alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Duh Gusti, Nyari Kayu Bakar, Jatuh, Nenek Tewas

RadarBali.com – Berniat mencari kayu bakar, seorang nenek, Ni Wayan Rusi, 70, malah jatuh ke bawah jurang sedalam 30 meter.

Jasad nenek Rasi ditemukan Kamis (20/7) sore pukul 17.00. Akibat kejadian itu, nyawanya tak terselamatkan. 

Menurut informasi yang dihimpun koran ini, korban asal Banjar Gambih, Desa Buahan, Kecamatan Payangan sekitar pukul 13.30, nenek Rusi berpamitan kepada anaknya, I Ketut Kisid, 34, untuk pergi ke tegalan mencari kayu bakar.

Tegal itu milik keluarganya dan nenek Rusi memang biasa mencari kayu bakar di tegalan. Hingga hari menjelang sore, sekitar pukul 16.00, nenek Rusi belum pulang ke rumah.

Tentu saja pihak keluarganya bingung dan memang tidak seperti biasanya belum pulang. Selanjutnya Kisid berinisitif mencari ibunya di sekitar tegalan.

Setelah melakukan pencarian sekitar 30 menit, atau pada pukul 17.30, Kisid menemukan sandal yang diduga milik ibunya. Sandal itu berada di pingir jurang. Akan tetapi, Kisid tidak melihat ibunya.

Baca Juga:  RIP! Dewa Syaraf Berpulang, Keluarga Kenang Kehebatan Sosok Almarhum

“Anak korban sempat curiga kalau korban jatuh ke dalam jurang,” ujar sumber koran ini, kemarin (21/7). Akhirnya Kisid meminta bantuan dua kerabatnya untuk ikut mencari Rusi ke bawah jurang. 

Mereka kemudian turun mencari nenek Rusi ke bawah jurang. Akhirnya pukul 17.00, korban Rusi ditemukan di jurang dengan posisi tubuh korban terlentang dan kepala berada di sebelah barat.

Pada saat ditemukan nenek Rusi sudah dalam keadaan meninggal dunia. Melihat jasad nenek Rusi di bawah jurang, ketiganya kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi ke rumah duka.

Selanjutnya, pihak keluarga menghubungi Polsek Payangan. Kepolisian pun langsung mendatangi lokasi kejadian bersama dokter Shelly dari UPT Kesmas Payangan.

Baca Juga:  1.300 Memeri Tertahan di Gilimanuk

Dikonfirmasi Jumat (21/7), Kapolsek Payangan, AKP Gede Endrawan, membenarkan kasus itu. “Ya, itu murni musibah, kecelakaan saat mencari kayu bakar,” ujar Endrawan, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan dokter,  terhadap jasad nenek Rusi, diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 3 atau 4 jam setelah dilakukan visum luar. Dugaan sementara, nenek Rusi jatuh ke jurang lantaran kondisi tanah di pinggir jurang licin.

Dari hasil pemeriksaan dokter pula, pada tubuh korban ditemukan luka lecet pada punggung telapak kaki kanan dan kaki kiri, luka lecet pada lutut kaki sebelah kiri.

Sedangkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun sajam pada tubuh korban. 

Terkait kejadian tersebut, pihak keluarga korban telah menerima kepergian nenek Rasi sebagai musibah.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi. “Jasad korban sudah dikuburkan,” tukas AKP Endrawan. 



RadarBali.com – Berniat mencari kayu bakar, seorang nenek, Ni Wayan Rusi, 70, malah jatuh ke bawah jurang sedalam 30 meter.

Jasad nenek Rasi ditemukan Kamis (20/7) sore pukul 17.00. Akibat kejadian itu, nyawanya tak terselamatkan. 

Menurut informasi yang dihimpun koran ini, korban asal Banjar Gambih, Desa Buahan, Kecamatan Payangan sekitar pukul 13.30, nenek Rusi berpamitan kepada anaknya, I Ketut Kisid, 34, untuk pergi ke tegalan mencari kayu bakar.

Tegal itu milik keluarganya dan nenek Rusi memang biasa mencari kayu bakar di tegalan. Hingga hari menjelang sore, sekitar pukul 16.00, nenek Rusi belum pulang ke rumah.

Tentu saja pihak keluarganya bingung dan memang tidak seperti biasanya belum pulang. Selanjutnya Kisid berinisitif mencari ibunya di sekitar tegalan.

Setelah melakukan pencarian sekitar 30 menit, atau pada pukul 17.30, Kisid menemukan sandal yang diduga milik ibunya. Sandal itu berada di pingir jurang. Akan tetapi, Kisid tidak melihat ibunya.

Baca Juga:  Pelajar Jatuh ke Jurang, Kerap Ada Kejadian Aneh di SDN 1 Blahbatuh

“Anak korban sempat curiga kalau korban jatuh ke dalam jurang,” ujar sumber koran ini, kemarin (21/7). Akhirnya Kisid meminta bantuan dua kerabatnya untuk ikut mencari Rusi ke bawah jurang. 

Mereka kemudian turun mencari nenek Rusi ke bawah jurang. Akhirnya pukul 17.00, korban Rusi ditemukan di jurang dengan posisi tubuh korban terlentang dan kepala berada di sebelah barat.

Pada saat ditemukan nenek Rusi sudah dalam keadaan meninggal dunia. Melihat jasad nenek Rusi di bawah jurang, ketiganya kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi ke rumah duka.

Selanjutnya, pihak keluarga menghubungi Polsek Payangan. Kepolisian pun langsung mendatangi lokasi kejadian bersama dokter Shelly dari UPT Kesmas Payangan.

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Bali Catat Ada 1.252 Penumpang Menuju Jakarta

Dikonfirmasi Jumat (21/7), Kapolsek Payangan, AKP Gede Endrawan, membenarkan kasus itu. “Ya, itu murni musibah, kecelakaan saat mencari kayu bakar,” ujar Endrawan, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan dokter,  terhadap jasad nenek Rusi, diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 3 atau 4 jam setelah dilakukan visum luar. Dugaan sementara, nenek Rusi jatuh ke jurang lantaran kondisi tanah di pinggir jurang licin.

Dari hasil pemeriksaan dokter pula, pada tubuh korban ditemukan luka lecet pada punggung telapak kaki kanan dan kaki kiri, luka lecet pada lutut kaki sebelah kiri.

Sedangkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun sajam pada tubuh korban. 

Terkait kejadian tersebut, pihak keluarga korban telah menerima kepergian nenek Rasi sebagai musibah.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi. “Jasad korban sudah dikuburkan,” tukas AKP Endrawan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/