dengan kompentensi mereka masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Masih Banyak Situs Bersejarah di Klungkung yang Belum Terdata

Bupati asal Nusa Ceningan itu pun sempat menyentil adanya PNS-PNS titipan yang ingin promosi ke eselon II.

“Ada yang punya usulan tidak masuk, mohon maaf. Kalau ada tempat yang membuat Anda naik semua, mungkin saya buatkan tempat biar Anda semua di eselon II. Tetapi sayang tempat itu terbatas,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan, jika PNS yang promosi saat ini sebagian besar adalah PNS berusia muda.

Itu dilakukannya dengan harapan mereka bisa bekerja lebih cekatan dalam membangun Kabupaten Klungkung. “Saya berharap mereka bisa berlari kencang,” terang ayah tiga orang anak ini.

Mendengar ada PNS yang kesal saat dimutasi, pihaknya pun berencana membuat regulasi agar para PNS siap dimutasi dua tahun setelah menduduki suatu jabatan.

Sehingga tidak ada lagi PNS keberatan saat dimutasi karena sudah terlalu nyaman di posisinya sekarang.

Baca Juga:  Terbukti Masukkan Ganja 12 Kg, Warga Banyuwangi Divonis 12 Tahun

“Saya ingin mereka bekerja tidak hanya tahu satu pekerjaan saja. Kalau tahu satu pekerjaan, siapa yang mau pindah.

Jangan nyaman di satu tempat. Justru kalau Anda nyaman di satu tempat, ada apa di tempat itu. Maksimal menjabat dua tahun,” tandasnya.

Sebagai catatan, ada tiga posisi di eselon II yang digeser Bupati Suwirta. Yakni staf ahli Bupati Klungkung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ni Wayan Ringin, kini menjabat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Posisi Ringin digantikan I Nyoman Mudarta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga.

Jabatan yang ditinggalkan Mudarta kini diduduki I Nengah Sudiartha yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Sementara satu eselon II yang mendapat perpanjangan masa jabatan dan mengikuti pengukuhan yakni Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, IB Anom Adnyana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/