alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Parah! Baru Diaspal, Jalan Munduk Ranti Bergelombang

NEGARA – Kondisi jalan bergelombang ditengarai sebagai salah satu penyebab seringnya terjadi lakalantas di kawasan jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

Seperti halnya di wilayah Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.  Meski kondisi jalan baru diaspal, namun kondisinya  sudah rusak hingga menyebabkan banyak pengendara terjatuh.

Menurut warga, jalan nasional yang rusak pada sisi utara atau arah dari Gilimanuk ke Denpasar sudah lama rusak. Aspal jalan bergelombang pada badan jalan, bahkan tinggi gelombang aspal sekitar 20 centimeter. “Sudah lama rusak, sempat diperbaiki tapi rusak lagi,” kata Suardika, salah seorang warga sekitar.

Perbaikan jalan belum lama ini dilakukan, sekitar sebulan lalu.

Bagian aspal yang bergelombang sudah dipangkas dan diaspal lagi, tapi belum lama sudah rusak lagi.

Baca Juga:  Pererat Kolaborasi, BPJS Kesehatan Singaraja Gelar Turnamen Futsal

Bahkan gelombangnya lebih parah lagi dari sebelumnya.

Akibat kondisi tersebut, tidak sedikit pengendara yang terjatuh.

Terutama pengendara motor yang melintasi jalan aspal yang bergelombang cukup tinggi ini.

“Kalau yang jatuh nabrak aspal bergelombang ini sudah banyak, syukur tidak sampai fatal,” tukasnya.

 



NEGARA – Kondisi jalan bergelombang ditengarai sebagai salah satu penyebab seringnya terjadi lakalantas di kawasan jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

Seperti halnya di wilayah Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.  Meski kondisi jalan baru diaspal, namun kondisinya  sudah rusak hingga menyebabkan banyak pengendara terjatuh.

Menurut warga, jalan nasional yang rusak pada sisi utara atau arah dari Gilimanuk ke Denpasar sudah lama rusak. Aspal jalan bergelombang pada badan jalan, bahkan tinggi gelombang aspal sekitar 20 centimeter. “Sudah lama rusak, sempat diperbaiki tapi rusak lagi,” kata Suardika, salah seorang warga sekitar.

Perbaikan jalan belum lama ini dilakukan, sekitar sebulan lalu.

Bagian aspal yang bergelombang sudah dipangkas dan diaspal lagi, tapi belum lama sudah rusak lagi.

Baca Juga:  Apresiasi Program LDII, Sanjaya Ungkap Bukti Toleransi di Tabanan

Bahkan gelombangnya lebih parah lagi dari sebelumnya.

Akibat kondisi tersebut, tidak sedikit pengendara yang terjatuh.

Terutama pengendara motor yang melintasi jalan aspal yang bergelombang cukup tinggi ini.

“Kalau yang jatuh nabrak aspal bergelombang ini sudah banyak, syukur tidak sampai fatal,” tukasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/