alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Wabup Kembang Usul Prioritaskan Penanganan Sosial Ekonomi

JEMBRANA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana  akan memprioritaskan DID  tambahan  sebesar Rp14,9 miliar untuk penanganan sosial ekonomi terdampak Covid-19.

 

DID tambahan itu apresiasi yang diberikan pemerintah pusat  kepada daerah dengan kinerja baik dalam penanganan  Corona virus disease.

   

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan , Rabu ( 22/7).

 

Menurutnya, tambahan DID dari pemerintah pusat itu sangat berarti bagi Jembrana ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

 

Untuk itu, kata Wabup Kembang Hartawan penyalurannya  akan diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah  pada sektor  usaha kecil .

 

Diantaranya bantuan bagi pedagang atau warung , UMKM, serta untuk  penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan bantuan sosial di Jembrana.

 

Selain itu, imbuh Kembang Hartawan, dana DID tambahan  dari pemerintah pusat itu juga akan dialokasikan untuk  program pemberdayaan bagi generasi muda .

Baca Juga:  KABAR BAIK! Rapid Test di Gilimanuk Disubsidi, Awak Logistik Gratis

 

Program pemberdayaan bagi generasi muda itu kata Wabup Kembang yakni, berupa  pelatihan bagi generasi muda untuk mendukung skill dan keahlian  mereka di tengah masa pandemi Corona.

 

Sasarannya, tidak hanya agar mereka berkesempatan terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu berkembang menjadi wirausahawan.

 

Ia menyadari upaya melawan pandemi Covid-19 berdampak besar pada warga, khususnya di bidang ekonomi.

 

 “Misalnya, untuk memutus rantai penyebaran virus, beberapa pekerja terpaksa dirumahkan . Hal itu tentu berdampak pada mata pencaharian sebagian besar masyarakat disertai menurunnya penghasilan,“ kata Kembang Hartawan.

 

Karena itu imbuhnya, sejumlah program pelatihan akan disiapkan guna menunjang peningkatan kompetensi mereka. Diantaranya pelatihan menjadi barista, cloathing , barbershop , kuliner, fashion , mengemudi, digital marketing hingga menjadi Vidiografer.

Baca Juga:  [Lagi] Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah Jadi 27 Orang

 

Profesi diatas disebutnya sangat cocok dan menjanjikan bagi anak muda, terlebih dimasa sulit  seperti sekarang dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

 

 “Melalui pelatihan itu ada proses pembekalan dan pendampingan yang bisa dipilih anak-anak muda yang saat ini butuh pekerjaan sesuai bakat dan minat masing-masing. Tidak hanya sebatas pengetahuan, tapi bagaimana mereka paham mengelola  usaha, mulai dari produksi, manajemen , promosi dan pemasaran hingga inovasi, “ kata  Kembang Hartawan.

 

Wabup Kembang berharap, anak-anak muda Jembrana bisa kreatif untuk bertahan dimasa pandemi ini.

 

Dia  juga menambahkan, sejumlah  program pemberdayaan nanti dapat menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja serta peningkatan penghasilan masyarakat khususnya di Kabupaten Jembrana. (rba)

 



JEMBRANA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana  akan memprioritaskan DID  tambahan  sebesar Rp14,9 miliar untuk penanganan sosial ekonomi terdampak Covid-19.

 

DID tambahan itu apresiasi yang diberikan pemerintah pusat  kepada daerah dengan kinerja baik dalam penanganan  Corona virus disease.

   

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan , Rabu ( 22/7).

 

Menurutnya, tambahan DID dari pemerintah pusat itu sangat berarti bagi Jembrana ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

 

Untuk itu, kata Wabup Kembang Hartawan penyalurannya  akan diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah  pada sektor  usaha kecil .

 

Diantaranya bantuan bagi pedagang atau warung , UMKM, serta untuk  penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan bantuan sosial di Jembrana.

 

Selain itu, imbuh Kembang Hartawan, dana DID tambahan  dari pemerintah pusat itu juga akan dialokasikan untuk  program pemberdayaan bagi generasi muda .

Baca Juga:  Tersisa 1.610 Formasi, Pendaftaran Calon ASN Guru Dibuka Lagi

 

Program pemberdayaan bagi generasi muda itu kata Wabup Kembang yakni, berupa  pelatihan bagi generasi muda untuk mendukung skill dan keahlian  mereka di tengah masa pandemi Corona.

 

Sasarannya, tidak hanya agar mereka berkesempatan terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu berkembang menjadi wirausahawan.

 

Ia menyadari upaya melawan pandemi Covid-19 berdampak besar pada warga, khususnya di bidang ekonomi.

 

 “Misalnya, untuk memutus rantai penyebaran virus, beberapa pekerja terpaksa dirumahkan . Hal itu tentu berdampak pada mata pencaharian sebagian besar masyarakat disertai menurunnya penghasilan,“ kata Kembang Hartawan.

 

Karena itu imbuhnya, sejumlah program pelatihan akan disiapkan guna menunjang peningkatan kompetensi mereka. Diantaranya pelatihan menjadi barista, cloathing , barbershop , kuliner, fashion , mengemudi, digital marketing hingga menjadi Vidiografer.

Baca Juga:  Nekat Buang Limbah Oli ke Laut, Pengelola Boat Diberi Peringatan Keras

 

Profesi diatas disebutnya sangat cocok dan menjanjikan bagi anak muda, terlebih dimasa sulit  seperti sekarang dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

 

 “Melalui pelatihan itu ada proses pembekalan dan pendampingan yang bisa dipilih anak-anak muda yang saat ini butuh pekerjaan sesuai bakat dan minat masing-masing. Tidak hanya sebatas pengetahuan, tapi bagaimana mereka paham mengelola  usaha, mulai dari produksi, manajemen , promosi dan pemasaran hingga inovasi, “ kata  Kembang Hartawan.

 

Wabup Kembang berharap, anak-anak muda Jembrana bisa kreatif untuk bertahan dimasa pandemi ini.

 

Dia  juga menambahkan, sejumlah  program pemberdayaan nanti dapat menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja serta peningkatan penghasilan masyarakat khususnya di Kabupaten Jembrana. (rba)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/